Internet Jalur Cepat

image

Mesin pencari Google.
Beberapa perusahaan teknologi terbesar dunia menunjukkan keberatan mereka terhadap rencana dari pemerintah Amerika Serikat yang mengajukan akses internet jalur cepat.

Selusin lebih perusahaan termasuk di dalamnya Amazon, Google, Microsoft, Facebook, Twitter dan Netflix, Kamis (8/5), mengajukan surat keberatan kepada Komisioner FCC (Federal Communications Commission). Perusahaan-perusahaan tersebut meminta agar FCC menolak proposal internet jalur cepat yang diajukan Ketua FCC Tom Wheeler.

Jika proposal tersebut disahkan maka FCC akan mengizinkan provider data internet untuk mengutip biaya dari perusahaan penyedia konten seperti Facebook, Google, Yahoo dan lainnya agar mereka bisa memberikan akses prioritas (jalur cepat) kepada konsumen.

Dalam surat tersebut, para perusahan teknologi mengatakan bahwa proposal yang diajuan Wheeler memberikan “ancaman besar” terhadap internet.

“Alih-alih memberikan kesempatan kepada individu untuk melakukan penawaran dan diskriminasi, sudah menjadi tugas dari Komisi FCC untuk melindungi pengguna dan perusahaan internet terhadap… pemblokiran, diskriminasi dan prioritas berbayar,” demikian sebagian dari surat tersebut.

Proposal jalur cepat Wheeler akan membuat penyedia layanan data layanan standar terhadap semua situs dan servis internet. Tapi proposal itu juga memberikan kesempatan terhadap penyedia layanan data mengutip biaya dari perusahaan seperti Amazon, eBay dan Netflix untuk memastikan bahwa situs mereka bisa diakses dibanding pesaing lainnya.