close

fitriadi

Berita Terkini

SMKN 1 Al Mubarkeya Sosialisasi Program Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif kepada Seluruh Guru dan Tendik

Aceh Besar – SMKN 1 Al Mubarkeya merupakan salah satu sekolah yang telah ditunjuk sebagai sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Aceh Besar, maka SMKN 1 Al Mubarkeya melaksanakan Sosialisasi Program Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif untuk seluruh warga sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (06/04/2023) dipusatkan diruang guru sekolah tersebut.

Pendidikan inklusif merupakan sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik reguler maupun peserta didik yang memiliki hambatan fisik, mental, sensorik, sosial ekonomi, masyarakat lainnya atau bahkan anak yang memiliki potensi kecerdasan istimewa dan bakat istimewa (CIBI) untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya dengan memberikan layanan pendidikan disesuaikan dengan jenis hambatannya.

Rosmanidar SPd., MPd, yang merupakan guru yang telah ditunjuk dan ditetapkan berdasarkan sertifikat sebagai guru Pembimbing Khusus SMKN 1 Al Mubarkeya, dalam penyampaian materi menyebutkan, bahwa sekolah inklusif merupakan sistem penyelenggaraan pendidikan secara bersama-sama antara peserta didik reguler dengan peserta didik yang memiliki keterbatasan baik fisik maupun non fisik

“Penyelenggaraan program ini harus melibatkan banyak pihak, mulai dari guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, orangtua/wali siswa , komite sekolah, Kepala Dinas Pendidikan, dan instansi terkait lainnya, dimana peserta didik. yang berkebutuhan khusus harus mendapatkan pendidikan dan layanan khusus disesuaikan dengan jenis hambatan masing-masing peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK)”, paparnya.

Lanjutnya lagi, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi mereka, sehingga baik peserta didik yang berkebutuhan khusus ataupun yang reguler dapat bersama-sama mengembangkan potensi masing-masing dan dapat menerima keberadaan mereka dilingkungannya sebagai dasar keberagaman peserta didik di lingkungan sekolah ujarnya.

Sementara itu Kepala SMK Negeri Al Mubarkeya, Sukmanil Fuadi, SAg, MPd menyebutkan sebagai salah satu sekolah penyelenggara pendidikan inklusif maka tim pengembang sekolah maupun seluruh warga sekolah mempersiapkan diri untuk melakukan identifikasi dan asesmen sebagai langkah awal dalam proses untuk menemukan peserta didik yang diduga mengalami hambatan baik hambatan akademik maupun hambatan perkembangan.

Sebut Sukmanil lagi, berdasarkan data hasil analisis asesmen tersebut, maka perlu melakukan pemetaan tentang kondisi siswa yang diklasifikasikan sesuai dengan jenis hambatannya. Pengembangan dari perlakuan khusus dari PDBK dilakukan melalui Program Pembelajaran Individual (PPI).

“Guru Pembimbing Khusus dari SMKN 1 Al Mubarkeya telah mengikuti kegiatan bimbingan teknik GPK (guru pembimbing khusus) sebanyak 2 tahap yaitu tahap pemahaman berlangsung dari tanggal 26 September s.d 5 Oktober 2022 dan dilanjutkan untuk tahap kedua yang berlangsung dari tanggal 6 s.d 18 maret 2023 yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek”, ungkap Sukmanil.

Lebih lanjut Sukmanil menjelaskan pada sekolah inklusif, selain menggunakan kurikulum nasional, sekolah juga mengembangkan kurikulum Adaptasi, yaitu kurikulum yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing PDBK.

“Kurikulum adaptasi tersebut dijalankan programnya melalui Program Pembelajaran individual, yaitu pembelajaran yang dikembangkan disesuaikan untuk mengembangkan anak sesuai dengan bakat yang dimilikinya”, pungkasnya.

read more
Berita Terkini

SMAN 1 Teupah Barat Sekolah di Kepulauan Luluskan 25 Siswanya di Jalur SPAN-PTKIN

SINABANG. SMA Negeri 1 Teupah Selatan sekolah di kepulauan Kabupaten Simeulue, menjadi sekolah terbanyak meluluskan siswanya di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023.

