close

fitriadi

Berita Terkini

Jalankan BLUD di Sekolah, SMKN 1 Julok Aceh Timur Produksi Stik dari Tiram, Berikut Cara MembuatnyaI

IDI. Dalam upaya mendukung program Dinas Pendidikan Aceh untuk mempercepat Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) SMK yang sudah dilaunching pada bulan Maret 2023 lalu oleh Pj Gubermur Aceh dihadiri Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek RI di Kota Banda Aceh.

Maka SMK Negeri 1 Julok Kabupaten Aceh Timur, menjalankan BLUD di sekolah dengan memproduksi stik dari tiram.

Kepala SMK Negeri 1 Julok, Faisal ST kepada media ini, Jum’at (26/5/2023) mengatakan, saat ini sekolahnya sedang menjalankan BLUD dengan memanfaatkan tiram sebagai bahan baku untuk dijadikan stik atau makanan ringan.

“Stik ini menggunakan bahan bakunya dari tiram yang di budi dayakan oleh SMK Negeri 1 Julok di aliran sungai Desa Simpang Lhee Kecamatan Julok,” kata Faisal.

Dikatakannya, stik ini merupakanan makanan ringan yang disukai anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Makanan ini dikelola oleh guru dan siswa pada keahlian perikanan.

“Stik dari tiram ini dibuat dalam kemasan yang menarik, lalu di pasarkan kepada masyarakat juga melalui online seperti media sosial, instagram dan WhatshApp,” ucap Ketua Daerah IGI Aceh Timur ini.

Faisal berharap, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Timur memberikan dukungan moril dan ikut mempromosikan produk yang dihasilkan oleh SMK Negeri 1 Julok.

Bahkan diharapkannya, ada pihak-pihak luar misalnya dari Banda Aceh atau daerah lainnya yang bersedia membantu bibit tiram jumbo untuk di budi dayakan.

“Budi daya tiram ini bukan saja bermanfaat bagi SMK Negeri 1 Julok, tapi membuka peluang wirausaha bagi masyarakat sekitar khusunya di Desa Simpang Lhee,” ucap Faisal.

Berikut alat-alat, bahan dan cara membuat 30 bungkus stik dari tiram dengan berat 1 ons.

Alat-alat :
Baskom, talam, amphia, blender, wajan, kompor, centong dan pengepres.

Bahan-bahan :
Garam secukupnya, Tiram, 700 gram tepung terigu, 1 kg tepung kanji, 200 gram, santan kental, 2 sdm, 1 butir telur, 4 siung bawang putih, 2 siung bawang merah, 1 buah jeruk nipis, 2 sdm mentega, air secukupnya penyedap rasa, 1 sdm jamur dan 1,5 kg minyak goreng.

Cara Membuatnya :
– Cuci Tiram terlebih dahulu, kemudian masukkan garam secukupnya dan tambahkan jeruk nipis, lalu blender tiram dan sisihkan.

– Haluskan bumbu berupa bawang merah dan bawang putih, kemudian sisihkan.

– Campurkan semua bahan dalam satu wadah berupa tepung terigu, tiram yg telah dihaluskan, bumbu, dan bahan lainnya yang telah disiapkan.

– Oleskas adonan sampai rata

– Bagi adonan dalam beberapa bagian

– Tipiskan adonan menggunakan amphia dan buat dalam bentuk stik

– Kemudian goreng stik itu ke dalam minyak yang telah dipanaskan

– Dinginkan stik dan masukkan stik ke dalam kemasan

– Stik siap dinikmati.(*)

read more
Berita Terkini

SMKN 1 Al Mubarkeya Sosialisasi Program Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif kepada Seluruh Guru dan Tendik

Aceh Besar – SMKN 1 Al Mubarkeya merupakan salah satu sekolah yang telah ditunjuk sebagai sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Aceh Besar, maka SMKN 1 Al Mubarkeya melaksanakan Sosialisasi Program Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif untuk seluruh warga sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (06/04/2023) dipusatkan diruang guru sekolah tersebut.

Pendidikan inklusif merupakan sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik reguler maupun peserta didik yang memiliki hambatan fisik, mental, sensorik, sosial ekonomi, masyarakat lainnya atau bahkan anak yang memiliki potensi kecerdasan istimewa dan bakat istimewa (CIBI) untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya dengan memberikan layanan pendidikan disesuaikan dengan jenis hambatannya.

