close

fitriadi

Berita Terkini

Expo Produk SMK PK, Puluhan Karya Unggulan Siswa Dipamerkan

Aceh Besar, – Hari ini, tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan di Kabupaten Aceh Besar memamerkan berbagai produk unggulan yang dihasilkan oleh siswa-siswa mereka. Acara ini merupakan bagian dari Job Fair dan Expo Produk SMK yang berlangsung mulai tanggal 08 hingga 09 November 2023 di komplek SMKN 1 Al Mubarkeya Kabupaten Aceh Besar.

Ketiga sekolah yang berpartisipasi dalam pameran ini adalah SMKN 1 Al Mubarkeya, SMKN 1 Kota Jantho, dan SMK PP Negeri Saree. Mereka telah mempersiapkan berbagai produk kreatif yang mencakup beragam bidang, seperti pertanian, kuliner, dan teknologi rekayasa.

Produk-produk yang dipamerkan mencakup budidaya tanaman anggrek, telur ayam arab, sayur-sayuran segar, roti, minuman buah segar, serta produk-produk teknologi rekayasa yang inovatif. Semua barang ini merupakan hasil karya siswa dari ketiga sekolah tersebut.

“Kami bangga melihat prestasi siswa-siswa dalam menghasilkan produk-produk berkualitas ini. Mereka telah bekerja keras dan berkolaborasi dengan baik untuk menghadirkan beragam produk unggulan di acara ini,” kata Marliana salah satu guru SMKN 1 Al Mubarkeya.

Job Fair dan Expo Produk SMK ini bukan hanya memberikan kesempatan bagi siswa untuk memamerkan hasil karyanya, tetapi juga untuk berinteraksi dengan perusahaan-perusahaan lokal yang berpartisipasi dalam acara ini. Ini merupakan peluang besar bagi para siswa untuk mendapatkan wawasan tentang dunia kerja dan membangun jaringan profesional mereka.

Acara ini dipenuhi dengan antusiasme dari pengunjung yang datang untuk melihat dan membeli produk-produk berkualitas dari siswa SMK. Semoga keberhasilan mereka di acara ini akan menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan kreativitas dan keterampilan mereka di sekolah-sekolah SMK di Aceh Besar.

 

read more
Berita Terkini

PRP-PMRI USK Latih Guru SMP di Banda Aceh Optimalkan Penggunaan Platform GetMath dan E-Modul

Banda Aceh – Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) Universitas Syiah Kuala (USK) terus berupaya mendukung peningkatan pendidikan matematika di Banda Aceh dengan mengadakan pelatihan penggunaan Platform GetMath dan E-Modul. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari acara peluncuran platform pada tanggal 11 Agustus 2023.

Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Banda Aceh pada Kamis, 5 Oktober 2023 ini, diikuti oleh 42 guru mata pelajaran matematika dari berbagai SMP di Kota Banda Aceh. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah memastikan bahwa guru-guru SMP di Banda Aceh dapat memanfaatkan platform GetMath dengan baik.

Acara pelatihan dibuka oleh ketua PRP-PMRI, Prof. Dr. Rahmah Johar, MPd. Beliau menjelaskan bahwa Platform GetMath telah dikembangkan oleh tim PRP-PMRI dan saat ini semakin disempurnakan. Platform ini dapat diakses melalui web dan aplikasi Android. Platform GetMath memiliki dua program utama, yaitu Pembelajaran Remedial dan Pembelajaran matematika dengan bantuan E-Modul.

Pengembangan Platform GetMath didukung oleh Hibah Penelitian Profesor Berkarya (PPB) yang didanai oleh PNBP USK bermitra dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan berharap bahwa guru dan siswa dapat memanfaatkan Platform GetMath untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran matematika.

Prof. Dr. Mahdani, SE., MM, salah satu anggota Tim Hibah PPB, menyampaikan bahwa Platform GetMath telah teruji efektifitasnya, sehingga diharapkan siswa dapat mengakses dan menggunakannya dengan mudah, termasuk melalui aplikasi Android.