Kini, sebanyak 25 siswa SMA Negeri 1 Teupah Barat dinyatakan lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN -.PTKIN) tahun 2023.

Hal itu disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Teupah Selatan, Muhammad Kasdi SPd dalam rilis dikirim ke media ini, Kamis (6/4/2023).

Kata Kasdi, pada seleksi jalur SPAN – PTKIN hasil pengumuman dari Kementerian Agama (kemenag) Republik Indonesia, siswanya berhasil lulus sebanyak 25 orang siswa di PTN ternama dalam dan luar Aceh.

“Alhamdulillah sebanyak 25 orang siswa kelas XII tahun ini lulus di PTN melalui jalur SPAN – PTKIN.” ujar Kasdi.

Dia menjelaskan, siswa yang berhasil lolos di jalur SPAN itu tersebar di berbagai Perguruan Tinggi Islam Negeri seperti, UIN Ar-Raniry, UIN Imam Bonjol Sumatera Barat, UIN M. Jamil Padang, IAIN Malikussaleh Lhokseumawe dan STAIN Tgk Dirundeng Meulaboh.

Lebih lanjut Kasdi menuturkan, pihaknya mengingatkan bagi siswa yang telah dinyatakan lulus pada pada SPAN tersebut untuk segera melengkapi berkas dokumen pendaftaran ulang mahasiswa baru pada PTIN yang dipilihnya.

“Semoga siswa yang sudah dinyatakan lulus ini bisa sukses dan berprestasi di PTN jalur SNBP dan PTIN jalur SPAN yang pilihannya,” ungkap Kasdi.

Pengumuman hasil kelulusan jalur SPAN – PTKIN tersebut disampaijan oleh ketua panitia SPAN -A PTKIN Kementrian Agama Republik Indonesia, Imam Taufiq yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang Jawa Tengah pada hari Senin, tanggal 3 April 2023 serentak seluruh Indonesia.

Kemudian dapat juga diakses melalui laman https://pengumuman -span.ptkin.ac.id. (*)

read more
Berita Terkini

Pantau Pelaksanaan OSN Jenjang SMA/MA, Ini Harapan Kacabdisdik Aceh Timur

IDI – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Timur memantau pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMA/MA tingkat kabupaten/kota dalam wilayahnya, Rabu (5/4/2023).

Kacabdisdik Aceh Timur, Rahmatsah Putra SPd MM dalam rilis dikirim ke jpa.com, Rabu (5/4/2023) mengatakan, OSN merupakan program dalam rangka meningkatkan prestasi peserta didik.

“OSN itu meliputi bidang sains tingkat nasional secara berjenjang dimulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional,” kata Rahmatsah.

Dikatakannya, pelaksanaan OSN jenjang SMA/MA tahun 2023 berupaya untuk dapat menghasilkan peserta didik berprestasi di bidang Matematika, IPA, dan IPS serta mampu berdaya saing di nasional maupun global.

“Melalui OSN dapat menjadi ruang atmosfer olimpiade yang sehat dan menumbuhkan budaya saling asah, asih dan asuh,” ucapnya.

Rahmatsah menyebutkan, OSN tingkat Kabupaten Aceh Timur di ikuti 22 SMA dan 5 MA yang tersebar di 27 titik masing-masing sekolah secara daring selama 2 hari dari tanggal 5-6 April 2023.

Diharapkannya, dukungan segenap pihak sangat diperlukan dalam menyiapkan peserta didik menjadi generasi bangsa yang kelak turut andil dalam kemajuan Indonesia.

Kacabdis meminta kepada kepala sekolah dan madrasah, agar peserta didik yang menjadi peserta OSN di bekali dengan pelatihan dan bimbingan yang baik agar mereka mampu menjawab dengan optimal setiap soal OSN.

“Optimalkan pembekalan siswa peserta OSN, mereka harus di didik mental juara, jangan cepat puas jika sudah menjadi juara di tingkat kabupaten, mari rebut emas di tingkat provinsi,” pinta Rahmatsah.

Sementara itu, Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan, Masroel Afdhal menyampaikan, untuk profesionalitas kegiatan ini Cabdisdik mengatur pengawas silang antar sekolah agar tidak ada guru yang membantu peserta saat kegiatan berlangsung.