Rosmanidar SPd., MPd, yang merupakan guru yang telah ditunjuk dan ditetapkan berdasarkan sertifikat sebagai guru Pembimbing Khusus SMKN 1 Al Mubarkeya, dalam penyampaian materi menyebutkan, bahwa sekolah inklusif merupakan sistem penyelenggaraan pendidikan secara bersama-sama antara peserta didik reguler dengan peserta didik yang memiliki keterbatasan baik fisik maupun non fisik

“Penyelenggaraan program ini harus melibatkan banyak pihak, mulai dari guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, orangtua/wali siswa , komite sekolah, Kepala Dinas Pendidikan, dan instansi terkait lainnya, dimana peserta didik. yang berkebutuhan khusus harus mendapatkan pendidikan dan layanan khusus disesuaikan dengan jenis hambatan masing-masing peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK)”, paparnya.

Lanjutnya lagi, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi mereka, sehingga baik peserta didik yang berkebutuhan khusus ataupun yang reguler dapat bersama-sama mengembangkan potensi masing-masing dan dapat menerima keberadaan mereka dilingkungannya sebagai dasar keberagaman peserta didik di lingkungan sekolah ujarnya.

Sementara itu Kepala SMK Negeri Al Mubarkeya, Sukmanil Fuadi, SAg, MPd menyebutkan sebagai salah satu sekolah penyelenggara pendidikan inklusif maka tim pengembang sekolah maupun seluruh warga sekolah mempersiapkan diri untuk melakukan identifikasi dan asesmen sebagai langkah awal dalam proses untuk menemukan peserta didik yang diduga mengalami hambatan baik hambatan akademik maupun hambatan perkembangan.

Sebut Sukmanil lagi, berdasarkan data hasil analisis asesmen tersebut, maka perlu melakukan pemetaan tentang kondisi siswa yang diklasifikasikan sesuai dengan jenis hambatannya. Pengembangan dari perlakuan khusus dari PDBK dilakukan melalui Program Pembelajaran Individual (PPI).

“Guru Pembimbing Khusus dari SMKN 1 Al Mubarkeya telah mengikuti kegiatan bimbingan teknik GPK (guru pembimbing khusus) sebanyak 2 tahap yaitu tahap pemahaman berlangsung dari tanggal 26 September s.d 5 Oktober 2022 dan dilanjutkan untuk tahap kedua yang berlangsung dari tanggal 6 s.d 18 maret 2023 yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek”, ungkap Sukmanil.

Lebih lanjut Sukmanil menjelaskan pada sekolah inklusif, selain menggunakan kurikulum nasional, sekolah juga mengembangkan kurikulum Adaptasi, yaitu kurikulum yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing PDBK.

“Kurikulum adaptasi tersebut dijalankan programnya melalui Program Pembelajaran individual, yaitu pembelajaran yang dikembangkan disesuaikan untuk mengembangkan anak sesuai dengan bakat yang dimilikinya”, pungkasnya.

read more
Berita Terkini

SMAN 1 Teupah Barat Sekolah di Kepulauan Luluskan 25 Siswanya di Jalur SPAN-PTKIN

SINABANG. SMA Negeri 1 Teupah Selatan sekolah di kepulauan Kabupaten Simeulue, menjadi sekolah terbanyak meluluskan siswanya di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023.

Kini, sebanyak 25 siswa SMA Negeri 1 Teupah Barat dinyatakan lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN -.PTKIN) tahun 2023.

Hal itu disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Teupah Selatan, Muhammad Kasdi SPd dalam rilis dikirim ke media ini, Kamis (6/4/2023).

Kata Kasdi, pada seleksi jalur SPAN – PTKIN hasil pengumuman dari Kementerian Agama (kemenag) Republik Indonesia, siswanya berhasil lulus sebanyak 25 orang siswa di PTN ternama dalam dan luar Aceh.

“Alhamdulillah sebanyak 25 orang siswa kelas XII tahun ini lulus di PTN melalui jalur SPAN – PTKIN.” ujar Kasdi.