Sebagai bagian dari pelatihan ini, Pajarina, MPd.,Gr., seorang guru dari SMPN 6 Banda Aceh yang telah sukses menerapkan Platform GetMath, dilibatkan sebagai tutor sebaya. Beliau memberikan panduan tentang cara membuat akun GetMath untuk siswa dan alur pembelajaran remedial dalam platform tersebut. Peserta pelatihan dapat mengikuti arahan melalui aplikasi Android.

Guru-guru juga diajarkan cara membuat Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang menarik dengan menggunakan live worksheet dan menyajikannya di Platform GetMath. Setelah pelatihan, pihak PRP-PMRI akan mengkonfirmasi jadwal penerapan Platform GetMath di sekolah-sekolah tempat guru-guru bertugas.

Kegiatan pelatihan ditutup dengan doa dan sesi foto bersama, menandai langkah penting dalam mendukung pendidikan matematika yang lebih baik di Banda Aceh.

read more
Berita Terkini

Tampil di Nasional, GSI Aceh Melaju ke 16 Besar

BOGOR – Provinsi Aceh tampil pada Gala Siswa Nasional (GSI) di tingkat nasional yang diwakili tim dari SMP Negeri 3 Kota Langsa berlangsung dari tanggal 16 sampai 29 Oktober 2023 di Kabupaten Bogor.

Berdasarkan undian, tim Aceh berada di group E bersama Kalimantan Barat, Lampung dan Gorontalo.

Kepala SMP Negeri 3 Langsa, Sopian kepada media ini, Sabtu (21/10) mengatakan, tim dari Aceh diwakili dari beberapa sekolah di Aceh menempati Lorin Hotel Sentul Kawasan Sirkuit Sentul Internasional Exit Toll Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Alhamdulillah, tim Aceh melaju ke 16 besar usai mengalahkan Kalimantan Barat dengan skor 3-1, melawan Gorontalo menang telak 4-0, dan Aceh kalah lawan Lampung dengan skor 1-2,” sebut Sopian.

Namun katanya, Aceh berhak mendapatkan ticket ke 16 besar karena telah memenangkan dua laga dengan 6 poin.

Sopian menjelaskan, tim GSI dari Aceh terdiri dari 12 siswa dari SMP Negeri 3 Langsa, kemudian 1 orang siswa dari masing-masing SMP Negeri 1 Idi Aceh Timur, SMP 6 Banda Aceh, SMP Negeri 3 Meukek Aceh Selatan, SMP Negeri 2 Bendahara Aceh Tamiang, SMP Negeri Wih Pesam Bener Meriah dan SMP Negeri 6 Lhokseumawe.

“Mereka semua adalah tim GSI Aceh hasil seleksi di tingkat provinsi yang didominasi siswa dari SMP Negeri 3 Langsa karena meraih juara pertama,” ujarnya.

Sopian mengharapkan do’a dan dukungan dari masyarakat Aceh agar tim GSI Aceh yang sedang berlaga di tingkat nasional bisa memenangkan di pertandingan 16 besar sehingga bisa melaju ke 8 besar, semifinal hingga final.

Sementara pelatih GSI Aceh, Saiful Bahri mengatakan, anak-anak sudah berjuang habis-habisan dan telah membuktikan diri sebagai pemenang.

“Demikian juga kita jangan terlalu gembira setelah masuk 16 besar, kita akan menghadapi tim tangguh dari provinsi lain,” katanya.

Saiful menyampaikan, sesuai jadwal yang diberikan panitia, besok kita libur satu hari. Kami berharap anak-anak dapat memanfaatkan libur ini untuk istirahat dan memulihkan tenaga setelah tiga pertandingan dilalui.

Selanjutnya, untuk menghadapi pertandingan di 16 besar melawan Jawa Tengah, kita akan ada melakukan perubahan sedikit strategi. Hal ini untuk antisipasi hal-hal yang mungkin terjadi.

