close

fitriadi

Berita Terkini

SMAN 3 Banda Aceh Launching INTAHQURTIG

BANDA ACEH – SMA Negeri 3 Banda Aceh melaunching peluncuran program yang diberi nama Inspirasi Tahfidz Al-Qur’an Smantig (INTAHQURTIG) yang berlangsung di halaman kompelek sekolah setempat, Jumat (29/9/2023)

Launching kegiatan itu dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh diwakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar Syarwan Joni MPd.

Dalam sambutannya, Syarwan Joni mengucapkan terima kasih kepada segenap stakeholders SMA Negeri 3 Banda Aceh atas program yang sangat inspiratif, terlebih program Tahfidz Qur’an ini diselenggarakan disekolah umum.

“Hal ini sesuai dengan kekhususan Provinsi Aceh sebagai daerah yang menyelenggarakan pelaksanaan Syariat Islam,” ujarnya.

Lebih lanjut dia berharap, semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain yang ada di Aceh untuk dapat menyelenggarakan kegiatan yang berbasis pada penguatan Syariat Islam.

Apalagi katanya, saat ini adanya krisis nilai-nilai karakter di kalangan pelajar, sehingga dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menekan tingkat kenakalan remaja, sekolah dapat membentuk generasi yang Islami serta mencintai dan mengamalkan isi dalam kandungan Al-Qur’an.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh Muhibbul Khibri MPd menyampaikan, bahwa program tahfidz kalangan pelajar SMA Negeri 3 Banda Aceh bukanlah hal yang baru, selama ini sudah ada namun dilakukan pembinaan pada kelompok-kelompok yang berskala kecil.

“Tujuan dari kegiatan ini agar semua peserta didik di SMA Neberi 3 Banda Aceh dapat terus berpikir kreatif meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al Qur`an serta membentuk karakter yang baik dan benar berdasarkan Al Qur`an,” ungkap Muhibbul.

Lebih lanjut dikatakannya, SMA Negeri 3 Banda Aceh sebagai sekolah penggerak terus melakukan kegiatan yang relevan dengan implementasi visi dan misi Sekolah.

“Dengan adanya program Intahqurtig ini seluruh siswa khususnya yang beragama
Islam diharapkan mendapatkan pembinaan terkait dengan bimbingan membaca dan menghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

Muhibbul menuturkan, sebelum kegiataan dilaksanakan telah dilakukan pemetaan terhadap kelompok-kelompok siswa terkait dengan penguasaan dalam bidang Hafidz Al-Qur’an.

Hal ini katanya, agar memudahkan sekolah dalam menentukan pembina (murabbi) yang membimbing siswa nantinya. Untuk saat ini kegiatan dikhususkan kepada peserta didik kelas X dan XI sebanyak 711 siswa.

Dari jumlah tersebut, siswa dibagi ke dalam 40 kelompok. Bimbingan berlangsung setiap minggu 1 (satu) kali, terkait teknis diserahkan langsung kepada kesepakatan antara peserta didik dengan pembina.

“Kepala sekolah dan semua dewan guru optimis program Tahfidz Al-Quran dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan. Insya Allah di setiap tahun semua siswa dari kelas X sampai XII mendapat pembinaan khusus dalam membaca Al-Qur’an,” pungkas Muhibbul.(*)

read more
Berita Terkini

Sekretaris IGI Gayo Lues Raih Juara GTK Berprestasi Tingkat Provinsi Aceh

BLANGKEJEREN – Ajang pemilihan guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi tingkat Provinsi Aceh telah usai yang ditutup olek Plh Kadisdik Aceh, Dr Asbaruddin MEng di Audotorium UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa malam (27/9/2023).

Pemilihan GTK berprestasi itu dilaksanakan pada tanggal 23 sampai 27 September 2023. Kategori Kepala SMK berlangsung di Hotel Diana.

Saat dewan juri mengumumkan para juara, untuk kategori Kepala SMK berprestasi, Said Idrus MPd, Kepala SMK Negeri 1 Gayo Lues berhasil meraih juara ketiga dan berhak menerima hadiah uang sebesar Rp.5 juta.

