Cara Sederhana Siswa Ciamis Bikin Solusi Antibanjir

Menggunakan teknologi sederhana, belasan siswa sekolah membuat lubang.

image

VIVAnews – Sejumlah siswa sekolah di Ciamis Jawa Barat, tidak tinggal diam dengan risiko banjir dan kemarau yang melanda di lingkungan mereka.

Dengan menggunakan teknologi sederhana, belasan siswa sekolah berbasis budaya lingkungan di daerah ini membuat lubang resapan bio pori. Lubang ini guna menanggulangi dampak buruk banjir dan kemarau.

Bio pori merupakan lubang silindris dengan kedalaman 50 hingga 80 centimeter yang berfungsi anti banjir, anti kekeringan, anti bawah penyakit seperti demam berdarah, bahkan berguna untuk proses pembuatan pupuk kompos.

Salah satunya sekolah yang menjalankan aksi ini yakni SMK PLus AL Huda Turalak Baregbeg, Ciamis, Jawa Barat. Mereka menerapkan teknologi sederhana tepat guna itu.

Proses pembuatan bio pori sangat sederhana. Dalam hitungan menit, para siswa di sekolah tersebut, mengebor tanah dengan menggunakan pipa besi. Hasilnya, akan muncul sumur tanah yang kemudian ditutup dengan paralon berkawat.

Kepala SMK AL Huda Turalak, Iing Apipudin mengatakan bahwa sekolah akan melibatkan siswanya dalam pembuatan 200 bio pori. Langkah ini dirasakan sangat bermanfaat untuk penghijauan.

Menariknya, pembuatan lubang bio pori itu tak hanya dilakukan di lingkungan sekolah saja. Bisa dibuat di rumah-rumah, tanah luas, hutan kota, dan tempat lainnya kecuali tanah tebing.