“Apalagi saat ini kondisi cuaca sangat panas dan sangat rentan pemain cedera. Do’akan semoga kita bisa menang di babak 16 besar,” pungkas Saiful.(*)

Penulis : Baihaki

read more
Berita Terkini

Gelar Perjusami Pramuka, SMKN 1 Al Mubarkeya Harapkan Peningkatan Karakter Siswa

Aceh Besar – Hari Jumat, Sabtu, dan Minggu ini menjadi momen bersejarah bagi SMKN 1 Al Mubarkeya Kabupaten Aceh Besar, karena mereka menggelar Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) yang digelar di halaman sekolah mulai 20 hingga 22 Oktober 2023. Ratusan siswa dari sekolah ini telah bergabung untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang menarik.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Harmiati, SPd, yang juga bertindak sebagai pembina Perjusami, meresmikan acara ini dengan memberikan kata sambutan. Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat meningkatkan kedisiplinan serta memperkuat karakter mereka. Kegiatan seperti Perjusami ini dianggap sebagai sarana yang sangat efektif dalam membentuk pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.

Tidak hanya siswa dari SMKN 1 Al Mubarkeya yang berpartisipasi, tetapi juga siswa Pramuka dari SMKN 2 Kota Banda Aceh yang turut hadir dalam acara Perjusami ini. Ini memberikan kesempatan bagi siswa dari berbagai sekolah untuk bersatu, saling belajar, dan memperkuat persaudaraan di antara mereka.

Perjusami tahun ini menawarkan beragam kegiatan, termasuk kursus kepemimpinan, pertualangan alam terbuka, dan kegiatan-kegiatan sosial. Semua kegiatan ini dirancang dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan, kepribadian, dan semangat kerja sama di antara siswa-siswa yang berpartisipasi.

Kegiatan Perjusami di SMKN 1 Al Mubarkeya Aceh Besar tahun ini tidak hanya menjadi momen yang berkesan, tetapi juga akan membekas dalam pengalaman belajar siswa, membantu mereka tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh dan bertanggung jawab

read more
Berita Terkini

SMAN 1 Blangjerango Gelar Workshop Peningkatan Karakter Guru

BLANGKEJEREN – SMA Negeri 1 Blangjerango Kabupaten Gayo Lues menggelar workshop peningkatan karakter guru pada satuan pendidikan yang berlangsung selama tiga hari.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Wahyuni SPsi MPsi dari Rumah Sakit Umum Datu Beru Aceh Tengah itu bertempat di SMA Negeri 1 Blangjerango sejak tanggal 13 hingga 15 Oktober 2023.

Kepala SMA Negeri 1 Blangjerango, Abu Rahman MPd saat penutupan acara, Minggu (15/9) mengatakan, kegiatan workshop ini diikuti oleh seluruh guru di sekolah yang dipimpinnya selama tiga hari .

“Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan karakter guru agar dapat menjadi teladan bagi siswa dan dapat memberikan pembelajaran yang berkualitas serta mendukung kesehatan mental siswa dan guru,’ kata Rahman.

Dikatakannya, pelatihan karakter guru oleh ahli psikologi klinis merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi seluruh guru di SMA Negeri 1 Blangjerango.

Kepala sekolah menuturkan, kegiatan ini dapat membantu guru dalam meningkatkan karakternya, sehingga guru dapat menjadi teladan bagi siswa dan dapat memberikan pembelajaran yang berkualitas.

“Dari workshop ini diharapakan yang terpenting guru lebih mengenal dirinya, berdamai dengan dirinya dan mengetahui karakter positif dan negatif, sehingga dapat melakukan pembelajaran yang berdeferensiasi di dalam kelas,” sebut Rahman.

Ditambahkannya, melalui kegiatan ini guru dapat mengimplementasikan ilmu yang telah didapati baik dalam diri guru itu sendiri, sekolah dan di lingkungannya.

