close

fitriadi

Berita Terkini

Implementasikan Kurikulum Merdeka, IKAMAGDIKA Gelar Seminar Pendidikan

Banda Aceh – Ikatan Alumni Magister Matematika (IKAMAGDIKA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP USK) menggelar seminar pendidikan sekaligus ajang silahturrahmi sesama alumni.

Seminar dengan tema “Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Matemaka” dilaksanakan di Aula FKIP USK, Kamis (21/7/2022).

Ketua IKAMAGDIKA FKIP USK, Amran SAg MPd dalam sambutannya menyampaikan, seminar ini merupakan program kerja dari IKAMAGDIKA yang kini baru bisa dilaksanakan.

“Kegiatan ini seharusnya dilaksanakan jauh-jauh hari, namun pada tahun ini bisa dilaksanakan karena dilandasi wabah Covid-19,” kata Amran.

Dikatakannya, IKAMAGDIKA terus bersinergi dengan Prodi Magister Pendidikan Matematika (MPMAT) dalam memajukan program studi ini melalui kegiatan baik di tingkat daerah, provinsi maupun nasional.

Amran menyebutkan, saat ini Alumni MPMAT yang jumlah totalnya 360 orang tersebar diseluruh diseluruh kabupaten/kota, dari jumlah tersebut terbanyak di Banda Aceh dan Aceh Besar sejumlah 230 orang orang.

“Kehadiran Alumni MPMAT mendapat sambutan yang baik ditengah-tengah masyarakat, karena sebagian besar penggerak organisasi profesi Ikatan Guru Indonesia (IGI), instruktur nasional, dosen, Widyaswara, staf ahli pemerintah kabupaten/kota, dan lain-lain” ujarnya.

Kata Amran, patut kita syukuri dan apresiasi terlaksananya seminar pendidikan Matematika ini, hendaknya dapat memberikan pencerahan bagi peserta seminar mengingat pada tahun 2024 mendatang Implementasi Kurikukum Merdeka (IKM) akan diberlakukan diseluruh Indonesia.

Oleh karena itu sambungnya, kepada peserta dapat memanfaatkan momen ini sebagai wadah diskusi untuk memperoleh pengetahuan terhadap implementasi kurikulum merdeka.

Peserta dalam seminar itu berjumlah 65 orang terdiri dari mahasiswa, S1, S2, para alumni dan guru yang berada di Banda Aceh dan Aceh Besar dihadiri Ketua Prodi MPMAT, Dr Anwar MPd dan Ketua Jurusan diwakili oleh Dr Usman MPd.

read more
Berita Terkini

Dua Siswi SLB-B YPAC Banda Aceh Wakili Aceh ke Nasional, Ini Kata Kepseknya

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM. Banda Aceh – Dua orang siswi SLB-B YPAC Kota Banda Aceh meraih medali emas sekaligus mewakili Provinsi Aceh ke tingkat nasional.

Hal itu diperoleh melalui Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional FLS2N) jenjang SLB tingkat Provinsi Aceh diikuti 23 kabupaten/kota.

Even FLS2N itu dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh dari tanggal 17-20 Juli 2022 di Hotel Grand Syariah Aceh Kota Banda Aceh.

Kepala SLB-B YPAC Kota Banda Aceh, Henie Ekawati MPd kepada media ini, Kamis (21/7) mengatakan, syukur Alhamdulillah dua orang siswinya mampu meraih medali emas dan mewakili Provinsi Aceh ke tingkat nasional.

Henie yang saat ini sedang mengikuti kegiatan di Kota Jakarta melalui rilisnya menyampaikan, peserta lomba ini adalah pemenang lomba FLS2N di tingkat kabupaten/kota yang selanjutnya ikut lomba di tingkat provinsi.

Dijelaskannya, dua siswa SLB-B YPAC yang meraih juara I adalah pada cabang lomba melukis, atas nama Sarah dengan guru pendampingnya Fitri Suzanna SPd.

Selanjutnya juara I bidang lomba Pantomime, atas nama Isna Irnanda, cabang lomba ini guru pendampingnya Uspita Raisi SPd.

“Proses tidak mengkhianati hasil, usaha dengan melakukan pembinaan akhirnya membuahkan hasil yang gemilang,” ucapnya.