Dia menjelaskan, siswa yang berhasil lolos di jalur SPAN itu tersebar di berbagai Perguruan Tinggi Islam Negeri seperti, UIN Ar-Raniry, UIN Imam Bonjol Sumatera Barat, UIN M. Jamil Padang, IAIN Malikussaleh Lhokseumawe dan STAIN Tgk Dirundeng Meulaboh.

Lebih lanjut Kasdi menuturkan, pihaknya mengingatkan bagi siswa yang telah dinyatakan lulus pada pada SPAN tersebut untuk segera melengkapi berkas dokumen pendaftaran ulang mahasiswa baru pada PTIN yang dipilihnya.

“Semoga siswa yang sudah dinyatakan lulus ini bisa sukses dan berprestasi di PTN jalur SNBP dan PTIN jalur SPAN yang pilihannya,” ungkap Kasdi.

Pengumuman hasil kelulusan jalur SPAN – PTKIN tersebut disampaijan oleh ketua panitia SPAN -A PTKIN Kementrian Agama Republik Indonesia, Imam Taufiq yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang Jawa Tengah pada hari Senin, tanggal 3 April 2023 serentak seluruh Indonesia.

Kemudian dapat juga diakses melalui laman https://pengumuman -span.ptkin.ac.id. (*)

read more
Berita Terkini

Pantau Pelaksanaan OSN Jenjang SMA/MA, Ini Harapan Kacabdisdik Aceh Timur

IDI – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Timur memantau pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMA/MA tingkat kabupaten/kota dalam wilayahnya, Rabu (5/4/2023).

Kacabdisdik Aceh Timur, Rahmatsah Putra SPd MM dalam rilis dikirim ke jpa.com, Rabu (5/4/2023) mengatakan, OSN merupakan program dalam rangka meningkatkan prestasi peserta didik.

“OSN itu meliputi bidang sains tingkat nasional secara berjenjang dimulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional,” kata Rahmatsah.

Dikatakannya, pelaksanaan OSN jenjang SMA/MA tahun 2023 berupaya untuk dapat menghasilkan peserta didik berprestasi di bidang Matematika, IPA, dan IPS serta mampu berdaya saing di nasional maupun global.

“Melalui OSN dapat menjadi ruang atmosfer olimpiade yang sehat dan menumbuhkan budaya saling asah, asih dan asuh,” ucapnya.

Rahmatsah menyebutkan, OSN tingkat Kabupaten Aceh Timur di ikuti 22 SMA dan 5 MA yang tersebar di 27 titik masing-masing sekolah secara daring selama 2 hari dari tanggal 5-6 April 2023.

Diharapkannya, dukungan segenap pihak sangat diperlukan dalam menyiapkan peserta didik menjadi generasi bangsa yang kelak turut andil dalam kemajuan Indonesia.

Kacabdis meminta kepada kepala sekolah dan madrasah, agar peserta didik yang menjadi peserta OSN di bekali dengan pelatihan dan bimbingan yang baik agar mereka mampu menjawab dengan optimal setiap soal OSN.

“Optimalkan pembekalan siswa peserta OSN, mereka harus di didik mental juara, jangan cepat puas jika sudah menjadi juara di tingkat kabupaten, mari rebut emas di tingkat provinsi,” pinta Rahmatsah.

Sementara itu, Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan, Masroel Afdhal menyampaikan, untuk profesionalitas kegiatan ini Cabdisdik mengatur pengawas silang antar sekolah agar tidak ada guru yang membantu peserta saat kegiatan berlangsung.

Selain dilakukan pengawas silang antar sekolah yang memantau pelaksaan OSN di ruangan, pengawas sekolah dan Cabang Dinas juga memantau di sejumlah sekolah dalam pelaksaan OSN.

“Kami berharap mendapatkan hasil yang optimal tahun ini, karena peserta OSN telah dibimbing dan dibekali jauh hari sebelumnya,” pungkas Masroel. (*)

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Persentase Kelulusan Siswa Aceh pada SNBP Capai 41,86 Persen, Kadis Pendidikan Aceh Berterima Kasih pada Seluruh Guru

Banda Aceh- Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, berterima kasih pada seluruh guru. Dia mengatakan keberhasilan Aceh menduduki peringkat satu persentase jumlah siswa terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ini adalah buah kerja keras para guru.

“Guru-guru dan para peserta didik menunjukkan determinasi yang tinggi. Saya berharap pencapaian ini dapat dipertahankan,” kata Alhudri, Senin, 3 April 2023.

