Berita Terkini

Selasa, 29 Oktober 2013

Siswa SLB Pakai Seragam Goni dan Koran

Murid Sekolah Luar Biasa (SLB) Aceh Tamiang memakai baju dari goni pada acara peringatan sumpah pemuda ke 85 di sekolah mereka, Senin (28/10). SERAMBI/M Nasir

Murid Sekolah Luar Biasa (SLB) Aceh Tamiang memakai baju dari goni pada acara peringatan sumpah pemuda ke 85 di sekolah mereka, Senin (28/10). SERAMBI/M Nasir

* Peringati Hari Sumpah Pemuda

KUALASIMPANG – Memperingati hari sumpah pemuda ke 85 di Aceh Tamiang, Senin (28/10) para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) memakai seragam pakaian dari goni dan kertas koran.

Kegiatan yang pertama sekali dilakukan itu menjadi perhatian orang banyak. Selain terkesan lucu, tapi juga juga banyak warga yang terharu, karena mereka-mereka itu adalah siswa cacat fisik yang menaikkan bendera menggunakan kursi roda yakni, Rudi dan Sutrisno. Sedangkan Nurian mengguanakan tongkat. Sedangkan yang membaca teks sumpah pemuda siswa tuna netra, Novianti.

Kepala Sekolah Luar Biasa, Aceh Tamiang, Muttaqin kepada Serambi Senin (28/10) mengatakan, biasanya mereka mengikuti upacara memperingati sumpah pemuda di lapangan Pemkab Tamiang, namun pada tahun ini melaksanakan sendiri dengan suasana kontek zaman dulu, seperti menggunakan pakaian goni, kertas koran dengan ditulis slogan pada zaman dulu seperti ditulis anti korupsi, cinta Indonesia, satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air Indonesia. “Ini menandakan sebagai generasi masa depan mereka cinta Indonesia tapi anti terhadap korupsi,” ujarnya.

Filosopinya, sumpah pemuda telah menyatukan perbedaan dari berbagai anak bangsa ini untuk menjadi satu yang merupakan indentitas bangsa,” ujar Muttaqim dan menambahkan, sebagai generasi penerus harus di isi dengan berbagai prestasi.

Penggerek bendera, Nurian salah satu siswa SLB yang berprestasi, anatara lain, juara satu tingkat nasional balap kursi roda OSN  2013 di Kalimantan Timur, Juara II lomba lari kursi roda lomba 100 meter pada Perpanas 2013 di Jakarta dan Juara II tingkat nasional cabang olah raga tolak peluru. Namun berbagai pretasi tingkat daerah sampai nasional kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Sementara itu, Pemkab Tamiang menggelar peringatan hari sumpah pemuda di lapangan depan kantor bupati yang dihadiri siswa, pegawai, OKP, KNPI dengan inspektur upacara, Bupati Aceh Tamiang, Hamdan Sati.(http://aceh.tribunnews.com)

Penulis: Admin Dua
Komentar
comments powered by Disqus