“Terima kasih kepada narasumber yang telah berbagi ilmu kepada seluruh guru di SMA Negeri 1 Blangjerango, semoga ilmu yang diberikan selama worshop ini dapat bermanfaat untuk dikembangkan,’ ucap Rahman.(*)

read more
Berita Terkini

SMKN 1 Al Mubarkeya Merayakan Puncak Kegiatan Selebrasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan Tema Kearifan Lokal

Aceh Besar  – SMKN 1 Al Mubarkeya merayakan puncak kegiatan selebrasi ” Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila” dengan tema Kearifan Lokal pada hari Sabtu, 14 Oktober 2023, di aula sekolah tersebut. Acara ini menjadi momen istimewa setelah satu minggu penuh siswa belajar tentang Pancasila dan kearifan lokal.

Kegiatan selebrasi ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila serta menghargai kekayaan budaya dan tradisi lokal. Dengan tema “Kearifan Lokal,” siswa-siswa SMKN 1 Al Mubarkeya menggali pengetahuan tentang budaya, adat istiadat, benda-benda bersejarah, makanan khas, dan berbagai aspek lain yang merangkum kekayaan kultural Indonesia.

Puncak acara ini menjadi sorotan utama, di mana para siswa memamerkan berbagai macam karya yang mereka hasilkan selama satu minggu tersebut. Pameran ini mencakup beragam aspek kearifan lokal, menciptakan nuansa kultural yang mempesona di sekolah.

Beberapa kegiatan utama selama puncak selebrasi ini antara lain:

Pameran Budaya: Sejumlah stan pameran dipasang untuk menampilkan kerajinan tangan, seni lukis, foto, dan replika artefak budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Para siswa dengan bangga memamerkan karya-karya ini kepada pengunjung.

Adat Istiadat dan Tarian Tradisional: Selama acara puncak, penampilan tarian tradisional dan pertunjukan adat istiadat dari berbagai suku bangsa di Indonesia menjadi salah satu sorotan utama. Siswa-siswa berpakaian adat dan menampilkan tarian dengan begitu memukau.

Kuliner Lokal: Para siswa juga menyajikan hidangan khas dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan berbagai masakan lezat yang dijajakan, pengunjung dapat mencicipi berbagai makanan tradisional Indonesia.

Pentas Seni: Para siswa juga tampil dalam pentas seni dengan berbagai pertunjukan seperti musik tradisional, drama, dan nyanyian yang mengangkat tema kearifan lokal.

Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya, Sukmanil Fuadi, S.Ag., M.Pd, menyatakan, “Kegiatan ini bukan hanya untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang Pancasila dan kearifan lokal, tetapi juga untuk merayakan dan memperkuat rasa cinta mereka terhadap budaya Indonesia. Ini adalah momen berharga di mana kita semua bersatu dalam keberagaman.”

Kegiatan selebrasi ” Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila” ini menjadi bukti nyata komitmen SMKN 1 Al Mubarkeya dalam mendidik generasi muda yang memiliki pemahaman mendalam tentang Pancasila dan kearifan lokal, serta dapat menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas dan mencintai budaya Indonesia.

read more
Berita Terkini

SMKN 1 Al Mubarkeya Gelar Pelatihan Kader UKS untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan di Lingkungan Sekolah

Aceh Besar – Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan di Sekolah. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Al Mubarkeya menggelar pelatihan kader Unit Kesehatan Sekolah (UKS) mulai tanggal 10 hingga 12 Oktober 2023 di aula sekolah tersebut.

Pemateri pelatihan berasal dari TP UKS Aceh, PJ UKS Puskesmas Ingin Jaya, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader UKS dalam melaksanakan program kerja UKS di SMKN 1 Al Mubarkeya.

Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya, Sukmanil Fuadi, S.Ag., M.Pd, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader UKS, terutama Tim Pelaksana UKS, serta untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pelaksanaan dan penggerakan tiga program UKS di sekolah ini. Ia menekankan bahwa tugas kader kesehatan remaja ini adalah menyampaikan informasi yang mereka dapatkan dari pelatihan, sehingga mereka menjadi perpanjangan tangan dari petugas kesehatan. Harapannya, melalui pelatihan ini, kesehatan di tingkat sekolah dapat meningkat secara optimal melalui peran aktif siswa.