Selain dilakukan pengawas silang antar sekolah yang memantau pelaksaan OSN di ruangan, pengawas sekolah dan Cabang Dinas juga memantau di sejumlah sekolah dalam pelaksaan OSN.

“Kami berharap mendapatkan hasil yang optimal tahun ini, karena peserta OSN telah dibimbing dan dibekali jauh hari sebelumnya,” pungkas Masroel. (*)

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Persentase Kelulusan Siswa Aceh pada SNBP Capai 41,86 Persen, Kadis Pendidikan Aceh Berterima Kasih pada Seluruh Guru

Banda Aceh- Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, berterima kasih pada seluruh guru. Dia mengatakan keberhasilan Aceh menduduki peringkat satu persentase jumlah siswa terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ini adalah buah kerja keras para guru.

“Guru-guru dan para peserta didik menunjukkan determinasi yang tinggi. Saya berharap pencapaian ini dapat dipertahankan,” kata Alhudri, Senin, 3 April 2023.

Pelajar Aceh meraih peringkat pertama persentase kelulusan di SNBP masuk PTN 2023 dengan 41,86 persen. Sementara berdasarkan jumlah siswa, Aceh berada pada peringkat kelima yakni 6.888 siswa 16.456 pendaftar. Jumlah ini jauh di bawah Jawa Timur dengan jumlah siswa lulus mencapai 23.477 dari 92.790 pendaftar, atau sekitar 25,30 persen.

Alhudri mengatakan prestasi pelajar Aceh ini membuktikan bahwa kerja keras dan keteguhan hati tidak pernah mengelabui hasil. Secara jumlah, mungkin Aceh tidak pernah mencapai peringkat satu jumlah siswa yang lulus tes masuk perguruan tinggi. Ini karena jumlah penduduk di Aceh tidak sebanding dengan jumlah penduduk di provinsi-provinsi di Jawa.

Namun pendidikan, kata Alhudri, bukan tentang jumlah. Pendidikan, kata dia, adalah tentang menempa diri menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Dan pencapaian Aceh pada SNPB dalam beberapa tahun terakhir, kata Alhudri, tidak bakal terjadi tanpa kesungguhan dan ketulusan para guru.

Karena itu Dinas Pendidikan Aceh terus mendorong agar para guru mampu berkiprah lebih luas secara global. Dinas pendidikan, kata Alhudri, berupaya meningkatkan kapasitas guru lewat sejumlah pelatihan sehingga mereka, para guru, memiliki sesuatu yang lebih untuk disampaikan kepada peserta didik.

“Sekali lagi saya berterima kasih pada seluruh guru yang mengajarkan dan mendidik dengan sepenuh hati. Terima kasih telah menghadirkan kebanggaan bagi kami,” kata Alhudri.

*Data 10 Besar Penerimaan SNPB 2023*

Berikut 10 urutan provinsi dengan siswa terbanyak diterima di SNBP 2023 :

