close

fitriadi

Berita Terkini

SMKN 1 Al Mubarkeya Rayakan Hardikda Provinsi Aceh ke-64 dengan Penanaman Pohon

Ingin Jaya, Aceh Besar – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Al Mubarkeya yang terletak di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, turut merayakan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Provinsi Aceh ke-64 dengan sebuah kegiatan yang sangat bermakna. Pada tanggal 2 September 2023, sekolah ini menggelar acara penanaman pohon di halaman sekolah sebagai bentuk komitmen dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan guru.

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya SMKN 1 Al Mubarkeya dalam mendukung program lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan di Provinsi Aceh. Jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan ini meliputi durian, alpokat, dan sirsak. Pemilihan jenis pohon ini tidak hanya dilakukan demi keindahan lingkungan sekolah, tetapi juga untuk memberikan manfaat jangka panjang, seperti buah-buahan yang bergizi tinggi bagi kesehatan.

Para siswa dan guru SMKN 1 Al Mubarkeya dengan semangat bergotong-royong ikut serta dalam proses penanaman pohon ini. Mereka bekerja keras dan penuh antusiasme untuk menanam pohon-pohon tersebut di halaman sekolah. Kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga sebagai bentuk edukasi lingkungan bagi siswa agar mereka dapat lebih peduli terhadap alam sekitar.

“Kami sangat bangga bisa ikut merayakan Hardikda Provinsi Aceh ke-64 dengan kegiatan penanaman pohon ini. Selain sebagai upaya pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga memberikan pelajaran berharga kepada siswa tentang pentingnya menjaga alam dan keberlanjutan,” ujar Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya.

Kegiatan penanaman pohon ini juga tidak hanya dilakukan oleh SMKN 1 Al Mubarkeya saja, melainkan serentak dilaksanakan di seluruh sekolah menengah di Aceh. Hal ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Aceh dan di seluruh Indonesia untuk lebih aktif dalam upaya pelestarian lingkungan dan pendidikan lingkungan kepada generasi muda. Semangat kebersamaan dalam menjaga alam semakin terasa kuat di Hari Pendidikan Daerah Provinsi Aceh yang ke-64 ini.

read more
Berita TerkiniKegiatan

Semarakkan Hardikda 2023, Disdik Aceh Lakukan Penanaman 1 Juta Pohon

BANDA ACEH – Dalam upaya merayakan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) pada 2 September 2023 dengan semarak, Dinas Pendidikan Aceh melakukan gerakan penanaman 1 juta pohon. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan Aceh dan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA).

“Kegiatan Hardikda tahun ini akan dimeriahkan dengan penanaman 1 juta pohon yang tersebar di seluruh wilayah Aceh,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melalui Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Muksalmina, M.Si. Kamis, 31 Agustus 2023.

Muksalmina menjelaskan bahwa aksi menanam 1 juta pohon ini akan secara simbolis dimulai setelah pelaksanaan Apel Hardikda di Lapangan Tugu Darussalam, Banda Aceh. Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Aceh, serta melibatkan SMA/SMK dan SLB di wilayah tersebut, bahkan para siswa-siswi juga dihimbau untuk melakukan penanaman pohon di rumah masing-masing.

“Untuk memotivasi para siswa, kami juga menyelenggarakan lomba menanam pohon yang kemudian hasilnya diposting di akun Instagram masing-masing siswa,” jelas Muksalmina.

Lebih lanjut, Muksalmina mengungkapkan bahwa penanaman pohon bukanlah sekadar usaha untuk menghijaukan lingkungan atau menciptakan keindahan visual, melainkan juga bagian dari pendidikan lingkungan untuk mencegah dampak negatif perubahan iklim serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Menurutnya, manfaat dari penanaman pohon sangatlah banyak dan berkaitan erat dengan keberlanjutan lingkungan hidup, termasuk penyerapan karbon.

“Pohon memiliki peran kunci dalam menyerap karbon dioksida (CO2) dari udara saat berlangsungnya fotosintesis. Dengan menanam lebih banyak pohon, kita dapat mengurangi jumlah karbon di atmosfer, sehingga membantu dalam mengatasi dampak perubahan iklim,” ujarnya.

