Syech Palestina Ajak Umat Selamatkan Masjid Aqsa

Jaringanpelajaraceh.com | LANGSA – Syech Mohd Bader Joudi Salem Abu Zaroer, yang berasal dari Negara Palestina, mengajak seluruh umat Islam dunia dimanapun berada bersama rakyat Palestina, menyelamatkan Masjid Al Aqsa (Masjidil Aqsa) di Palestina, dari cengkraman zionis Israel.

Hal itu disampaikan Syech Palestina tersebut, di hadapan ratusan jamaah shalat zuhur, di Masjid Agung Darul Falah Kota Langsa, yang diterjemahkan dari bahasa Palestani ke bahasa Indonesia, oleh penerjemah dari KNRP Indonesia- Jakarta, Ustadz Fauzan, Sabtu (5/7).

Kunjungan Syech Mohd Bader Joudi Salem Abu Zaroer ke Kota Langsa, didampingi pihak Komite Nasional RalyatPalestina (KNRP) Indonesia, diantaranya hadir Muhammad Fatkhudin selaku Manajer Departement Merchandise KNRP, juga didampingi pengurus KNRP Kota Langsa. Dalam kesempatan itu, KNRP juga melakukan penggalangan dana bagi rakyat Palestina.

Menurut Syech Palestina itu, kedatangan dirinya bersama 16 Syech Palestina lainnya yang sekarang berada di Indonesia, membawa salam perdamaian dari masyarakat Palestina, dan mereka di sana sama seperti kita semua mencintai Allah SWT.

Katanya, kaum muslimin ketahuilah sejak tahun 1967, Masjidil Aqsa yang kita cintai bersama terus mengalami penistaan dan penodaan. Kaum Yahudi setiap saat datang ke Masjid Al Aqsa menginjak Alquran dan karpet di dalam Masjid Al Aqsa, dan mereka terus menggali parit yang ada di bawah Masjidil Aqsa.

Akibat perbuatan yang dilakukan zionis Yahudi itu yang terus menggali, Masjidil Aqsa saat ini terancam hancur (roboh). Pasukan Yahudi juga kerap kali melecehkan wanita, anak-anak, dan para orang tua Palestina. Mari kita rasakan apa yang dirasakan umat muslim palestina, dan kita tidak terpisahkan.

Jumlah rakyat Palestina saat ini di Gaza Palestina ada sekitar 12 juta, sekitar 3 juta di Tepi Barat, dan 7 juta orang tersebar di negara tetangga menjadi pengungsi. “Kenapa dan mengapa, kami rakyat Palestina dijadikan seperti ini oleh zionis Yahudi. Kami diinitimidasi dan di usir dari tanah dan rumah kami, dituduh Israel dan dibunuh. Setiap saat, pesawat Yahudi menyiramkan bom-bomnya, dan anak-anak kami jadi korban,” katanya.

Sumber : aceh.tribunnews.com | df