FKIP Unsyiah Rekrut Calon Guru SM3T 2014

Jaringanpelajaraceh.com | BANDA ACEH – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) kembali membuka kesempatan bagi sarjana (S1) yang belum PNS, lulusan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang terakreditasi di seluruh Indonesia, untuk mendaftar sebagai calon guru SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). 

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP Unsyiah), Dr Djufri MSi menganjurkan kepada lulusan S1 LPTK yang belum berstatus PNS, termasuk dari Aceh, untuk memanfaatkan kesempatan ini.

Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui laman: www.seleksi.dikti.go.id/sm3t/ sejak 21 Mei hingga 15 Juni 2014. “Segala informasi tentang persyaratan, tahapan seleksi, dan lain-lain tersedia pada alamat laman Dikti tersebut,” ujar Djufri kepada Serambi di Banda Aceh, Kamis (22/5) sore.

Menurutnya, Program SM3T merupakan bagian dari program nasional Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia. Sebagai realisasi dari program ini pada tahun 2012 dan tahun 2013 FKIP Unsyiah telah menyeleksi dan mengirim 476 orang guru SM3T dari Aceh yang ditempatkan di tiga lokasi sasaran. Yakni, di Kabupaten Sanggau, Kalimanatan Barat, Kabupaten Lembata,  Nusa Tenggara Timur, dan Kabupaten Kepulauan Anambas, di Kepulauan Riau.

Angkatan tahun 2012, kata Djufri, telah kembali ke daerah asal dan saat ini sedang menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) di berbagai LPTK. Sementara angkatan tahun 2013 masih mengabdi di lokasi penugasan masing-masing.

Koordinator Program SM3T FKIP Unsyiah, Dr Bahrun Abubakar MPd menambahkan, program SM3T merupakan kesempatan yang baik bagi lulusan LPTK yang kebetulan belum PNS. Mereka yang lulus seleksi akan ditugaskan berbakti setahun di daerah 3T yang lokasinya akan ditentukan kemudian. Apabila sukses melaksanakan tugas dengan baik, maka mereka akan dipanggil masuk PPG selama setahun lagi dengan sistem pendidikan berasrama dan ditanggung biaya pendidikannya.

Selama masa mengabdi di daerah 3T, guru SM3T diberi biaya hidup Rp 2,5 juta/bulan serta biaya perjalanan pergi dan pulang (pp).

Informasi mengenai SM3T ini, kata Bahrun, selain dapat diakses pada laman Dikti juga bisa dengan menghubungi Pengelola SM3T di FKIP Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh.

Sumber : aceh.tribunnews.com | DF