Selain itu, aksi menanam pohon juga mendukung pelestarian ekosistem dengan memberikan habitat bagi berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Keberagaman hayati ini krusial dalam menjaga keseimbangan ekologi.

Muksalmina juga menambahkan bahwa pohon berperan sebagai penyedia oksigen, dihasilkan melalui proses fotosintesis yang terjadi pada pohon.

Begitupun katanya, pohon juga dapat membantu mengendalikan erosi tanah. Akar pohon memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan tanah, yang dapat mencegah masalah seperti banjir, longsor, dan degradasi lahan.

“Melalui upaya kolaboratif menanam pohon, kita juga bisa meningkatkan estetika lingkungan. Taman kota, hutan, dan lahan hijau hasil dari inisiatif ini akan memberikan keindahan visual bagi masyarakat, dan lingkungan yang indah berdampak pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial,” ujar Muksalmina yang juga alumni Biologi FKIP USK Banda Aceh.

Sementara itu Wakil Ketua Yayasan HAkA, Badrul Irfan, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, menanam pohon juga merupakan salah satu wujud dari pendidikan lingkungan agar para siswa terbiasa untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena menanam pohon adalah salah satu langkah dari menjaga dan melestarikan lingkungan,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini Dinas Pendidikan Aceh bersama Yayasan HAkA juga sedang menyusun buku suplemen pendidikan lingkungan untuk jenjang SMA/SMK. Kerjasama ini digagas dalam upaya memberikan pemahaman tentang pentingnya melestarikan lingkungan.

read more
Berita Terkini

Siswa Berprestasi SMKN 1 Julok Terima Bantuan Pendidikan dari PT. Medco

IDI. PT. Medco E & P Malaka (Medco E & P) bekerja sama dengan Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) dengan penuh kebanggaan mengumumkan penyelenggaraan seremoni penyerahan bantuan pendidikan kepada 173 siswa berprestasi di wilayah kerja Blok A, Aceh Timur.

Acara itu berlangsung di Aula Hotel The Royall dihadiri perwakilan siswa, perwakilan sekolah, unsur Dinas Pendidikan Aceh, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Timur, Kementerian Agama Aceh Timur dan manajemen perusahaan. Jum’at (18/8/2023).

Kepala SMK Negeri 1 Julok, Faisal ST yang siswanya ikut memerima bantuan pendidikan mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen nyata PT. Medco E & P Malaka dalam mendukung pengembangan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Melalui Departemen Corporate Social Responsibility (CSR), Medco E & P Malaka telah memberikan bantuan beasiswa kepada para siswa yang telah mencapai prestasi gemilang,” kata Faisal.

Dikatakannya, dari total 173 penerima bantuan, 137 siswa berasal dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 36 siswa berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA).

Lebih lanjut, seremoni penyerahan bantuan ini menjadi momen istimewa karena menandai dedikasi Medco E & P Malaka dan BPMA dalam mengapresiasi siswa-siswa berprestasi dari latar belakang keluarga kurang mampu secara finansial.

“Meskipun dihadapkan pada keterbatasan ekonomi, para siswa tersebut berhasil menunjukkan prestasi akademik yang luar biasa,” ungkap Faisal.

Dia menjelaskan, penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Field Relations Manager Medco E & P Malaka, Hendarsyah.

Faisal menambahkan, penyerahan ini turut disaksikan oleh perwakilan siswa, perwakilan sekolah, serta para tamu undangan yang hadir.

Sementara itu, Manager Medco E & P Malaka Hendarsyah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa program bantuan pendidikan ini sudah dijalankan sejak tahun 2020 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk mendukung pendidikan dan masyarakat di wilayah kerja mereka.

Dia mengungkapkan, bahwa para siswa penerima bantuan berasal dari empat kecamatan di sekitar wilayah kerja perusahaan.

“Fokus kami saat ini terutama pada kecamatan yang berdekatan langsung dengan wilayah perusahaan, seperti Indra Makmu, Julok, Nurussalam, dan Banda Alam,” sebut Hendarsyah.

Sedangkan Arif Rinaldi dari VP Relations & Security Medco E&P, menegaskan, komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat melalui berbagai aspek, termasuk pendidikan dan kesehatan.