Henie mengucapkan terima kasih kepada semua guru SLB-B YPAC khususnya guru pembimbing yang telah mengantarkan siswa meraih medali emas di tingkat Provinsi.

“Untuk bisa meraih juara pihak sekolah bersama yayasan dan Cabang Dinas Wilayah Banda Aceh-Aceh Besar terus melakukan pembinaan agar bisa mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional nantinya,” imbuh Henie.

Even FLS2N jenjang SLB tingkat Provinsi Aceh itu ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM, diwakili Kepala Tekkomdik, T Fariyal SSos MM pada Rabu (20/7) kemarin.

read more
Berita Terkini

Fokus Pembentukan Karakter Siswa, SMKN 1 Al Mubarkeya Gelar Islamic Leadership Training

INGIN JAYA – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri SMKN) 1 Al Mubarkeya menggelar kegiatan Islamic Leadership Training (ILT) untuk membina karakter para peserta didik baru tahun pelajaran 2022-2023.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya, Sukmanil Fuadi, SAg, MPd tersebut dan dilaksanakan selama 3 hari mulai 21-23 Juli 2022, Kegiatan ini digelar dalam aula sekolah tersebut di Desa Kayee Lee Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.

Ketua panitia pelaksana Harmiati, SPd yang juga wakil kepala sekolah bidang kesiswaan mengatakan ILT merupakan program unggulan di SMKN 1 Al Mubarkeya dengan tujuan utamanya adalah membina karakter siswa yang berbasis islami. Program yang digagas oleh tim kesiswaan itu sudah dilaksanakan secara rutin pada setiap tahunnya di sekolah tersebut.

“Program ini bertujuan untuk membina para peserta didik agar memahami ilmu kepemimpinan dan membiasakan karakter dengan nilai-nilai Dinul Islam, dan sasaran kita tahun para siswa baru yang berjumlah 190 orang untuk terlibat aktif dalam program ini,” kata Harmiati

Sementara itu Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya Sukmanil Fuadi, SAg, MPd mengatakan bahwa program Islamic Leadership Training yang dilaksanakan itu merupakan wujud dari visi dan misi sekolahnya dalam menerapkan pendidikan yang Islami.

“Salah satu fungsi pendidikan adalah membentuk karakter peserta didik, yang meliputi karakter moral dan karakter kerja. Karakter moral dalam arti membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang berakhlak mulia”, ungkap Sukmanil.

Tujuan pendidikan karakter yang berkaitan dengan pembentukan mental dan sikap anak didik dikelola dengan menanamkan nilai-nilai islami.

“Pembentukan karakter dan kepribadian anak sesuai dengan nilai keagamaan menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan di lembaga pendidikan, maka pelaksanaan kegiatan ILT ini merupakan wujud nyata keseriusan para guru di SMKN 1 Al Mubarkeya dalam membangun karakter positif para siswa”,

Oleh karena itu dengan adanya kegiatan seperti itu, kita mengharapkan para siswa akan menjadi insan yang mulia ketika hidup di dunia dan bermanfaat untuk kehidupan akhirat, pungkas Sukmanil.

read more
Berita Terkini

IGI Nagan Raya Gelar Diklat Penyegaran Program Organisasi Penggerak

NAGAN RAYA- Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Nagan Raya gelar Diklat Penyegaran Daerah Sasaran Progam Organisasi Penggerak (POP). Kegiatan tersebut berlangsung di Wisma Syariah, Ujong Fatihah, Kamis 23 Juni 2022.

POP Ikatan Guru Indonesia ini diikuti oleh 48 orang, terdiri 44 orang guru dan 4 orang kepala sekolah. Mereka berasal dari empat sekolah sasaran yang berbeda di Nagan Raya yaitu SMPN 1 Seunagan, SMPN 2 Kuala, SMPN 4 Kuala dan SMPN 2 Darul Makmur.

Selama Diklat, para peserta menerima sejumlah materi yang disampaikan oleh 7 fasilitator daerah yang berasal dari anggota IGI Kabupaten Nagan Raya.

Ketua IGI Kabupaten Nagan Raya, Roni Elfahmi, S. Si,. M.Pd, mengatakan Diklat penyegaran POP Ikatan Guru Indonesia kali ini merupakan kegiatan kedua. Kegiatan POP pertama dilakukan secara daring saat pandemi Covid-19 kemarin.