Pelajar Aceh meraih peringkat pertama persentase kelulusan di SNBP masuk PTN 2023 dengan 41,86 persen. Sementara berdasarkan jumlah siswa, Aceh berada pada peringkat kelima yakni 6.888 siswa 16.456 pendaftar. Jumlah ini jauh di bawah Jawa Timur dengan jumlah siswa lulus mencapai 23.477 dari 92.790 pendaftar, atau sekitar 25,30 persen.

Alhudri mengatakan prestasi pelajar Aceh ini membuktikan bahwa kerja keras dan keteguhan hati tidak pernah mengelabui hasil. Secara jumlah, mungkin Aceh tidak pernah mencapai peringkat satu jumlah siswa yang lulus tes masuk perguruan tinggi. Ini karena jumlah penduduk di Aceh tidak sebanding dengan jumlah penduduk di provinsi-provinsi di Jawa.

Namun pendidikan, kata Alhudri, bukan tentang jumlah. Pendidikan, kata dia, adalah tentang menempa diri menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Dan pencapaian Aceh pada SNPB dalam beberapa tahun terakhir, kata Alhudri, tidak bakal terjadi tanpa kesungguhan dan ketulusan para guru.

Karena itu Dinas Pendidikan Aceh terus mendorong agar para guru mampu berkiprah lebih luas secara global. Dinas pendidikan, kata Alhudri, berupaya meningkatkan kapasitas guru lewat sejumlah pelatihan sehingga mereka, para guru, memiliki sesuatu yang lebih untuk disampaikan kepada peserta didik.

“Sekali lagi saya berterima kasih pada seluruh guru yang mengajarkan dan mendidik dengan sepenuh hati. Terima kasih telah menghadirkan kebanggaan bagi kami,” kata Alhudri.

*Data 10 Besar Penerimaan SNPB 2023*

Berikut 10 urutan provinsi dengan siswa terbanyak diterima di SNBP 2023 :

1. Jawa Timur
Pendaftar: 92.790 siswa
Diterima SNBP 2023: 23.477 siswa
Keketatan: 25,30 persen

2. Jawa Barat
Pendaftar: 103.572 siswa
Diterima SNBP 2023: 14.424 siswa
Keketatan: 13,93 persen

3. Jawa Tengah
Pendaftar: 80.959 siswa
Diterima SNBP 2023: 11.968 siswa
Keketatan: 14,78 persen

4. Sumatera Utara
Pendaftar: 48.122 siswa
Diterima SNBP 2023: 10.906 siswa
Keketatan: 22,66 persen

5. Aceh
Pendaftar: 16.456 siswa
Diterima SNBP 2023: 6.888 siswa
Keketatan: 41,86 persen

6. DKI Jakarta
Pendaftar: 39.682 siswa
Diterima SNBP 2023: 6.554 siswa
Keketatan: 16,52 persen

7. Sumatera Barat
Pendaftar: 25.349 siswa
Diterima SNBP 2023: 6.406 siswa
Keketatan: 25,27 persen

8. Sulawesi Selatan
Pendaftar: 26.151 siswa
Diterima SNBP 2023: 6.103 siswa
Keketatan: 23,34 persen

9. Riau
Pendaftar: 21.229 siswa
Diterima SNBP 2023: 4.095 siswa
Keketatan: 19,29 persen

10. Lampung
Pendaftar: 17.229 siswa
Diterima SNBP 2023: 3.936 siswa
Keketatan: 22,98 persen

read more
Berita Terkini

SMAN 1 Dewantara Tertinggi se-Aceh Luluskan 80 Siswanya di SNBP

LHOKSUKON – SMA Negeri 1 Dewantara Kabupaten Aceh Utara kembali menunjukkan prestasi gemilang. Pasalnya, sebagai sekolah dengan akreditasi A, sekolah ini memperoleh jatah 40% dari jumlah siswa di kelas XII.

Sehingga sebanyak 87 orang siswa mendaftar penuh memenuhi kuota untuk ikut berpartisipasi dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Kepala SMA Negeri 1 Dewantara, Mustafa kepada jpa.com, Senin (3/4/2023) mengatakan, jumlah siswa kelas XII di sekolahnya sebanyak 216 orang.