“Perusahaan kami senantiasa berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan sehingga operasi kami di Blok A dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ungkap Arif.(*)

read more
Berita Terkini

33 Siswa SMKN 1 Tapaktuan Lolos Seleksi Tahap Basic Kihajar STEM Tahun 2023

TAPAKTUAN – Sebanyak 33 siswa SMK Negeri 1 Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan yang tergabung dalam 11 tim Gen Kihajar (Kita Harus Belajar), lolos tahap Basic Kihajar STEM (Science, Technology, Engineering and Math) tahun 2023.

Kegiatan itu dilaksanakan secara daring oleh Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) beberapa hari lalu.

Kepala SMK Negeri 1 Tapaktuan, Kurnaidi MPd kepada media ini, Rabu (16/8/2023) mengatakan, sekolahnya berhasil meloloskan sebanyak 33 siswa pada seleksi tahap Basic Kihajar STEM tahun 2023 yang dilaksanakan dalam 2 tahap.

“Tahap Basic pertama, tanggal 5 Agustus 2023 dan tahap Basic kedua tanggal 12 Agustus 2023,” kata Kurnaidi.

Dikatakannya, seluruh peserta Kihajar STEM 2023 dari SMK Negeri 1 Tapaktuan lolos seleksi Tahap Basic, dan berhak mengikuti kegiatan Kihajar STEM tahap Intermediate yang diperkirakan pelaksanaannya tanggal 26 Agustus 2023 mendatang.

“Selain meloloskan 33 siswa di tahap Basic, SMK Negeri 1 Tapaktuan juga menduduki peringkat teratas baik di Basic pertama maupun Basic kedua untuk jenjang SMK se-Provinsi Aceh,” ungkapnya.

Kurnaidi menyebutkan, ke-33 siswa itu atas nama, Miftahul Jannah, Khairi Maulida, Khadijah (Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana), Syifa Ussukina Putri, Rihadatul Alwa, Reski Sarpina (Konsentrasi Keahlian Manajemen Perkantoran), Nurul Huda Nisak, Kesya Dwi Nopelia, Anzela (Konsentrasi Keahlian Akuntansi).

Kemudian Tri Milanie Chania, Danda Hurika, Aldin Syah (Konsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual), Farra Nizhirah, Cut Raihan Ulfa, Alya Shifa Namira (Konsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual), Rezeka, Muhammad Alief Hidayat, Miftahul Akram (Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan), Muhammad Arief Fajar, Iqra Septiandi, Amanda Salsafira (Konsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual).

Selanjutnya Nadiya Safitri, Vina Erdiana, Zacky Alfajri (Konsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual), M. Khosim Fahrezy, Reza Aulia Syahputra, Zikry Ewaldo Hans (Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan), Ainul Hasnita, Rani Rizqa Ananda, Shessa Nasmi (Konsentrasi Keahlian Manajemen Perkantoran), dan Ardian Dwi Prayoga, Hafiz Amimulya, Riyaan Muthi (Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan).

“Pada kegiatan STEM Kihajar tahun 2023, SMK Negeri 1 Tapaktuan mengikut sertakan 33 orang siswa yang tergabung dalam 11 tim,” sebut Kurnaidi.

Kepala sekolah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendamping yang sudah bekerja secara optimal dalam membimbing dan mendampingi peserta dalam kegiatan Kihajar STEM 2023.

“Ucapan terima kasih untuk siswa SMK Negeri 1 Tapaktuan atas semangat dan motivasinya dalam mengikuti kegiatan Kihajar STEM itu,” ucap Kurnaidi.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Selatan, Annadwi SPd MM menyampaikan, SMK Negeri 1 Tapaktuan merupakan sekolah yang paling banyak mengikuti Kihajar STEM tiap tahunnya.

“Alhamdulillah tahun ini SMK Negeri 1 Tapaktuan bisa meloloskan sebanyak 33 orang siswanya ke Kihajar STEM, ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa dan perlu ditiru oleh sekolah-sekolah lain dalam Kabupaten Aceh Selatan,” ujar Annadwi.