Roni meminta para guru dan kepala sekolah yang mengikuti diklat penygaran POP untuk bersunggu-sungguh. Karena materi yang diberikan selama diklat sangat menarik untuk memajukan pendidikan di Nagan Raya.

“Kami berharap para peserta mengikuti diklat secara bersungguh-sungguh dan fokus sampai akhir nanti,” katanya.

Ketua IGI Wilayah Aceh Drs. Imran mengatakan IGI merupakan salah satu organisasi keguruan yang fokus melatih guru-guru di Aceh. Seperti pelatihan guru secara daring masa Covid-19 dan program satu guru satu buku. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Aceh.

“Kita bergerak bukan karena dana, tapi bergerak dengan hati,” katanya.

Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Panitia Pendamping dari POP IGI Pusat, Dahlil Ahmad, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan banyak platform pelatihan yang disediakan IGI untuk para guru. Hal itu dapat dimanfaatkan oleh guru untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

“Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu kabupaten sasaran POP IGI untuk jenjang SMP. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi guru dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa,” katanya.

Sementara itu, Kabid GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, Frida Nazirah, S.Pd,. M.Pd saat membuka acara mengapresiasi IGI dalam upaya transformasi pendidikan di Nagan Raya. Frida berharap IGI terus melakukan gebrakan dalam memajukan dunia pendidikan di Nagan Raya.

“Kami harapkan igi terus melakukan gebrakan-gebrakan di kabupaten Nagan Raya. Semoga ke depan ditambah lagi sekolah sasaran,” katanya

read more
Berita Terkini

Sambut Kurikulum Merdeka di Bidang Vokasi, SMKN 2 Banda Aceh Kerjasama dengan 40 IDUKA

Banda Aceh-Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Banda Aceh melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) dengan 40 Industri dan Dunia Kerja (IDUKA) di aula sekolah tersebut, Jln Sultan Malikul Saleh, Lhong Raya, Kec. Banda Raya, Kota Banda Aceh, Senin, (20/06/2022).

Kegiatan penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Pengawas Pembina, pihak IDUKA dan para dewan guru di lingkungan SMK Negeri 2 Banda Aceh.

Kepala SMKN 2 Banda Aceh Baihaqi, SPd MPd, Selasa (21/06/2022) mengatakan pada setiap sekolah kejuruan setaraf SMK menjadi perkara wajib atau kebutuhan yang mutlak untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas para peserta didiknya di dunia usaha. Peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan menjalin program kerjasama atau kemitraan dengan berbagai IDUKA yang ada.

“Dengan adanya MoU tersebut tentu akan mempermudah pihak sekolah melakukan kemitraan dengan IDUKA, diatantaranya melalui Program Kerja Lapangan (PKL), proses pembelajaran berbasis industri dan program lainnya. Harapan yang kita inginkan para siswa SMK nantinya akan lebih siap dan mapan saat terjun langsung ke dunia kerja,” ujarnya.

Kabid Pembinaan SMK yang diwakili oleh Sulaiman, SE menambahkan SMK harus mempunyai kurikulum berstandar industri, dimana dalam menyusun kurikulum harus adanya MoU dengan industri dan Dinas Pendidikan Aceh akan memfasilitasinya.

Menurutnya penandatangan MoU tersebut merupakan bagian dari paradigma baru dalam pengembangan kurikulum merdeka di pendidikan vokasi.

“Dalam kurikulum merdeka ini, diharapkan ada pengembangan-pengembangan baru dan semakin konkrit pelaksanaannya. Diharapkan, para siswa SMK kedepannya akan lebih kreatif, inovatif dan pantang menyerah. Selain itu akan adaptif dengan dunia industri, mandiri dan bisa menjadi interpreneur-interpreneur baru,” katanya.

Sementara itu salah seorang perwakilan dari IDUKA dalam sambutanya mengatakan menyambut baik kerjasama tersebut dan secara terbuka menerima siswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) sesuai dengan MoU yang sudah dilakukan. IDUKA juga bersedia untuk membina SMK Negeri 2 Banda Aceh dengan membuka kelas-kelas industri dan juga siap mensertifikasi siswa sesuai dengan standar industri.