Said Idrus kepada media ini, Jum’at (29/9) mengatakan, sangat bersyukur atas raihan yang diperolehnya dengan mendapatkan juara ketiga Kepala SMK berprestasi tingkat provinsi.

“Saya terkejut ketika dewan juri menyebutkan nama saya berada di peringkat ketiga sebagai Kepala SMK berprestasi tahun 2023, seakan tak percaya,” kata Idrus.

Dikatakannya, merasa terkejut dan tak percaya karena salah seorang kepala sekolah termuda diantara senior-senior yang sudah banyak makan asam garamnya dan bersaing dengan utusan terbaik dari 21 kabupaten/kota.

Sekretaris IGI Daerah Gayo Lues ini menuturkan, tahapan yang dilaluinya mulai dari ujian tulis, presentasi best practice dan video pembelajaran, kemudian porto folio dan naskah adalah penilaian yang dilakukan oleh dewan juri.

“Meningkatkan Supak dengan Teko pada SMKN 1 Gayo Lues Tahun 2023, adalah judul best practice yang saya angkat pada pemilihan Kepala SMK berprestasi tahun ini,” ungkap Idrus.

Katanya, meraih juara ketiga ini merupakan kebanggaan tersendiri, karena dari delapan cabang lomba dirinya dari Negeri Seribu Bukit mampu meraih juara ketiga.

“Walaupun belum meraih juara satu dan memperoleh hadiah umrah, namun prestasi ini memotivasi saya dan rekan-rekan guru di SMKN 1 Gayo Lues untuk berkarya, tidak perlu minder dan buktikan bahwa kita juga mampu,” ucap Idrus.

Secara terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kacabdisdik) Wilayah Gayo Lues, Basri SPd memberikan ucapan selamat dan sukses atas prestasi yang diraih oleh Kepala SMKN 1 Gayo Lues, Said Idrus.

“Perolehan juara ini walaupun bukan juara pertama, namun bisa mengobati daerah kami yang belum meraih juara satu dan dua pada pemilihan GTK berprestasi tahun ini,” ujar Basri.

Kacabdisdik Gayo Lues mengharapkan, dengan prestasi yang ditorehkan oleh Said Idrus ini, semoga tahun depan GTK berprestasi dari wilayahnya mampu bersaing di tingkat provinsi, karena GTK berprestasi dari dataran tinggi Tanoh Gayo pernah menyabet juara pertama.(*)

read more
Berita Terkini

Ini Harapan Guru Sekolah Luar Biasa di Ajang GTK Berprestasi

Banda Aceh – Memasuki hari terakhir pemilihan guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi jenjang guru SLB tingkat Provinsi Aceh tahun 2023 telah berakhir pada hari Senin (26/9/2023).

Ajang bergengsi GTK berprestasi yang dilaksanakan oleh Bidang GTK Disdik Aceh itu berlangsung mulai tanggal 23 sampai 27 September 2023.

Untuk guru SLB berprestasi dilaksanakan di Hotel Kuala Radja dan pada Selasa malam tanggal 26 September 2023 akan diumumkan para juara di Audotorium UIN Ar-Raniry, dan bagi juara pertama mendapatkan hadiah paket umrah.

“Bagi peserta tentu mengharapkan meraih juara pertama, kedua dan ketiga sebagai apresiasi dari Pemerintah Aceh melalui Disdik Aceh kepada insan pendidik, khususnya guru Sekolah Luar Biasa,” ujar salah seorang peserta, Taufik Sulaiman dari SLB AB Bukesra Banda Aceh.

Hal itu disampaikannya disela berakhirnya rangkaian semua proses tahapan penilaian dalam pemilihan GTK berprestasi.

“Saya telah menyiapkan semua bahan sesuai juknis yang tertera, mulai dari menyiapkan best practice, vidio pembelajaran, naskah dan porto folio,” ungkap Taufik.

Kemudian katanya, tahapan mengikuti ujian tulis, presentasi dan wawancara sudah dilalui, semua keputusan adalah wewenang sepenuhnya dari dewan juri.