Terima kasih kepada kepala sekolah dan dewan guru yang telah memotivasi siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Semoga tahun ini siswa SMK Negeri 1 Tapaktuan bisa meraih juara dan mewakili Provinsi Aceh ke Tingkat Nasional pada Kihajar STEM tahun 2023,” imbuh Annadwi.(*)

Penulis : Baihaki

read more
Berita Terkini

95% Lulusan SMAN Unggul Harapan Persada Tertampung di PTN

Blangpidie – Sebanyak 54 dari 57 siswa lulusan SMA Negeri Unggul Harapan Persada Aceh Barat Daya tahun 2023 sudah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik dalam provinsi maupun luar Provinsi Aceh.

Kepala SMA Negeri Unggul Harapan Persada, Subarianto MPd kepada media ini, Selasa (15/8/2023) mengatakan, sebanyak 6 orang siswa lulus melalaui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan umumnya lulus melalui Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) serta seleksi Jalur Mandiri.

“Berdasarkan data yang sudah dihimpun pihak sekolah sampai dengan awal Agustus ini, ke-54 lulusan tersebut sudah menyatakan pasti melanjutkan pendidikannya sesuai dengan tempat dimana mereka diterima,” kata Subarianto.

Dikatakannya, terlebih jurusan yang diterima tersebut sudah merupakan prioritas mereka sejak awal. Semua mereka diterima melalui Jalur seleksi SNBP, SNBT dan Jalur Mandiri.

Namun katanya, 3 dari 57 lulusan tersebut menyatakan tidak melanjutkan pendidikannya tahun ini atau menundanya untuk tahun depan.

Hal ini disebabkan berbagai faktor diantaranya faktor ekonomi, faktor keluarga, dan lainnya.

“Kami sangat bangga, senang dan bahagia dengan hasil ini. Semua ini berkat kerja keras dan usaha dewan guru semua, dan juga dukungan penuh para orang tua siswa dalam mendukung program-program sekolah dalam melakukan berbagai persiapan siswa dalam menghadapi persiapan masuk Perguruan Tinggi,” ujar Subarianto.

Kemudian ditambah lagi adanya pelaksanaan berbagai program-program dari Dinas Pendidikan Aceh dalam menyiapkan siswa untuk tembus ke PTN, misalnya seperti pelaksanaan try out, bimbingan nelajar dan juga dukungan lainnya.

Lebih lanjut Subarianto menjelaskan, berdasarkan data yang sudah ada dari pihak sekolah, dari 54 orang lulusan tersebut 47 orang lulus di kampus negeri dan hanya 7 orang di kampus swasta.

“Semua mereka tersebar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas, Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukit Tinggi Sumatera Barat, UIN Sumatera Utara, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, dan lainnya,” sebut Subarianto.

Hal yang sangat membanggakan katanya, ada diantara mereka yang diterima di Fakultas Kedokteran, Keperawatan, Farmasi, Teknik, FKIP, Ekonomi, dan jurusan lainnya.

Selanjutnya, ada 1 orang siswa yang lulus atau diterima di 3 tempat, 6 siswa lulus atau diterima di 2 tempat, dan ada juga 3 diantaranya lulus di Bintara Kepolisian yang akan segera mengikuti pendidikan.

Subarianto menuturkan, berbagai program yang sudah dilakukan dalam menghasilkan lulusan terbaik ini gencar dilakukan oleh dewan guru seperti full day school, program boarding school dengan jam tambahan di malam hari.

Kemudian bekerja sama dengan bimbingan belajar (Bimbel) baik Bimbel yang langsung diturunkan ke sekolah maupun dengan Bimbel Online yang difasilitasi oleh sekolah.

Selanjutnya mengikuti berbagai try out baik dari sekolah maupun dari Dinas Pendidikan Aceh, juga dengan yang pihak lainnya.

“Semua program ini dilakukan sejak siswa itu duduk di kelas XII sampai dengan mereka akan mengakhiri pendidikan dibangku SMA,” tutur Subarianto.

Kepala sekolah menambahkan, bukan hanya program akademik saja, SMA Negeri Unggul Harapan Persada juga membuat program Tahfiz bagi siswa sebagai syarat menyelesaikan pendidikannya di bangku SMA.

Dari data pembina Tahfiz tercatat bahwa 1 orang siswa bisa menyelesaikan hafalan 10 Juz, 4 org siswa 4 Juz, 7 org siswa 3 Juz, 2 org siswa 2,5 Juz, 6 org 2 Juz, dan 37 org siswa masing-masing 1 Juz.