Adapun industri yang melaksanakan MoU dengan SMKN 2 Banda Aceh tersebut adalah CV. Nubay Indonesia, CV. Scala Design, PT. Riau Multi Cipta Demensi, PT. Juru Tara Teknosia, PT. Belalang Jaya Prima, CV. Peut Sagoe Design, CV. Karya Persada Estetika Consultans, CV. Machradja Electronics, CV. Varitec dan PT. Panasonic.

Kemudian PT. Polytron, PT. PLN UIP3B Sumatra – UPT B. Aceh, PT. Kurnia Asyifa Sejati, PT. Rizky Opanindo Utama, PT. Fajar Asia Sejahtera, PT. Gobel Dharma Nusantara, CV. Global Elektronik, PT. LG. Electronik Service, CV. Inti Service dan CV. Icha Elektro.

Termasuk juga CV. Musta Jaya, PT. Bina Putra Usaha Maju, CV. Consist Product, PT. Sang General Industri (SGI), PT. Astra Daihatsu Motor, PT. Arista Auto Prima, PT. Alfa Scorpii – Lambaro, PT. Alfa Scorpii – Jambo Tape, Balai Jasa Konstruksi Wilayah 1 Banda Aceh dan PT. Icon+.

Selanjutnya CV. Guntomara, PT. Bojong Westplas, PT. Harum Jaya, CV. Kabuji Stell, PT. Arista Sukses Mandiri, PT. Dipo Internasional Pahala Otomotif, PT. Mitsubishi Regional Training Center Jakarta, Hotel Grand Arabia, BPJS dan CV Alfazir Jaya.

read more
Berita Terkini

LKS Jenjang SMK Kabupaten Aceh Besar Berlangsung Sukses, ini Para Juaranya

ACEH BESAR-Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat SMK se-Kabupaten Aceh Besar, yang berakhir sukses ditutup secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Syarwan Joni, SPd., MPd, Selasa (31/5/2022) di Aula SMKN 1 Al Mubarkeya Kabupaten Aceh Besar.

Syarwan Joni dalam inti sambutannya mengatakan, kegitan ini  merupakan ajang menguji kemampuan atau potensi siswa sesuai keahlianya serta sarana motivasi dan penanaman nilai-nilai integritas, sportivitas dan solidaritas sebagai bagian dari pendidikan karakter.

“Kegiatan ini tidak semata difokuskan kepada pemenang, namun yang utama adalah bagaimana kesiapan secara sistem, agar ke depan kita tidak sekedar hanya mengikuti lomba. Tapi bagaimana ada sesuatu yang dapat kita torehkan sehingga Kabupaten Aceh Besar memiliki siswa yang berprestasi di kancah Provinsi bahkan di Tingkat Nasional menurut skill di bidang masing-masing”, jelas Syarwan Joni.

Diharapkan kepada para juara masing-masing bidang jangan berpuas diri, masih ada tantangan dan rintangan yang cukup besar di depan yaitu mengikuti even yang sama di tingkat provinsi.

Sebelumnya Panitia Pelaksana, Muhammad Amin, SP, MP,  melaporkan, Lomba Kompetensi Siswa (LKS) diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Aceh Besar, berlangsung selama dua hari (30-31/5/2022), diikuti SMK se-Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan ini berlangsung di beberapa titik sekolah dalam Kabupaten Aceh Besar, pada kegiatan LKS ini dilombakan 15 bidang diantaranya bidang lomba Electrical Instalation, Cabinet Making, Landscape and Gardening, Livestoc Technology, Fashion Technology, Graphic Design Technology, Cloud Computing, IT Network System Administration, Online Marketing, Electronics, Mechanical Engineering CAD, Weding, Reustaurant Service, Automobile Technology dan Motorcycle Repair and Maintenance.

Dikatakannya, para juara pertama dibidang masing-masing, akan menjadi perwakilan Kabupaten Aceh Besar mengikuti even yang sama di tingkat provinsi yang digelar  pada, 27-30 Juli 2022 di Kota Banda Aceh.

Berikut adalah para pemenang yang akan mewakili Kabupaten Aceh Besar di LKS Tingkat Provinsi Aceh tahun 2022.