Sekolah juga memperhatikan peran Tim UKS dalam memelihara, membina, meningkatkan, dan melestarikan kesehatan lingkungan sekolah. Oleh karena itu, siswa yang dipilih dan ditunjuk sebagai kader haruslah berprestasi, memiliki sifat kepemimpinan, berperilaku sehat (PHBS), bertanggung jawab, dan telah mendapat pelatihan dari petugas kesehatan dari Tim Penggerak UKS. Mereka diharapkan dapat bertindak dan berperilaku sehat baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Kepala Sekolah, Sukmanil Fuadi, juga berharap agar para peserta diklat KKR dapat menerapkan dan mempraktekkan dengan baik apa yang telah mereka pelajari dalam kegiatan tersebut, demi kesejahteraan diri sendiri, keluarga, sekolah, dan masyarakat luas. Pelatihan ini diharapkan akan membawa manfaat besar dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan kesejahteraan di lingkungan sekolah.

read more
Berita Terkini

Universitas Syiah Kuala (USK) Memperingati Milad ke-62 dengan Menyelenggarakan Kuliah Tamu Bertemakan “Environmental Risk Management”

Banda Aceh – Dalam rangka memperingati Milad ke-62 Universitas Syiah Kuala (USK), meyelenggarakan sebuah acara Kuliah Tamu dengan topik “Environmental Risk Management” pada Rabu (20/9/2023). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan risiko lingkungan dan dampaknya pada keberlanjutan masyarakat dan alam. Kuliah Tamu ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Pengetahuan Kebencanaan dan Lingkungan (PKL) yang digagas oleh universitas tersebut.

Kuliah Tamu ini disampaikan oleh Associate Prof. Dr. Muhamad Izzuddin Syakir bin Ishak, seorang ahli dalam bidang Environmental Risk Management dari Universiti Sains Malaysia (USM). Acara ini dihadiri oleh sekitar 350 mahasiswa dan 20 dosen dari berbagai fakultas di Universitas Syiah Kuala. Tempat pelaksanaan berada di Auditorium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK.

Dalam sambutan pembuka, Prof. Rahmah Johar, Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) USK, menjelaskan bahwa mata kuliah PKL merupakan salah satu mata kuliah wajib yang bertujuan untuk memberikan mahasiswa wawasan yang lebih baik mengenai kebencanaan dan lingkungan.

Sementara itu Dr. Samsul Rizal, Dekan FKIP USK yang mewakili Wakil Rektor I bidang Akademik, mengaitkan tema kuliah tamu ini dengan perspektif Islam. Dalam Islam, konsep pengelolaan lingkungan sudah diatur dengan baik. Ia merujuk pada QS Ar-Rum ayat 41, yang menyatakan bahwa kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh tangan manusia, dan Allah akan memberikan sanksi atas perbuatan tersebut agar manusia kembali ke jalan yang benar.

Dr. T. Muttaqin, Ketua UPT Mata Kuliah Umum (MKU) USK, menekankan bahwa aspek lingkungan dalam pembangunan yang berkelanjutan menjadi isu penting. Dr. Muttaqin juga menggarisbawahi bahwa pengelolaan risiko lingkungan harus menjadi fokus utama dalam pembangunan yang berkelanjutan, mengingat pertumbuhan permintaan terhadap sumber daya alam yang dapat berdampak negatif jika tidak dikelola dengan baik.

Dalam penyampaian materinya, Dr. Muhammad Izzuddin Syakir membahas pentingnya pengelolaan risiko, pemangku kepentingan, identifikasi sumber risiko, event, akibat yang ditimbulkan, kemungkinan (likelihood), dan pengendalian (control). Beliau juga berbagi pengalaman Malaysia dalam mengelola lingkungan, khususnya dalam menerapkan Environmental-Social Government (ESG) untuk melestarikan lingkungan dan memenuhi kebutuhan manusia secara rasional.