“Program Tahfiz ini dilaksanakan selama mereka menjalani kegiatan boarding school. Kegiatan Tahfiz ini ke depan juga akan lebih ditingkatkan lagi, selain siang juga akan ditambah pada malam harinya selama mereka di asrama skolah,” ungkapnya.

Untuk tahun depan, SMA Negeri Unggul Harapan Persada juga sedang dan sudah menyiapkan berbagai program dalam menyiapkan siswa guna menghadapi seleksi masuk PTN.

Selain tetap melaksanakan berbagai program yang sudah diterapkan pada tahun sebelumnya, untuk tahun depan juga akan dilakukan program tambahan lainnya, seperti program intensif terkait materi Tes Potensi Skolatik (TPS) diantaranya kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Disampaikannya, program bimbingan khusus individu, program penelusuran bakat dan minat terhadap pilihan jurusan dengan melibatkan ahli psikolog, try out berkelanjutan, dan berbagai program lainnya.

“Semoga dengan berbagai program ini, tahun depan kami bisa mempertahankan persentasenya dan juga diharapkan akan lebih meningkat lagi, terutama bisa menembus PTN favorit di Indonesia,” pungkas Subarianto.(*)

Penulis : Baihaki

read more
Kegiatan

Berharap Banyak Lulusan diterima di DUDIKA, SMKN 1 Al Mubarkeya Gelar Workshop Penyelarasan Pembelajaran berbasis Dunia Kerja

Aceh Besar – SMKN 1 Al Mubarkeya sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan berbagai kegiatan yang berorientasi kepada dunia kerja. Salah satu kegiatan tersebut adalah Workshop Penyelarasan Pembelajaran berbasis Dunia Kerja.

Kegiatan ini dilaksanakan mulai 08-10 Agustus 2023, yang dipusatkan di ruang praktik siswa (RPS) program keahlian akuntansi dan keuangan lembaga, dengan menghadirkan pemateri dari dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja (DUDIKA), serta tenaga profesional dari lembaga pendidikan vokasi.

Menurut Nurul Husna, S.Pd.I, M.Pd, Waka Kurikulum SMKN 1 Al Mubarkeya menyebutkan dalam kurikulum merdeka diperlukan perangkat pembelajaran yang terdiri dari KKTP, ATP, CP, dan Modul Ajar. dan kesemua itu untuk SMK harus disusun sesuai kebutuhan DUDIKA.

“Penting di SMK itu didesain pembelajaran yang berorientasi kepada proses seperti di industri, sehingga pembejaran di SMK yang menganut sistem Blok akan lahir produk dari siswa melalui model pembelajaran Teaching Factory (TeFa), ujarnya.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya Sukmanil Fuadi, SAg, MPd menyampaikan dengan adanya kegiatan ini dunia kerja dan pihak sekolah segera terjalin kerja sama yang erat, baik, dan terjaga.

“Kita bersama-sama menguatkan SMKN 1 Al Mubarkeya dalam kualitasnya mewujudkan sekolah vokasi yang unggul sehingga menghasilkan lulusan-lulusan siap kerja dan kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia kerja”, ungkapnya

Harapannya, lanjut Sukmanil semoga sekolah dapat menjalin kerja sama dengan banyak dunia kerja dan industri yang relevan sesuai konsentrasi keahlian yang terdapat di SMKN 1 Al Mubarkeya sehingga program “Link and Match” bisa dilaksanakan.

“Program ini tentunya akan menghasilkan calon tenaga kerja yang handal dengan keahlian yang sesuai job desk di dunia kerja, dan kita sangat berharap dengan adanya pembelajaran di sekolah menerapkan prinsip di Industri akan banyak lulusan kita diterima kerja”, pungkas Sukmanil.

read more
Berita TerkiniOlahraga

Atlet Putri Tekwondo dari SMAN 1 Simpang Kiri Raih Medali Emas Piala Pangdam IM, Kacabdisdik Ucapkan Selamat

BANDA ACEH. Alfi Khairani, atlet dari SMA Negeri 1 Simpang Kiri Kota Subulussalam meraih medali emas bidang Poomsea Junior Putri memperebutkan piala Pangdam Iskandar Muda Taekwondo Championship tahun 2023 di Gedung Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Minggu (6/7/2023).