“Siapapun yang keluar sebagai juara pertama, kedua dan ketiga, saya ucapkan selamat dan sukses. Karena merekalah yang paling baik dari yang terbaik,” ungkapnya.

Namun kami sebagai sesama guru yang mengajar di SLB yang merupakan Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) merasa senasib dan sepenanggungan.

Katanya, mengajar dan mendidik di SLB tidak sama dengan sekolah biasa, guru dituntut kesabaran dalam menghadapi siswa penyandang disabilitas.

Dia menuturkan, anak berkebutuhan khusus atau “anak emas” perlu perhatian lebih dari gurunya di sekolah, sikap dan tingkah laku mereka sangat beragam.

“Justru itu seperti saya sampaikan diatas butuh kesabaran, kasih sayang, perhatian lebih yang harus diberikan oleh guru. Bahkan tak jarang di sekolah guru harus membersihkan kotoran, ingus mereka dan lain sebagainya,” tutur Taufik.

Ditambahkannya, saat ini SLB di Aceh masih banyak guru honorer yang mengajar dan ijazahnya tidak linier dengan jurusan yang ada di SLB.

“Memang saat ini pemerintah membuka peluang melalui PPPK, namun kendalanya banyak ijazah yang tidak linier,” ucapnya.

Dia mengharapkan, agar kami sering diberikan pelatihan yang dibuktikan dengan sertifikat agar pelatihan yang kami ikuti diakui sebagai pendidikan luar biasa.

“Hal terpenting lainnya adalah perhatian dari Pemerintah Aceh untuk memperhatikan kesejahteraan guru SLB supaya nominalnya lebih tinggi sedikit dari honor guru SMA atau SMK,” pinta Taufik.(*)

read more
Berita Terkini

Ajang Pemilihan GTK Berprestasi Disdik Aceh Dimulai, Ratusan Peserta Ikut Ambil Bagian

Kadisdik Aceh Buka Acara Pemilihan GTK Berprestasi Berhadiah Umrah

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh melalui Pelaksana harian (Plh), Dr. Asbaruddin STP MM MEng, secara resmi membuka acara pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berprestasi jenjang SMA, SMK, dan SLB tingkat Provinsi Aceh tahun 2023. Acara yang berlangsung di Convention Hotel Diana pada Sabtu malam, 23 September 2023.

Dalam sambutannya, Dr. Asbaruddin mengungkapkan bahwa pemilihan GTK berprestasi ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada para pendidik berprestasi. Dia berharap bahwa ini akan meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru, dengan tujuan akhir meningkatkan mutu pendidikan, terutama di Aceh dan secara lebih luas di Indonesia.

Asbaruddin juga menggarisbawahi peran penting pendidik sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan, yang mampu melahirkan generasi penerus yang kompeten, religius, kreatif, inovatif, dan memiliki karakter keacehan yang kuat.

Pada kesempatan tersebut, Asbaruddin menjelaskan bahwa pendidik berprestasi harus memiliki kemampuan teknis yang tinggi, disiplin yang kuat, perilaku yang baik, serta kemampuan komunikasi yang efektif. Dia juga mengingatkan dewan juri untuk memberikan penilaian secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Kepala Bidang GTK Disdik Aceh, Muksalmina SPd MSi, melaporkan bahwa pemilihan GTK berprestasi jenjang pendidikan menengah tahun ini berlangsung dari tanggal 23 hingga 27 September 2023. Acara ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Aceh melalui Disdik Aceh, dengan partisipasi 154 peserta dari 23 kabupaten/kota. Pemenang juara pertama akan memperoleh hadiah paket umrah.

Pemilihan GTK berprestasi dibagi menjadi delapan kategori, mencakup pemilihan guru dan Kepala SMA, SMK, dan SLB, serta pengawas SMA dan SMK. Lokasi kegiatan ini tersebar di tiga tempat berbeda, yaitu Hotel Kuala Radja, Hotel Diana, dan Hotel Seventeen. Tim penguji atau dewan juri terdiri dari akademisi dari Perguruan Tinggi, serta para pemenang juara pertama GTK berprestasi tahun-tahun sebelumnya.