Kata Mustafa, pihak sekolah harus memberi pengertian kepada siswa atas keterbatasan kuota yang tersedia.

“Peminat masuk ke PTN semakin tahun semakin meningkat. Tahun ini hampir seluruh siswa kami berencana melanjutkan pendidikan ke PTN,” ujarnya.

Namun, sayangnya cuma 40 persen ketersediaan bagi sekolah kami.

Mustafa menjelaskan, berdasarkan hasil pengumuman SNBP yang dirilis oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP) Kemendikbudristek pada tanggal 28 Maret 2023 lalu.

“SMA Negeri 1 Dewantara mencapai kelulusan dari kuota tersedia sebanyak 91,95% atau 80 siswa lulus dari 87 siswa yang mendaftar jalur SNBP,” ucapnya.

Lebih lanjut disebutkannya, hasil seleksi itu menempatkan SMA Negeri 1 Dewantara lulusan SNBP 2023 di Aceh dengan komposisi kelulusan 49 siswa di Universitas Negeri Malikussaleh, 23 siswa di Politeknik Negeri Lhokseumawe dan 8 siswa di Universitas Syiah Kuala.

Bahkan katanya, ada siswa yang lulus di Fakultas Kedoteran Unimal, Fakultas Ekonomi USK dan Teknologi Rekayasa Intrumentasi dan Kontrol Poltek Lhokseumawe.

“Tentu saja hasil ini berjalan berdasarkan proses yang dilakukan bersama warga sekolah dan orang tua siswa mendukung upaya yang kami lakukan di sekolah,” tuturnya.

Sinergi ini begitu penting dalam membangun ekosistem positif di sekolah.

Juara satu Kepala SMA berprestasi tingkat provinsi tahun 2021 ini mengucapkan, terima kasihnya atas segala kontribusi yang membangun motivasi siswa di sekolah.

Dukungan Disdik Aceh dengan program peningkatan kapasitas guru dan siswa. Cabdisdik Wilayah Aceh Utara telah membangun komunikasi yang baik dengan PTN di Aceh

“Alhasil, sosialisasi berjalan dengan baik. Semoga kelulusan ini berdampak pada masa depan yang cerah bagi pendidikan di Provinsi Aceh khususnya bagi siswa di SMA Negeri 1 Dewantara,” pungkas Mustafa.(*)

Editor Baihaki

read more
Berita Terkini

166 Siswa SMA dan SMK Abdya Lulus di PTN Melalui Jalur SNBP

BLANGPIDIE. Sebanyak 166 orang siswa SMA dan SMK di Kabupaten Aceh Barat Daya lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023.

Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Abdya, Drs Nasrun MM dalam rilis dikirim ke jpa.com, Minggu (2/4/2023).

“Benar, 166 siswa SMA dan SMK dalam Wilayah Abdya lulus di berbagai PTN baik yang ada di Aceh maupun luar Aceh melaui jalur SNBP,” kata Nasrun.

Dikatakannya, jalur SNBP ini merupakan salah satu jalur masuk PTN berdasarkan prestasi disamping jalur Seleksi Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur Mandiri.

Nasrun menjelaskan, tahun ini ada ratusan siswa di daftarkan oleh masing-masing satuan pendidikan jenjang SMA dan SMK di Abdya.

Namun, 166 orang siswa yang lulus di PTN melalui jalur SNBP.

“Alhamdulillah tahun ini mengalami kenaikan walaupun hanya 2 orang, pada tahun 2022 yang lulus 164 orang, tahun 2023 lulus 166 siswa,” ucapnya.

Disebutkannya, semua yang lulus itu selain diterima di kampus negeri di Aceh maupun di luar Aceh seperti di Sumatera Utara.

Kacabdis memberikan apresiasi kepada kepala sekolah, guru, tendik, pengawas dan komite sekolah atas keberhasilan peningkatan kelulusan siswa di SNBT tahun ini.

“Terima kasih kepada semua warga sekolah atas usaha dan kerja keras dibarengi keikhlasan sehingga membuahkan hasil dan tahun depan semoga meningkat lagi,” ujarnya.