1. Jawa Timur
Pendaftar: 92.790 siswa
Diterima SNBP 2023: 23.477 siswa
Keketatan: 25,30 persen

2. Jawa Barat
Pendaftar: 103.572 siswa
Diterima SNBP 2023: 14.424 siswa
Keketatan: 13,93 persen

3. Jawa Tengah
Pendaftar: 80.959 siswa
Diterima SNBP 2023: 11.968 siswa
Keketatan: 14,78 persen

4. Sumatera Utara
Pendaftar: 48.122 siswa
Diterima SNBP 2023: 10.906 siswa
Keketatan: 22,66 persen

5. Aceh
Pendaftar: 16.456 siswa
Diterima SNBP 2023: 6.888 siswa
Keketatan: 41,86 persen

6. DKI Jakarta
Pendaftar: 39.682 siswa
Diterima SNBP 2023: 6.554 siswa
Keketatan: 16,52 persen

7. Sumatera Barat
Pendaftar: 25.349 siswa
Diterima SNBP 2023: 6.406 siswa
Keketatan: 25,27 persen

8. Sulawesi Selatan
Pendaftar: 26.151 siswa
Diterima SNBP 2023: 6.103 siswa
Keketatan: 23,34 persen

9. Riau
Pendaftar: 21.229 siswa
Diterima SNBP 2023: 4.095 siswa
Keketatan: 19,29 persen

10. Lampung
Pendaftar: 17.229 siswa
Diterima SNBP 2023: 3.936 siswa
Keketatan: 22,98 persen

read more
Berita Terkini

SMAN 1 Dewantara Tertinggi se-Aceh Luluskan 80 Siswanya di SNBP

LHOKSUKON – SMA Negeri 1 Dewantara Kabupaten Aceh Utara kembali menunjukkan prestasi gemilang. Pasalnya, sebagai sekolah dengan akreditasi A, sekolah ini memperoleh jatah 40% dari jumlah siswa di kelas XII.

Sehingga sebanyak 87 orang siswa mendaftar penuh memenuhi kuota untuk ikut berpartisipasi dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Kepala SMA Negeri 1 Dewantara, Mustafa kepada jpa.com, Senin (3/4/2023) mengatakan, jumlah siswa kelas XII di sekolahnya sebanyak 216 orang.

Kata Mustafa, pihak sekolah harus memberi pengertian kepada siswa atas keterbatasan kuota yang tersedia.

“Peminat masuk ke PTN semakin tahun semakin meningkat. Tahun ini hampir seluruh siswa kami berencana melanjutkan pendidikan ke PTN,” ujarnya.

Namun, sayangnya cuma 40 persen ketersediaan bagi sekolah kami.

Mustafa menjelaskan, berdasarkan hasil pengumuman SNBP yang dirilis oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP) Kemendikbudristek pada tanggal 28 Maret 2023 lalu.

“SMA Negeri 1 Dewantara mencapai kelulusan dari kuota tersedia sebanyak 91,95% atau 80 siswa lulus dari 87 siswa yang mendaftar jalur SNBP,” ucapnya.

Lebih lanjut disebutkannya, hasil seleksi itu menempatkan SMA Negeri 1 Dewantara lulusan SNBP 2023 di Aceh dengan komposisi kelulusan 49 siswa di Universitas Negeri Malikussaleh, 23 siswa di Politeknik Negeri Lhokseumawe dan 8 siswa di Universitas Syiah Kuala.

Bahkan katanya, ada siswa yang lulus di Fakultas Kedoteran Unimal, Fakultas Ekonomi USK dan Teknologi Rekayasa Intrumentasi dan Kontrol Poltek Lhokseumawe.

“Tentu saja hasil ini berjalan berdasarkan proses yang dilakukan bersama warga sekolah dan orang tua siswa mendukung upaya yang kami lakukan di sekolah,” tuturnya.

Sinergi ini begitu penting dalam membangun ekosistem positif di sekolah.

Juara satu Kepala SMA berprestasi tingkat provinsi tahun 2021 ini mengucapkan, terima kasihnya atas segala kontribusi yang membangun motivasi siswa di sekolah.

Dukungan Disdik Aceh dengan program peningkatan kapasitas guru dan siswa. Cabdisdik Wilayah Aceh Utara telah membangun komunikasi yang baik dengan PTN di Aceh

“Alhasil, sosialisasi berjalan dengan baik. Semoga kelulusan ini berdampak pada masa depan yang cerah bagi pendidikan di Provinsi Aceh khususnya bagi siswa di SMA Negeri 1 Dewantara,” pungkas Mustafa.(*)

Editor Baihaki

read more
Berita Terkini

166 Siswa SMA dan SMK Abdya Lulus di PTN Melalui Jalur SNBP

BLANGPIDIE. Sebanyak 166 orang siswa SMA dan SMK di Kabupaten Aceh Barat Daya lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023.

Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Abdya, Drs Nasrun MM dalam rilis dikirim ke jpa.com, Minggu (2/4/2023).

“Benar, 166 siswa SMA dan SMK dalam Wilayah Abdya lulus di berbagai PTN baik yang ada di Aceh maupun luar Aceh melaui jalur SNBP,” kata Nasrun.

Dikatakannya, jalur SNBP ini merupakan salah satu jalur masuk PTN berdasarkan prestasi disamping jalur Seleksi Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur Mandiri.