Acara pembukaan GTK berprestasi juga dihadiri oleh Sekdisdik Aceh, Fachrial SPt MSi, dan Kepala Tekkomdik Disdik Aceh, T. Fariyal SSos MM.

read more
Berita Terkini

Anggota DPR-RI Rafly Kande Sosialisasikan Peran Pertamina Geothermal Energy Dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan di Aceh Jaya

ACEH JAYA – Yayasan Sama Setara Nusantara mengadakan kegiatan Sosialisasi Peran Pertamina Geothermal Energy Dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan, di Aula DPMPKB Aceh Jaya, Sabtu (23/9/2023).

Ketua Yayasan Sama Setara Mustafa Ali W menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan program dari PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), yang bertujuan agar masyarakat mengetahui usaha pemerintah dalam mengurangi gas emisi, serta menambah pengetahuan tentang manfaat dan potensi dari panas bumi.

Rafly Kande anggota Komisi VI DPR-RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang membidangi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyampaikan apresiasi kepada PT. PGEO yang telah mengadakan kegiatan tersebut.

Dalam paparannya Rafly menjelaskan bahwa PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) merupakan sebuah perusahaan energi yang berfokus pada pengembangan, eksplorasi, dan produksi energi panas bumi di Indonesia

“ Sebagai bagian dari kelompok usaha PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), perusahaan ini memiliki peran strategis dalam mendukung diversifikasi sumber energi dan keberlanjutan di negara ini” ucapnya

Rafly juga menjelaskan bahwa PGEO berkomitmen untuk memanfaatkan potensi panas bumi Indonesia secara optimal guna menyediakan energi bersih dan ramah lingkungan.

“ Sebagai pelaku utama dalam industri energi panas bumi di Indonesia, PGEO memiliki portofolio proyek yang luas dan beragam. Dengan teknologi canggih dan tim ahli yang berpengalaman, mereka mengelola rantai nilai produksi energi panas bumi mulai dari eksplorasi hingga distribusi “ ujar Rafly Sang Musisi Aceh ini

Sudah seharusnya masyarakat mendukung program PGE agar dapat berjalan, sehingga dampak dari program tersebut dirasakan oleh berbagai masyarakat.

Rafly juga mengatakan bahwa Aceh memiliki potensi geothermal energi yang besar, seperti Seulawah, Burni Telong, Gunung Berapi Jaboi Sabang.

” kita berharap agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan oleh putra-putri terbaik Aceh, warga Aceh harus berperan aktif dan menyiapkan diri agar menjadi tenaga ahli dalam pengelolaan geothermal energi tersebut ” harapnya.

Untuk diketahui, bahwa diberbagai daerah di Indonesia PGE memiliki kapasitas terpasang secara own operation sebanyak 672 MW, dan 1205 MW dari Joint Operation Contract (JOC) yang berasal dari 15 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang terbagi ke dalam 6 (enam) area operasi.

Keberlanjutan merupakan pilar penting dalam operasional PGEO. Dengan mengusung tema Energizing Green Future, PGEO menjunjung tinggi tanggung jawab lingkungan dan sosial dengan menerapkan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan proyek-proyek energi panas bumi. Mereka tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari kegiatan mereka.

Hal ini tercermin dalam upaya perusahaan untuk melibatkan komunitas lokal, melestarikan lingkungan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

Selain berkontribusi terhadap pasokan energi bersih Indonesia, PGEO juga turut berperan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan menggantikan sumber energi konvensional, energi panas bumi yang dihasilkan oleh perusahaan ini memiliki dampak positif dalam mengatasi perubahan iklim global. Melalui inovasi terusmenerus dan kolaborasi lintas sektor, PGEO terus berusaha untuk menjadi pemimpin dalam penyediaan energi berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di Indonesia.

Melalui kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dan penerapan praktik terbaik dalam industri, PT Pertamina Geothermal Energy berusaha untuk tetap menjadi motor penggerak dalam transformasi energi bersih di Indonesia. Dengan kapasitas terpasang yang kuat dan jaringan area operasi yang luas, perusahaan ini terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam pasokan energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi masa depan negara dan planet kita.

