Berita Terkini

Selasa, 1 Oktober 2013

10 Sekolah Dasar Siaga Bencana

IMG_20130930_110401 edit

Banda Aceh – Dinas Pendidikan Aceh telah menetapkan 10 sekolah tingkat dasar tersebar di kawasan rawan bencana Banda Aceh dan Aceh Besar sebagai sekolah siaga bencana . Launching dilakukan setelah simulasi penanggulangan bencana Gempa Bumi dan Kebakaran. Sabtu (21/9) di Sekolah Dasar Negeri 65 Lampulo, Banda Aceh.

Bahrum Yacop Kepala Bidang Pendidikan Dasar dalam sambutannya menyebutkan Penyelenggaraan pendidikan kebencanaan Dinas Pendidikan Aceh tahun 2013 ini  dipusatkan pada penguatan kapasitas manajemen sekolah, guru, dan siswa guna  memberi dampak positif terhadap penumbuhan kesadaran, pengetahuan, dan perubahan kebijakan di sekolah. Terlebih adanya dukungan baik dari dinas pendidikan kabupaten kota.

Sebagai pilot project, Program  ditujukan untuk 10 sekolah tingkat dasar yang berada di kawasan rawan bencana, difokuskan pada wilayah Banda Aceh, dan Aceh Besar tersebar di lima Kecamatan Kutaraja, Kuta Alam, Syiah Kuala, Baitus salam, dan Darussalam

 Lebih dari 2000 warga sekolah yang akan menerima manfaat langsung dari berbagai kegiatan peningkatan kapasitas sekolah menuju siaga bencana

 Pembelajaran atau praktek terbaik yang didapat dari program ini 90 persen siswa, guru mengetahui apa yang harus dilakukan  untuk penanggulangan bencana di sekolah, tingkat Kepercayaan orang tua murid terhadap sekolah meningkat, sekolah memiliko peta evakuasi, jalur evakuasi, dan standart operational Prosedure (SOP) sebagai acuan sekolah dalam bertindak, semoga sekolah dampingan menjadi model dan referensi sekolah siaga bencana ditingkat lokal maupun nasional

Beliau berharap kerjasama instansi/ lembaga-lembaga yang hadir pada hari ini, dapat menjadi rekan kerja dalam rangka pelaksanaan kegiatan serta memberikan gagasan-gagasan baru sehingga menjadikan masyarakat sekolah yang aman dari bencana sehingga belajarpun nyaman

Selain itu Simulasi gempa bumi diikuti 150 warga sekolah, terdiri dari siswa dan guru, komite, kepala desa, sedangkan simulasi pemadam kebakaran dipandu langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh,

Turut hadir Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Banda Aceh dan Aceh Besar, Basarnas, PMI, IOM, F-PRB dan Mahasiswa Magister Kebencanaan.

Penulis: Muhammad Iqbal
Komentar
comments powered by Disqus