Kejuaran piala Pangdam Iskandar Muda itu berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 5-7 Agustus 2023 yang dibuka langsung oleh Kodam IM, Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P M.I.P.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Subulussalam – Singkil, Antoni Berampu MPd mengucapkan selamat kepada Alfi Khairani yang telah mempersembahkan medali emas untuk Kota Subulussalam.

“Selamat untuk ananda Alfi Khairani yang telah mengharumkan nama daerah dengan menyabet medali emas di kejuaraan memperebutkan piala Pangdam Iskandar Muda Taekwondo Championship tahun 2023,” kata Antoni.

Dikatakannya, kejuaraan Taekwondo ini merupakan ajang bergengsi yang dilaksanakan oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda Provinsi Aceh.

Prestasi Alfi Khairani ujar Antoni, menjadi motivasi bagi para pelajar khususnya di Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Singkil untuk meraih prestasi di bidang non akademik.

“Terima kasih atas perjuangan ananda Alfi Khairani dan Kepala SMA Negeri 1 Simpang kiri serta pelatih yang telah mempersembahkan gelar juara untuk Kota Sadakata,” ucap Antoni yang juga Ketua PGRI Kota Sebulussalam ini.(*)

Penulis : Baihaki

read more
Berita Terkini

Murid SLBN Syech Abdurrauf Wakili Aceh ke Nasional, Ini Harapan Kacabdisdik Subulussalam-Singkil

BANDA ACEH – Dalam event Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB) tingkat Provinsi Aceh tahun 2023, murid SLB Negeri Syech Abdurrauf Subulussalam berhasil wakili Aceh ke tingkat nasional cabang lomba Bocce.

02SN tingkat provinsi itu berlangsung mulai tanggal 30 Juli sampai 2 Agustus 2023 itu ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM diwakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh-Aceh Besar, Sarwan Joni MPd di Hotel Grand Syariah Banda Aceh, Rabu (2/8/2023).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Subulussalam-Singkil, Antoni Berampu MPd megucapkan, selamat kepada murid SLB Negeri Syech Abdurrauf Subulussalam yang meraih juara satu sekaligus mewakili Aceh ke tingkat nasional.

“Cindi Esi Sulistiyani adalah nama murid SLB Negeri Syech Abdurrauf Subulussalam yang meraih medali emas pada cabang lomba Bocce di ajang 02SN tingkat provinsi,” kata Antoni.

Dikatakannya, ini sebuah kebanggan bagi sekolah dan daerah bahkan dari Wilayah Barat Selatan (Barsela) Aceh ada “anak emas” dari SLB yang mewaikili Aceh ke tingkat nasional.

“Selamat buatnya ananda Cindi dan terima kasih kepada Kepala SLB Negeri Syech Abdurrauf bersama dewan guru. Teruslah melatih dan membing Cindi agar dia bisa meraih juara di tingkat nasional nantinya,” harap Antoni.

Secara terpisah, Kepala SLB Negeri Syech Abdurrauf, Ira Hariati A SPd menjelaskan, Cindi Esi Sulistiya memang murid berbakat, beberapa bulan lau pernah meraih juara satu tingkat nasional di Ajang Kreasi dan Apresiasi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (AKA PDBK) tahun 2023.

“Cindi saat ini masih duduk di bangku kelas VI jenjang SDLB di SLB Negeei Syech Abdurrauf Sebulussalam dengan jenis kekhususan Down Syndrome,” tutur Ira.

Kepala sekolah sangat bangga atas prestasi yang diraih Cindi yang mampu menyabet medali emas di O2SN tingkat provinsi dan meraih hadiah uang sebesar Rp.4.500.000.

“Kami terus membimbing dan melatih Cindi agar bisa mengharumkan nama Aceh di level nasional yang bersaing dengan provinsi lainnya di nusantara,” ungkap Ira.(*)

Penulis : Baihaki

read more
Berita Terkini

Siswi SMKN 1 Kluet Timur Wakili Aceh Selatan di KOSN Tingkat Provinsi pada 5 Cabang Lomba

BLANGKEJEREN. Grestia, siswi kelas XI Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) SMK Negeri 1 Kluet Timur mewakili Kabupaten Aceh Selatan pada ajang Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) tahun 2023 tingkat Provinsi Aceh di Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.