Dr. Rina Suryani Oktari, Koordinator Mata Kuliah PKL dan juga Koordinator Program Magister Kebencanaan USK, berharap bahwa kuliah tamu ini akan membantu mahasiswa mengenali pentingnya pengetahuan kebencanaan dan lingkungan serta merubah sikap dan perilaku mereka untuk mengurangi risiko bencana dan menjaga kelestarian lingkungan, sesuai dengan tujuan mata kuliah PKL di USK.

Prof. Syamsidik, Ketua UPT Mitigasi Bencana USK, menambahkan bahwa kebencanaan adalah salah satu fokus prioritas USK saat ini, dan acara seperti ini akan semakin memperkuat visi USK sebagai kampus yang tangguh terhadap bencana.

Wakil Rektor I USK, Prof. Dr. Ir. Agussabti, menyambut baik kerjasama dengan Universiti Sains Malaysia (USM) dan berharap bahwa kegiatan serupa akan semakin banyak di masa depan dalam rangka misi USK menjadi salah satu universitas kelas dunia (World Class University).

Pelaksanaan Kuliah Tamu ini dimoderatori oleh Suraiya Kamaruzzaman, MT, sebagai pengajar MK PKL dan sekaligus kepala Pusat Riset Climate Change USK. Sebagaiamana kita ketahui bahwa kegiatan ini bekerjasama dengan beberapa unit di USK, termasuk UPT Mata Kuliah Umum (MKU), UPT Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), Pusat Riset Climate Change USK, Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI), Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas (PKGB), serta Magister Ilmu Kebencanaan. Setelah kuliah tamu, Dr. Muhammad Izzuddin Syakir juga mengunjungi pusat riset dan fasilitas penelitian terkait kebencanaan dan lingkungan yang ada di USK, memperkuat kolaborasi antara kedua universitas dalam bidang lingkungan dan kebencanaan.

 

 

 

 

 

read more
Berita Terkini

Tampilan Tari Pulau Pinang SDN Kuala Baru Disaksikan Tim dari Kemdikbudristek

SINGKIL – Penampilan Tari Pulau Pinang yang ditampilkan oleh murid UPTD SPF SDN Kuala Baru Sungai membuat decak kaguam tim dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbidristek) beberapa hari lalu di Gedung Seni Pendidikan dan Kebudayaan Singkil.

Kepala SDN Kuala Baru Sungai, Soehardi kepada media ini, Sabtu (30/8/2023) mengatakan, Tari Pulau Pinang merupakan tarian tradisional dari daerah pesisi yang sudah jarang ditampilkan.

“Pada acara gerakan seniman masuk sekolah yang ikur diharidri tim dari Kemdikbidristek bidang kebidayaan, Tari Pulau Pinang ini turut ditampilkan,” kata Soehardi.

Dikatakannya, Tari Pulau Pinang selama ini sudah jarang ditampilkan baik di kecamatan maupun di kabupaten apalagi di provinsi.

Soehardi menuturkan, sekolah yang ia pimpin masuk daerah pesisir di pedalaman Kabupaten Aceh Singkil mencoba menghidupkan kembali tarian tradisional ini.

“Tari Pulau Pinang adalah tarian khas Aceh Singkil yang telah dilupakan oleh generasi muda sekarang, tentunya karena akibat perkembangan zaman,” ujarnya.

Namun kata Soehardi, warisan budaya dari suatu daerah jangan sampai punah, perlu peran kita semua untuk memperkenalkannya kembali melalui kegiatan siswa di sekolah misalnya melalui ekstrakurikuler.

Soehardi menjelaskan, Tari Pula Pinang atau juga sering disebut dengan Tari Payung merupakan tari tradisional
yang sudah tumbuh dalam berbagai kegiatan adat seperti saat acara pesta-pesta pernikahan di daerah pesisir.

Awal mula terbentuknya tarian ini berawal pada masa masyarakat Singkil masih bertempat tinggal di pesisir laut atau tepi pantai (Singkil lama).

“Masyarakat Singkil pada masa tersebut banyak berprofesi sebagai pedagang yang kerap melintasi jalur laut dari satu pulau ke pulau yang lain untuk berniaga sembari melantunkan berbagai syair-syair tentang keadaan atau kehidupan mereka,” tutur Soehardi.