Nasrun berpesan, kepada siswa yang belum lulus di jalur SNBP masih bisa mengikuti jalur SNBT dan Mandiri. Kami do’akan semoga kalian bisa lulus.(*)

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

406 Siswa di Aceh Tamiang Lulus SNBP, Meningkat 25 Persen dari Tahun Sebelumnya

KUALA SIMPANG – Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2023 ini meluluskan siswa SMA dan SMK sebanyak 406 pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melau jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tamiang, Bakhtiar MPd kepada jpa.com, Minggu (2/4/2023) mengatakan, angka siswa SMA dan SMK di Aceh Tamiang yang lulus di berbagai PTN melalui jalur  SNBP tahun 2023 ini mengalami peningkatan.

“Peningkatan itu sebesar 25 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya pada tahun 2022 yang jumlahnya hanya 321 siswa,” kata Bakhtiar.

Dikatakannya, sebanyak 406 siswa SMA dan SMK lulus pada PTN jalur SNBP tahun 2023 sesuai hasil pengumuman dari Kemendikbud serentak seluruh Indonesia tanggal 28 Maret 2023 lalu.

“Mereka diterima di berbagai PTN baik yang ada di Aceh maupun luar Aceh bahkan ada di Jawa,” ujarnya.

Baktiar menjelaskan, SNBP merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di PTN. Namuan ada jalur tes atau SNBT dan jalur Mandiri.

Disampaikannya, keberhasilan bertambahnya jumlah siswa di Aceh Tamiang yang lulus di PTN melalui jalur SNBP itu, ia sangat terharu dan menyampaikan apresiasi.

“Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala SMA dan SMK, dewan guru, tendik, pengawas dan komite sekolah serta stakeholders lainnya yang ikut berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Aceh Tamiang,” ucap Bakhtiar.

Kacabdis mengimbau kepada siswa yang tidak lulus di jalur SNBP jangan mengaggap ini akhir dari segalanya, masih ada jalur SNBT dan Mandiri yang bisa diikuti.

“Bahkan, kalaupun tidak lulus di PTN masih ada PTS yang berkualitas dengan berbagai fasilitas yang bagus,” pungkas Bakhtiar.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

49 Siswa SMAN 3 Banda Aceh Lulus SNBT di PTN Favorit Dalam dan Luar Negeri

BANDA ACEH. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Banda Aceh kembali meraih prestasi gemilang pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023 yang diumumkan oleh Kemdikbudristek RI pada tanggal 28 Maret 2023 lalu.

Pasalnya, 49 orang siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh lulus di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik di Aceh, Pulau Jawa bahkan ada yang lulus di luar negeri.

Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muhibbul Khibri MPd kepada jpa.com, Sabtu (1/4/2023) mengatakan, sekolah ini merupakan sekolah penggerak, berkat kepedulian guru dan wali kelas serta motivasi yang tinggi dari kepala sekolah berhasil meluluskan 49 siswa di berbagai PTN favorit dalam dan luar negeri.

“Saya mengapresiasi keberhasilan yang mengalami peningkatan siswa lulus SNBP dari tahun sebelumnya. Bangga dan senang atas raihan prestasi ini,” kata Muhibbul.

Dikatakannya, kami terus bekerja untuk kemajuan dan daya saing SMA Negeri 3 Banda Aceh baik di tingkat nasional bahkan internasional.

Keberhasilan ini juga jadi inspirasi dan motovasi untuk adek kelasnya dalam berkompetisi utuk menuju kesuksesan berikutnya.

Muhibbul menjelaskan, 49 siswa yang lulus di jalur SNBP itu selain lulus di Universitas Syiah Kuala (USK) bahkan ada yang diterima di Fakultas Kedoteran, Teknik, KIP, Ekonomi dan hampir merata di semua Fakultas.

Selanjutnya siswa kita lulus di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry pada fakultas dan jurusan favorit.

Lebih lanjut Muhibbu menyebutkan, ada yang diterima di Universitas Indonesia (UI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Telkom University.

“Dua orang siswa lulus di kampus luar negeri yakni, National University of Taiwan dan National Chi Nan University,” sebut Muhibbul.

Diharapkannya, bagi yang belum lulus pada jalur SNBT masih terbuka peluang untuk mengikuti jalur UNBT dan Jalur Mandiri.

“Raihlah cita-cita kalian dengan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi baik di kampus negeri maupun swasta,” pungkas Muhibbul. (*)

Penulis : Baihaki

read more
1 11 12 13 14 15 57
Page 13 of 57