1. Area Operasi PGEO: Area operasi PGEO terdiri dari 13 Wilayah Kerja yang terbagi sebagai berikut:
a. Kamojang
b. Karaha
c. Lahendong
d. Gunung Sibualu-Buali
e. Gunung Sibayak-Sinabung
f. Sungai Penuh
g. Hululais
h. Lumut Balai & Margabayur
i. Way Panas
j. Pangalengan
k. Cibereum-Parabakti
l. Tabanan
m. Seulawah

2. Investasi dalam Teknologi dan Inovasi: PGEO telah berinvestasi dalam teknologi canggih dan inovasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas. Mereka berupaya untuk mengoptimalkan proses ekstraksi panas bumi, penggunaan sumber daya, dan pengurangan limbah. Inisiatif ini membantu memajukan teknologi energi panas bumi dan mendorong kemajuan industri.

3. Pengembangan Keberlanjutan: PGEO mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam semua aspek operasionalnya. Mereka memprioritaskan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem, serta keterlibatan dengan komunitas lokal.

4. Kolaborasi dengan Pihak Strategis: PGEO menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah, lembaga penelitian, universitas, dan mitra industri. Kolaborasi ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya guna mendorong inovasi dan pengembangan industri energi panas bumi yang lebih kokoh.

5. Pendidikan dan Pelatihan: PGEO aktif terlibat dalam program pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan tenaga kerja yang terampil dan terlatih di bidang energi panas bumi. Inisiatif ini berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia yang mendukung pertumbuhan industri dan memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

Menurut laporan ketua panitia Rini Kurniasih bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, pengawas, guru, siswa, Masyarakat, dan instansi terkait (***)

read more
Berita Terkini

Pejabat Dinas Pendidikan Aceh Kunjungi Gampong Meurandeh Beutong Ateuh, Berencana Buka Kelas Jauh

Suka Makmue – Dinas Pendidikan Aceh bersiap membuka kelas jauh di Gampong Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya. Keputusan ini diambil untuk menjawab harapan warga setempat yang menginginkan akses pendidikan jenjang SMA.

Pada Selasa (12/9/2023), rombongan Dinas Pendidikan Aceh yang dipimpin oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Muksalmina SPd MSi, tiba di Beutong Ateuh untuk memastikan kesiapan pembukaan kelas jauh. Pertemuan ini juga melibatkan Kepala Kecamatan Beutong Ateuh, Rustam Efendi MPd, serta perangkat gampong Blang Merandeh dan Blang Puuk.

Muksalmina menjelaskan bahwa meskipun memenuhi keinginan masyarakat akan pendidikan SMA, pembangunan SMA fisik masih memerlukan waktu. Sebagai solusi sementara, mereka akan membuka kelas jauh dengan pusat administrasi di SMA Negeri 2 Beutong.

“Ini adalah langkah untuk menghindari anak-anak putus sekolah di daerah ini karena jarak yang jauh ke SMA Negeri 2 Beutong,” kata Muksalmina.

Rencananya, kelas jauh akan menggunakan ruang kelas SMP Negeri Beutong Ateuh untuk sementara waktu. Untuk guru, prioritas akan diberikan kepada warga setempat yang telah memiliki gelar sarjana yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan.

Camat Beutong Ateuh, Rustam Efendi, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Aceh atas respons positif terhadap kebutuhan pendidikan di daerahnya. Warga Gampong Meurandeh yang terdiri dari sekitar 33 lulusan SMP sangat mengharapkan adanya akses pendidikan SMA.

“Pentingnya adalah anak-anak kami tidak lagi putus sekolah. Terima kasih kepada Dinas Pendidikan Aceh yang telah mendengarkan aspirasi kami,” ungkap salah seorang warga setempat, Mawardi.