Nasrun menjelaskan, tahun ini ada ratusan siswa di daftarkan oleh masing-masing satuan pendidikan jenjang SMA dan SMK di Abdya.

Namun, 166 orang siswa yang lulus di PTN melalui jalur SNBP.

“Alhamdulillah tahun ini mengalami kenaikan walaupun hanya 2 orang, pada tahun 2022 yang lulus 164 orang, tahun 2023 lulus 166 siswa,” ucapnya.

Disebutkannya, semua yang lulus itu selain diterima di kampus negeri di Aceh maupun di luar Aceh seperti di Sumatera Utara.

Kacabdis memberikan apresiasi kepada kepala sekolah, guru, tendik, pengawas dan komite sekolah atas keberhasilan peningkatan kelulusan siswa di SNBT tahun ini.

“Terima kasih kepada semua warga sekolah atas usaha dan kerja keras dibarengi keikhlasan sehingga membuahkan hasil dan tahun depan semoga meningkat lagi,” ujarnya.

Nasrun berpesan, kepada siswa yang belum lulus di jalur SNBP masih bisa mengikuti jalur SNBT dan Mandiri. Kami do’akan semoga kalian bisa lulus.(*)

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

406 Siswa di Aceh Tamiang Lulus SNBP, Meningkat 25 Persen dari Tahun Sebelumnya

KUALA SIMPANG – Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2023 ini meluluskan siswa SMA dan SMK sebanyak 406 pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melau jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tamiang, Bakhtiar MPd kepada jpa.com, Minggu (2/4/2023) mengatakan, angka siswa SMA dan SMK di Aceh Tamiang yang lulus di berbagai PTN melalui jalur  SNBP tahun 2023 ini mengalami peningkatan.

“Peningkatan itu sebesar 25 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya pada tahun 2022 yang jumlahnya hanya 321 siswa,” kata Bakhtiar.

Dikatakannya, sebanyak 406 siswa SMA dan SMK lulus pada PTN jalur SNBP tahun 2023 sesuai hasil pengumuman dari Kemendikbud serentak seluruh Indonesia tanggal 28 Maret 2023 lalu.

“Mereka diterima di berbagai PTN baik yang ada di Aceh maupun luar Aceh bahkan ada di Jawa,” ujarnya.

Baktiar menjelaskan, SNBP merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di PTN. Namuan ada jalur tes atau SNBT dan jalur Mandiri.

Disampaikannya, keberhasilan bertambahnya jumlah siswa di Aceh Tamiang yang lulus di PTN melalui jalur SNBP itu, ia sangat terharu dan menyampaikan apresiasi.

“Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala SMA dan SMK, dewan guru, tendik, pengawas dan komite sekolah serta stakeholders lainnya yang ikut berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Aceh Tamiang,” ucap Bakhtiar.

Kacabdis mengimbau kepada siswa yang tidak lulus di jalur SNBP jangan mengaggap ini akhir dari segalanya, masih ada jalur SNBT dan Mandiri yang bisa diikuti.

“Bahkan, kalaupun tidak lulus di PTN masih ada PTS yang berkualitas dengan berbagai fasilitas yang bagus,” pungkas Bakhtiar.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

49 Siswa SMAN 3 Banda Aceh Lulus SNBT di PTN Favorit Dalam dan Luar Negeri

BANDA ACEH. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Banda Aceh kembali meraih prestasi gemilang pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023 yang diumumkan oleh Kemdikbudristek RI pada tanggal 28 Maret 2023 lalu.

Pasalnya, 49 orang siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh lulus di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik di Aceh, Pulau Jawa bahkan ada yang lulus di luar negeri.

Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muhibbul Khibri MPd kepada jpa.com, Sabtu (1/4/2023) mengatakan, sekolah ini merupakan sekolah penggerak, berkat kepedulian guru dan wali kelas serta motivasi yang tinggi dari kepala sekolah berhasil meluluskan 49 siswa di berbagai PTN favorit dalam dan luar negeri.

“Saya mengapresiasi keberhasilan yang mengalami peningkatan siswa lulus SNBP dari tahun sebelumnya. Bangga dan senang atas raihan prestasi ini,” kata Muhibbul.