  1. Electrical Installation (M Farhan/ SMKN 1 Darul Kamal)
  2. Cabinet Making (Fatur Rahman/ SMKN 1 Lhoknga)
  3. Landscape and Gardening (Fonna Riski dan Aisyah Humaira / SMK PPN Saree)
  4. Livestock Technoloy (Nur Adenin/ SMK PPN Saree)
  5. Fashion Technology (Ita Erika/ SMKN 1 Al Mubarkeya)
  6. Graphic Design Technology (Vina Mauliza/ SMKN 1 Mesjid Raya)
  7. Cloud Computing (Muhammad Aji Mukti/ SMKN 1 Al Mubarkeya)
  8. IT Network System Administration (Fata Assidiqi/ SMKN 1 Al Mubarkeya)
  9. Online Marketing (Aisyah / SMK Grafika ISS)
  10. Electronics (Fajar Triwahyudi/ SMKN Penerbangan Aceh)
  11. Mechanical Engineering CAD (Muhammad Yudistira Dwi Cahyo / SMKN Penerbangan Aceh)
  12. Welding (Zakiul Arhan / SMKN 1 Darul Kamal)
  13. Restaurant Service (Mutiara Sari/ SMKN 1 Al Mubarkeya)
  14. Automobile Technologi (M Fadil/ SMKN 1 Al Mubarkeya)
  15. Motorcyle Repair and Maintenance (M Ichsan/ SMKN 1 Kota Jantho)
read more
Berita Terkini

Puluhan Siswa, bersaing pada LKS Tingkat Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022

Aceh Besar – Sebanyak 34 siswa dari 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta se-Kabupaten aceh Besar mengikuti kegiatan rutin tahunan yakni Lomba Kompetensi Siswa (LKS) yang digelar di SMKN 1 Al Mubarkeya, SMKN 1 Lhoknga, SMK PPN Saree, SMKN 1 Darul Kamal dan SMKN 1 Jantho  selama dua hari dari hari Senin – Selasa (30 – 31/5 – 2022), yang dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Syarwan Joni, SPd., MPd di aula SMKN 1 Al Mubarkeya.

Dalam sambutannya Syarwan Joni mengatakan, LKS ini merupakan kegiatan untuk menguji sekaligus juga menjaring siswa berbakat dan berprestasi. Untuk itu, gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, lanjutnya LKS ini juga sebagai ajang melihat bakat dan minat sesuai bidang kompetensi masing-masing.

“Jadilah siswa yang berkompeten dan berprestasi, sehingga dapat mewakili sekolah dan daerahnya dikancah lebih tinggi lagi,” kata Syarwan Joni, kepada media ini di lokasi kegiatan,usai membuka acara.

Dikatakan, pihaknya akan mendukung semua kegiatan yang dapat meningkatkan kompetensi siswa. Karena, siswa SMK dicetak untuk siap bekerja dan bersaing.

“Tingkatkan daya saing dengan terus mengasah kemampuan diri masing-masing, sehingga apa yang menjadi cita-cita dan harapan terwujud,” ujar Syarwan Joni.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Kabupaten Aceh Besar yang merupakan ketua panitia pelaksana kegiatan Muhammad Amin, SP, MP dalam laporannya menyatakan, dalam kegiatan LKS ini yang akan dilombakan diantaranya bidang lomba Electrical Instalation, Cabinet Making, Landscape and Gardening, Livestoc Technology, Fashion Technology, Graphic Design Technology, Cloud Computing, IT Network System Administration, Online Marketing, Electronics, Mechanical Engineering CAD, Weding, Reustaurant Service, Automobile Technology dan Motorcycle Repair and Maintenance.

“Saya harap kegiatan LKS ini dapat memberikan pengalaman yang dapat memotivasi siswa dalam mengasah kemampuan sesuai bidang, bagi siswa yang juara dan berprestasi nanti akan mewakili sekolah dan kabupaten untuk ajang LKS di Provinsi Aceh,” terang Muhammad Amin.

read more
Berita Terkini

Kadisdikbud Banda Aceh Buka Kegiatan Pemangku Kepentingan Daerah Tahap 2

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM. Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri MPd, membuka kegiatan forum pemangku kepentingan daerah tahap 2 Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan I.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh itu berlangsung di Aula BPMP Aceh, Sabtu (28/05/2022).

Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri dalam sambutannya menyampaikan, Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM, Menitip pesan akan mendukung semua pihak yang membantu memajukan pendidikan di Kota Banda Aceh,

“Bantu dan support semua pihak yang melaksanakan program kemajuan pendidikan sehingga akan terwujud visi dan misi Kota Banda Aceh menjadikan pendidikan yang gemilang,” pesan Walikota disampaikan kepada Kadisdikbud Kota Banda Aceh.

Sulaiman Bakri mengharapkan kepada seluruh sekolah penggerak di Kota Banda Aceh agar menjadi contoh atau leader bagi sekolah lain demi memajukan dan mengembangkan pendidikan yang lebih baik lagi.

“Tujuannya adalah agar metode pembelajaran dan kualitas pendidikan di Kota Banda Aceh akan berada pada tingkatan yang sama dan setara antar sekolah di seluruh Kota Banda Aceh,” ucap Sulaiman Bakri.

Sementara Kasubbag Tata Usaha (TU) Kepegawaian BPMP Aceh, Khairul Hadi SE MSi, selaku panitia pelaksana menyatakan, forum pemangku kepentingan daerah ini akan rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali atau setiap semester dengan tujuan untuk mengevaluasi kegiatan PSP di Kota Banda Aceh.

Hadir dalam forum itu selain dari unsur BPMP Aceh, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh-Aceh Besar, Ketua MPD Kota Banda Aceh, Kabid GTK, Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Kota Banda Aceh.

Kemudian turut hadir kepala sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan SLB sekolah penggerak Kota Banda Aceh, pengawas sekolah, guru, perwakilan siswa dan tokoh masyarakat. (AR)

read more
Berita Terkini

297 Guru di Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam dan Singkil Terima SK Pengangkatan Sebagai P3K

Blangpidie – Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan dan Surat Perjanjian Kerja (SPK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kepada 297 guru Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB).

Mereka yang menerima SK tersebut berasal dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Selatan, Kota Subulussalam dan Aceh Singkil.

Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor DPRK Abdya, Selasa (17/5/2022) tersebut turut dihadiri oleh Kepala BKN Regional XIII Aceh, Sekda Abdya, dan Kepala BKA.

Sementara mewakili Kadisdik Aceh hadir Kepala Bidang Pembinaan SMK, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, serta para Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) dari masing-masing wilayah tersebut.

Sebelum penyerahan SK dan SPK berlangsung, dua orang perwakilan guru P3K, Ilham Yani dan Siska Julianti membacakan kewajiban dan larangan ASN P3K Pemerintah Aceh.

Menariknya, Sekda Aceh, Taqwallah didampingi para pejabat terkait itu menyerahkan satu persatu SK kepada 297 guru P3K. Usai penyerahan itu, kemudian dilanjutkan foto bersama dengan para Kacabdin.

Usai menyerahkan SK dan SPK, Sekda Taqwallah megucapkan terimakasih atas pengabidian guru kontrak hingga diangkat menjadi ASN P3K Pemerintah Aceh. Ini adalah buah dari keikhlasan yang luar biasa.

“Tadi ada yang sudah mengabdi hingga 15 -17 tahun, ini luar biasa,” kata Sekda.

Sekda Taqwallah menuturkan, tiga amalan yang mudah diterima oleh Allah yaitu, anak yang saleh, sadaqah zariah, dan ilmu yang bermanfaat serta pekerjaan menjadi guru adalah untuk memberikan ilmu yang bermanfaat.

“Kepada para guru saya nengucapkan terima kasih atas pengabdiannya yang sudah sangat iklas, hingga mampu hertahan hingga belasan tahun,” imbuh Sekda.

Dalam arahannya, Sekda mengingatkan para ASN P3K agar dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik untuk senantiasa kemberi kemudahan kepada orang lain. Menurut Sekda Taqwallah, tidak ada hal yang paling membnggakan selain memudahkan orang lain.

“Dengan kewenangan yang saya miliki saat ini, terus berusaha untuk memudahkan orang lain. Marilah kita bekerja untuk memudahka orang lain,” tutup Sekda.

Sementara itu, salah seorang guru P3K dari Kabupaten Aceh Singkil, Delfika, mengucapkan terimakasih banyak atas perhatian Pemerintah Aceh.

“Kami sangat senang dan bertambah semangat dalam mengajar dengan adanga P3K Ini,” tutup Delfika.

Editor : Baihaki

read more
1 17 18 19 20 21 57
Page 19 of 57