Diharapkan, pembukaan kelas jauh ini akan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di Gampong Meurandeh dan daerah sekitarnya. Pihak Dinas Pendidikan Aceh akan segera melaporkan rencana peresmian kelas jauh ini pada Kepala Dinas Pendidikan Aceh, dengan target dimulainya sekolah pada semester ini.

read more
Berita Terkini

Implementasikan PSP, Tim Kemdikbudristek Buat Vidio Praktik Baik di SLB-B YPAC Banda Aceh

BANDA ACEH. Dalam rangka mengimplementasikan program sekolah penggerak (PSP), tim dari Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) melakukan pembuatan vidio praktik baik di SLB-B YPAC Banda Aceh.

Rombongan dari Kemdikbudristek itu diketuai oleh Sri Sugiarti didampingi Kasmawarni dan beberapa orang staf dari Direktorat Pendidikan Usia Dini.

Pertemuan yang berlangsung di Aula SLB-B YPAC itu turut hadir Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh bersama pengawas pembina SMA dan PKLK (Pendidikan Khusus Layanan Khusus), Senin (11/9/2023).

Plh Kadisdik Aceh, Dr Asbaruddin MEng kepada media ini, Selasa (12/9/2023) menyampaikan, ucapan terima kasihnya kepada tim dari Kemdikbudristek yang turun langsung melakukan pengambilan vidio hasil karya siswa di sekolah penggerak di Provinsi Aceh.

“Kota Banda Aceh dan Kabupaten Bener Meriah adalah sampel dari hasil karya siswa di Aceh sebagai sekolah penggerak, sementara di Indonesia ada empat provinsi dijadikan pilot projek pengambilan vidio,” kata Asbaruddin.

Dikatakannya, kurikulum nasional disingkronkan dengan kurikulum Aceh ada keistimewaannya, dimana kurikulum Aceh dimasukkan unsur budaya ke-Acehan berdasarkan Dinul Islam.

“Kurikulum nasional saat ini dengan proyek pengembangan karakter pelajar untuk dapat hidup dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai pancasila ditambah lagi Kurikulum Aceh adanya nilai-nilai Syariat Islam yang sangat positif diterapakan,” ungkap Asbaruddin.

Sementara itu Kepala SLB-B YPAC, Henie Ekawati MPd mengatakan, sekolah yang dipimpinnya merupakan salah satu sekolah penggerak terpilih se-Indonesia dalam pembuatan vidio praktik baik dengan tema “Sapa Sobat Penggerak Nusantara” yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek tahun 2023.

“Ada empat provinsi dalam pembuatan vidio sekolah penggerak yang diambil oleh Kemdikbudristek, yaitu Provinsi Aceh, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara dan Papua,” ujarnya.

Henie menyebutkan, untuk Provinsi Aceh terpilih hanya SLB-B YPAC Banda Aceh kemudian jenjang PAUD, SD, SMP dan SMA diambil dari Kabupaten Bener Meriah.

Kepala SLB-B YPAC menuturkan, banyak proses dan perjuangan yang ditempuh yang dilalui sehingga sekolahnya terpilih dari empat provinsi di Indonesia membuat vidio ini yang langsung turun tim dari Kemdikbudristek.

“Vidio yang diambil adalah aktivitas siswa SLB-B YPAC dalam proses membatik baju. Terima kasih atas dukungan Kadisdik Aceh, Kacabdisdik Wikayah Banda Aceh-Aceh Besar, pengawas pembina dan semua pihak yang telah banyak membantu” ucap Henie.(*)

read more
Berita TerkiniOlahraga

GTK SMAN 1 Tenggulun Raih Juara Satu Turnamen Futsal Piala Cabdisdik Aceh Tamiang

KUALA SIMPANG – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-40 tahun 2023, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Aceh Tamiang menggelar turnamen Futsal bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) jenjang SMA/SMK/SLB/MA. Turnamen berlangsung di Lapangan Futsal SMA Negeri 2 Patra Nusa Manyak Payed dari tanggal 9 hingga 10 September 2023.

Pada hari penutupan, Minggu (10/9/2023), Kacabdisdik Wilayah Aceh Tamiang, Bakhtiar MPd menyampaikan, turnamen ini merupakan bagian dari perayaan HAORNAS ke-40 dan memperebutkan piala bergilir Cabdisdik Wilayah Aceh Tamiang.