Dikatakannya, kami terus bekerja untuk kemajuan dan daya saing SMA Negeri 3 Banda Aceh baik di tingkat nasional bahkan internasional.

Keberhasilan ini juga jadi inspirasi dan motovasi untuk adek kelasnya dalam berkompetisi utuk menuju kesuksesan berikutnya.

Muhibbul menjelaskan, 49 siswa yang lulus di jalur SNBP itu selain lulus di Universitas Syiah Kuala (USK) bahkan ada yang diterima di Fakultas Kedoteran, Teknik, KIP, Ekonomi dan hampir merata di semua Fakultas.

Selanjutnya siswa kita lulus di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry pada fakultas dan jurusan favorit.

Lebih lanjut Muhibbu menyebutkan, ada yang diterima di Universitas Indonesia (UI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Telkom University.

“Dua orang siswa lulus di kampus luar negeri yakni, National University of Taiwan dan National Chi Nan University,” sebut Muhibbul.

Diharapkannya, bagi yang belum lulus pada jalur SNBT masih terbuka peluang untuk mengikuti jalur UNBT dan Jalur Mandiri.

“Raihlah cita-cita kalian dengan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi baik di kampus negeri maupun swasta,” pungkas Muhibbul. (*)

Penulis : Baihaki

read more
Berita Terkini

Meningkatnya Kelulusan Siswa di SNBP, Kadisdikbud Aceh Timur Sampaikan Apresiasi

IDI – Meningkatnya kelulusan siswa SMA dan SMK Kabupaten Aceh Timur pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mengalami kenaikan 120 orang bukti kerja kolektif dari semua pihak.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Aceh Timur, Saiful Basri MPd kepada JPA, Sabtu (1/4/2023).

Kata Saiful, kelulusan siswa SMA dan SMK Aceh Timur di tahun 2022 berjumlah 251 orang dan pada tahun 2023 bertambah menjadi 371 orang merupakan capaian yang signifikan.

“Saya memberikan apresiasi kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Timur, Kepala SMA dan SMK, dewan guru, komite sekolah, wali siswa dan stakeholders lainnya,” ujarnya.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Timur itu menyampaikan, kerja kolektif dan kerjasama yang terbangun dari masing-masing komponen diatas menunjukkan hasil yang memuaskan.

Tidak mungkin capaian ini hanya semata-mata kerja Cabdisdik Aceh Timur saja, tapi dukungan dari warga sekolah dan pihak-pihak lain yang berkepentingan untuk memajukan pendidikan.

“Kita telah menjalin hubungan dan kerjasama antara Disdikbud Aceh Timur dengan Cabdisdik Wilayah ini sesuai tupuksi masing-masing,” sambungnya.

Dia menuturkan, Disdikbud mengurusi pendidikan dasar sedangkan Cabdisdik mengurusi pendidikan menengah, namun tujuannya tetap sama untuk meningkatkan kualitas dan memajukan pendidikan di daerah ini.

“Bagi siswa yang belum lulus di jalur SNBP, nantinya bisa mendaftar di jalur SNBT dan Jalur Mandiri agar banyak putra-putri Aceh Timur yang melanjutkan pendidikan baik di PTN maupun PTS,” imbuh Saiful.

Senada dengan pernyataan Kadisdikbud, Ketua Daerah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Timur, Faisal ST memberikan apresiasi kepada Kacabdisdik Wilayah Aceh Timur dibawah kepemimpinan, Rahmatsah Putra SPd MSM atas capaian itu.

Sebagaimana kita ketahui, beberapa hari lalu telah diumumkan tentang penerimaan mahasiswa baru di PTN melalui jalur SNBP tahun 2023.

“Provinsi Aceh berhasil menduduki peringkat pertama tingkat kelulusan siswa pada PTN dan Aceh Timur salah satu daerah yang siswanya banyak lulus di jalur SNBT ini,” ungkap Faisal.

Ketua IGI Aceh Timur yang juga Kepala SMK Negeri 1 Julok menyampaikan, capaian prestasi ini sangat pantas kita berikan apresiasi atas kinerja Cabdisdik Wilayah Aceh Timur.