Katanya, mereka dihadapi dengan keadaan susah dalam berjuang
atau berusaha dalam mengarungi kehidupan di masa lalu.

Hal tersebut lah yang mengilhami
terciptanya Tari Pulau Pinang dengan memilih seni tari ini dikarenakan tari ini tercipta asli dari daerah pesisir dan sudah mulai jarang ditampilkan.

Sehingga ujarnya, dia tergugah untuk melestarikan karya seni tari yang merupakan warisan kekayaan adat budaya masa dahulu agar generasi ke depan tidak melupakan tari ini serta ditangan mereka lah tongkat estafet tarian ini akan tetap lestari di masa depan.

“Tari Pulau Pinang ini diharapkan kepada Pemkab Aceh Singkil untuk mempromosikannya, jika penting akan di daftarkan ke Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Kemdikbudristek,” pinta Soehardi.(*)

read more
Berita Terkini

Siswa SMAN Unggul Subulussalam Raih Medali di Ajang FIKSI Nasional

SUBULUSSAM – Aceh kembali berkibar di panggung final expo dan Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa (FIKSI ) tingkat nasional. Pasalya, dua tim dari SMA Negeri Unggul Subulussalam raih medali perunggu.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemdikbudristek itu berlangsung di Hotel Mercury Gatot Subroto, Jakarta Selatan dari tanggal 25 sampai 30 September 2023.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wialayah Subulussalam-Singkil, Antoni Berampu MPd kepada media ini mengatakan, kompetisi itu persaingannya sangat ketat karena diikuti oleh ratusan tim se-Indonesia.

“Namun berkat perjuangan dan motivasi kuat, kita bisa menunjukkan Aceh tampil menjadi bagian yang terbaik dengan meraih medali perunggu,” kata Antoni.

Dikatakannya, dua tim yang berhasil menjadi juara adalah pada cabang lomba Kriya dan Kewirausahaan Lintas Usaha.

Antoni menyebutkan, nama- nama pesertanya adalah, Muhammad Adam Harlani Ryan Herdiansyah, Deny Alfadli Tinendung, Zikra Asfahani, Joko Bayu Satrio, Muhammad Fajar Amarullah Boang Manalu.

Sedangkan yang meraih medali perunggu disebutkannya, Joko Bayu Prasetyo dan Muhammad Fajar Amirullah Boang Manalu, cabang lomba Kriya melalui pengembangan usaha dengan judul produk “Ecochair.”

Kemudian medali perunggu satu lagi diraih oleh, Deny Alfadli Tinedung dan Zikra Ashafani, pada cabang lomba Kewirausahaan Lintas Usaha, menampilkan produk “Echoexter.”

“Mereka semua berasal dari siswa SMA Negeri Unggul Subulussalam dibimbing oleh gurunya yakni, Syahri Ramadhan SPd dan Fakry Ananda Sijabat SSi,” ujar Antoni.

Kacabdisdik Wilayah Subulussalam-Singkil mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, guru pembimbing yang selalu sabar dan tekun, sehingga para siswa bisa percaya diri dengan kemampuan mereka dalam ajang ini.

“Ini merupakan kado terindah dipersembahkan untuk Dinas Pendidikan Aceh untuk bisa memotivasi semua sekolah agar melakukan pembimbingan terhadap bakat dan talenta yang dimiliki siswa dalam megimplementasi Kurikulum Merdeka,” ucap Antoni.

Ditambahkannya, dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan Aceh bagi siswa SMA Negeri Subulussalam merupakan hal yang luar biasa, sehingga siswa dari Kota Sadakata meraih prestasi di tingkat nasional.

Antoni menyampaikan, pada hari ini Sabtu tanggal 30 September 2023 tim yang berlomba akan berangkat dari Jakarta menuju Banda Aceh.

“Insya Allah kita akan sambut dan memberikan ucapan selamat kepada tim setibanya di Kota Subulussalam nantinya,” pungkas Antoni.(*)

Penulis : Baihaki

read more
1 5 6 7 8 9 57
Page 7 of 57