Bakhtiar menjelaskan bahwa turnamen ini pertama kali diadakan oleh Cabdisdik Wilayah Tamiang untuk mempererat tali silahturrahmi antar guru dan tenaga kependidikan SMA/SMK/SLB, termasuk Madrasah Aliyah (MA). Keberhasilan turnamen ini tak lepas dari dukungan dan sponsor Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah Aceh Tamiang, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK, serta berbagai perusahaan.

“Turnamen ini bertujuan untuk menjaga sportivitas. Futsal adalah olahraga yang digemari di berbagai kalangan, termasuk orang dewasa dan organisasi atau kelompok tertentu,” ujar Bakhtiar.

Bakhtiar juga mengucapkan terima kasih kepada semua sponsor dan mengucapkan selamat kepada GTK SMA Negeri Tenggulun yang meraih juara pertama, sementara GTK MAN 1 Aceh Tamiang meraih juara kedua. Juara ketiga diraih oleh GTK SMA Negeri 3 Kejuruan Muda, dan juara keempat diberikan kepada GTK SMA Negeri Bandar Pusaka.

Selain itu, Reza Fahlevi SPd dari GTK SMA Negeri 3 Kejuruan Muda dinobatkan sebagai pemain terbaik, Ferdi Armanda SPd dari GTK SMA Negeri 1 Bandar Pustaka menjadi top score, dan tim terbaik adalah dari Cabdisdik Wilayah Aceh Tamiang.

Setiap pemenang, baik perorangan maupun tim, selain mendapatkan piala juga mendapatkan bonus uang. Khusus untuk juara pertama, mereka berhak membawa pulang piala bergilir. Semoga HAORNAS ke-41 tahun 2024 akan lebih meriah lagi dengan melibatkan seluruh organisasi profesi guru di Kabupaten Aceh Tamiang.(*)

read more
Berita Terkini

Kacabdisdik Pidie dan Pidie Jaya: Tiga Dosa Pendidikan Harus Dihadapi dengan Serius

SIGLI – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Pidie dan Pidie Jaya, Razali MPd, mengingatkan tentang tiga dosa pendidikan yang harus ditangani secara serius dan penuh tanggung jawab, yaitu perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan pelatihan peningkatan kompetensi literasi guru Bahasa Indonesia di Cabang Dinas Wilayah II Sigli, Sabtu (9/9/23).

Razali menjelaskan bahwa untuk mengatasi masalah perundungan di sekolah, penting bagi guru untuk menjadi figur yang dekat di hati para siswa. Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga penasehat dan pendengar yang siap membantu siswa ketika mereka menghadapi masalah.

Razali juga menekankan pentingnya guru untuk memahami motif perundungan yang mungkin muncul dalam grup WhatsApp para siswa. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi perilaku tidak adil dan mengambil tindakan preventif.

Mengenai masalah kekerasan seksual, Razali mengakui bahwa ini adalah masalah yang harus dibicarakan secara terbuka. Ia mengingatkan bahwa kasus seperti siswi hamil di luar nikah adalah kondisi yang sangat dilematis dan perlu penanganan serius.

Razali juga menyarankan agar baik guru maupun siswa di sekolah mengurangi perilaku berlebihan dalam merias diri, karena sekolah seharusnya bukan tempat untuk berpesta.

Terkait intoleransi, Kacabdisdik Wilayah Pidie dan Pidie Jaya menegaskan perlunya mencampur anak-anak dari berbagai latar belakang di dalam kelas. Ini bertujuan untuk mencegah terbentuknya kelompok-kelompok terpisah yang dapat memicu perilaku diskriminatif.

Semua arahan ini sejalan dengan Permendikbud No 46 tahun 2023 terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Razali juga mengingatkan bahwa pencegahan kekerasan adalah tanggung jawab bersama semua pihak di dunia pendidikan.

read more
Berita Terkini

Cabdisdik Banda Aceh dan Aceh Besar Ajak Kepsek Preventif Perilaku Siswa

 

BANDA ACEH – Sebagai upaya preventif dalam menangani perilaku negatif para remaja usia sekolah di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar kerap terjadi lewat pemberitaan akhir-akhir ini.