Berkat kerjasama, kerja keras dan kerja ikhlas dari semua pihak untuk mendorong kemajuan dalam upaya meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan di Wilayah Kabupaten Aceh Timur.

“Semoga pada tahun mendatang bisa lebih meningkat lagi. Kepada para siswa yang belum lulus jangan patah semangat, masih ada jalur lain. Karena satu cara untuk memutuskan mata rantai kemiskinan adalah melalui pendidikan.” pungkas Faisal.(*)

Penulis : Baihaki

read more
Berita Terkini

Meningkatnya Siswa di Terima PTN, Ketua IGI Apresiasi Kinerja Cabdin Wilayah Aceh Timur

Aceh Timur, Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa hari yang lalu telah di umumkan tentang penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023.

Provinsi Aceh berhasil menduduki peringkat pertama tingkat kelulusan siswa pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jalur SNBP tahun ini. Berdasarkan persentase, tingkat kelulusannya mencapai 41,86 persen.

Sementara jika berdasarkan jumlah, Aceh juga masih sangat tinggi, yaitu menduduki peringkat lima nasional untuk kelulusan siswa pada PTN, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP tahun 2023 ini. Dari 16.456 siswa yang mendaftar, sebanyak 6.888 siswa berhasil tembus masuk perguruan tinggi. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi setiap kabupaten kota di Aceh yang juga terjadi peningkatan kelulusan di PTN, termasuk Kabupaten Aceh Timur.

Aceh Timur tahun sebelumnya berhasil menempatkan siswanya di PTN sebanyak 251 orang, pada tahun ini mencapai 371 orang, artinya terjadi peningkatan 120 orang.
Atas capaian tersebut Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah Aceh Timur, Faisal memberikan apresiasi atas kinerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Timur dibawah kepemimpinan Rahmatsah Putra.

Hal ini disampaikan Faisal kepada awak media ini, Kamis 30/3/2023.
“Ini merupakan prestasi yang sangat pantas kita berikan apresiasi atas kinerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Timur yang pada tahun ini sebanyak 371 orang siswa SMK dan SMA diterima di PTN” Ujar Faisal

“Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun sebelumnya hanya 251 orang, tahun ini 371 orang, artinya bertambah 120 orang di tahun 2023, ini bukan kerjaan mudah. Sambung Faisal.”
Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah Aceh Timur yang juga Asesor BAN PAUD PNF provinsi Aceh sangat mengapresiasi atas capaian prestasi siswa di Aceh timur.

“ini berkat kerja sama, kerja keras, dan kerja ikhlas semua pihak, baik Cabang Dinas, sekolah, guru serta masyarakat dalam mendorong kemajuan dalam meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan di Wilayah Kabupaten Aceh Timur.”

Diharapkannya, semoga pada tahun mendatang bisa lebih meningkat lagi. Sedangkan siswa yang belum berhasil lulus seleksi melalui jalur prestasi, masih bisa masuk melalui jalur tes atau SNBT dan jalur mandiri.

“Kepada para siswa yang belum lulus, jangan patah semangat, teruslah berjuang melalui jalur tes dan jalur mandiri. Salah satu cara untuk memutus mata rantai kemiskinan adalah dengan Pendidikan.” Tutup Faisal.

Sementara Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Timur, Rahmatsah Putra saat dikonfirmasi mengatakan, tahun ini sebanyak 371 orang siswa SMK dan SMA Aceh Timur diterima di berbagai PTN yang berada di Aceh maupun luar Aceh.

Dia menyebutkan, jumlah siswa yang lulus melalui jalus prestasi pada tahun 2023 ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jumlah siswa yang lulus tahun 2023 ini sebanyak 371 orang, sementara pada tahun lalu yang lulus hanya sejumlah 251 orang siswa. Ada penambahan sebanyak 120 orang siswa,” pungkas Rahmatsah.

“Capaian ini tidak terlepas dari Kerjasama semua pihak, pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kepala-kepala sekolah, guru-guru yang tidak kenal lelah membimbing anak-anak sehingga hasilnya sudah terlihat hari ini,” tutup Rahmatsah.

read more
1 11 12 13 14 15 57
Page 13 of 57