Maraknya kelompok remaja usia sekolah terlibat gang motor, balap liar, dan klub-klub remaja yang cendrung menampilkan prilaku keras dan bebas yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, orang tua dan tentunya keresahan juga turut dirasakan pihak sekolah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, Syarwan Joni MPd serius memperhatikan hal ini mengingat meskipun perilaku negatif remaja usia sekolah terjadi dari luar lingkungan sekolah namun berdampak pada perilaku, sikap dan ketertiban siswa sehingga dapat memicu terjadi pelanggaran kedisiplinan, bulliying sesama teman di sekolah, dan prilaku-prilaku aneh ketika siswa di sekolah.

Untuk itu Syarwan mengajak semua kepala sekolah SMA dan SMK serta pengawas sekolah di dua daerah itu untuk lebih waspada, cakap, bertindak cepat dan tegas pada perilaku negatif dan menyimpang yang muncul di kalalangan siswa ketika berada di lingkungan sekolah.

Ajakan itu disampaikan Syawan pada rapat khusus dengan seluruh Kepala Sekolah, Pengawas, dan Ketua MKPS dan MKKS SMA/SMK/SLB Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar di Aula Cabdisdik setempat, Sabtu (9/9/2023).

Kacabdisdik Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar mengatakan, upaya pencegahan perilaku negatif remaja usia sekolah tidak hanya menjadi tanggungjawab pihak berwajib saja, namun juga menjadi tanggungjawab semua pihak mulai dari keluarga, masyarakat dan pihak sekolah ketika para remaja berada di sekolah.

Syarwan menyampaikan, sekolah dapat mengambil peran dari sisi edukatif dan langkah preventif untuk mencegah dan mengurangi dampak prilaku negatif yang kerap terjadi baik di lingkungan sekolah maupun ketika di luar sekolah.

Lebih lannut dia menuturkan, sebagai bentuk preventif yang dapat dilakukan selain menerapkan tata tertib dan disiplin tinggi pada warga sekolah ada beberpa hal dapat dilakukan pihak sekolah mulai dari memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan prilaku negatif.

Kemudia katanya, memperhatikan keberadaan siswa ketika jam istirahat dan ekstrakurikuler sore hari, mengkolektifkan kegiatan keagamaan dan positif lainnya, memberikan perhatian penggunaan media sosial siswa.

Selanjutnya, perhatian khusus kepada siswa rentan prilaku negatif, meningkatkan kerjasama dengan pihak-pihak keamanan dan stakeholder lainnya, dan juga sekolah dapat menetapkan edaran kepada orang tua terkait tata tertib aturan dan perilaku siswa baik ketika berada di sekolah maupun di rumah bersama keluarga.

Syarwan menambahkan, peran besar dan perhatian dari orang tua siswa menjadi penting sehingga pada kesempatan itu dia mengajak kepala sekolah sesegera mungkin dapat mengeluarkan surat edaran kepada orang tua/wali.

“Salah satu tujuannya adalah membangun kemitraan dengan orang tua siswa dalam memantau, mengawasi, serta menjaga keamanan dan keselamatan siswa di luar jam sekolah,” ujarnya.

Berikutnya, sebagai fungsi kontrol secara internal kepala sekolah juga perlu menjaga kondisi yang kondusif di sekolah mulai dari melibatkan peran aktif wali kelas, guru, dan guru bimbingan komseling serta masyarakat sekitar sekolah juga perlu menjaga hubungan baik dengan aparatur setempat.

Lebih lanjut Syarwan mengharapkan, edaran yang ditetapkan sekolah harus merupakan hasil musyawarah bersama warga sekolah melibatkan komite dan perlu disampaikan kepada Kacabdisdik Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar dan stakeholders pendidikan lainnya.(*)

read more
1 6 7 8 9 10 57
Page 8 of 57