KOSN jenjang SMK tingkat Provinsi Aceh itu berlangsung mulai tanggal 31 Juli hingga 3 Agustus 2023 mempertandingkan beberapa cabang lomba yang akan memperbutkan tiket ke tingkat nasional.

Grestia ketika dijumpai oleh media ini, Selasa (1/8/2023) mengatakan, tekatnya untuk mempersembahkan medali untuk Kabupaten Aceh Selatan, bahkan merebut medali emas agar bisa mewakili Aceh ke tingkat nasional.

“Saya mewakili atlet putri pada panca lomba yaitu, lari 100 meter, lari 800 meter, lempar lembing, lompat jauh dan tolak peluru,” sebut Grestia.

Semua cabang lomba itu sudah di seleksi pada KOSN jenjang SMK tingkat Kabupaten Aceh Selatan beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, saya terpilih mewakili Aceh Selatan untuk berlaga di tingkat provinsi di negeri seribu bukit Kabupaten Gayo Lues ini,” ungkapnya.

Gestria mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMK Negeri 1 Kluet Timur bersama dewan guru dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Selatan yang selama ini telah memotivasi dirinya.

“Mohon do’anya kepada kerabat dan sahabat dan masyarakat Aceh Selatan agar saya mampu mempersembahkan medali dan bisa lolos ke tingkat nasional,” pinta Grestia.

Secara terpisah, Kepala SMK Negeri 1 Kluet Timur, Asmawi SPd mengucapkan, selamat bertanding untuk ananda Grestia di OSN tingkat provinsi di Gayo Lues.

“Siapkan mental bertanding untuk meraih juara, jangan minder menghadapi lawan-lawan tangguh dari masing-masing daerah yang berlaga di tingkat provinsi,” ujarnya.

Asmawi menuturkan, Grestia merupakan atlet dari sekolahnya diatas rata-rata dari siswa lainnya, sehingga mampu lolos ke tingkat provinsi yang akan bertanding pada lima cabang lomba.

“Kami do’akan ananda Grestia mampu meraih medali emas, sehingga bukan saja mengharumkan nama Kabupaten Aceh Selatan bahkan bisa mewakili Aceh ke tingkat nasional,” ucap Asmawi.(*)

read more
Kegiatan

Kreativitas Musik Tradisi SMPN 3 Langsa Wakili Aceh ke Nasional.

LANGSA – Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) telah mengumumkan hasil Fesrival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Surat itu bernomor 1390/J7.1/PN.01/2023 yang melampirkan nama-nama juara FLS2 jenjang pendidikan dasar dari masing-masing provinsi dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang akan berlomba di tingkat nasional.

Dari lampiran surat itu, kretivitas musik tradisi SMP Negeri 3 Langsa keluar sebagai juara satu sekaligus mewakili Aceh ke tingkat nasional.

Hal itu disampaikan Kepala SMP Negeri 3 Langsa, Sopian SPd MM dalam rilis dikirim ke media ini, Minggu (30/7/2023).

“Alhamdulillah, musik tradisi SMP Negeri 3 Langsa lolos ke FLS2N yang diumumkan oleh BPTI Kemdikbud Ristek, sebuah prestasi yang membanggakan daerah dan provinsi,” kata Sopian.

Dikatakannya, pada tahun 2018 SMP Negeri 3 Langsa meraih juara favorit pada cabang lomba musik tradisi, bahkan pada FLS2N cabang lomba seni tari tahun 2021 sekolah ini meraih prestasi luar biasa dengan menyabet medali emas.

Sopian menyebutkan, kreativitas musik tradisi ini terdiri dari pemusik, Akbar Maulana Lintong, M. Riski Maulana Harahap, Rendy Setiawa, Cut Amira Miftahul Jannah dan Putri Balqis khanssa.

Dijelaskannya, masing-masing kabupaten/kota sebagai pemenang juara 1 dan 2 di tiap daerah mengirimkan video ke Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS) Kemdikbudristek yang menyeleksi.

“Kemudian ditetapkan SK perwakilan provinsi masing- masing 1 peserta/club per cabang FL2SN,” ungkap Sopian.

Lebih lanjut kepala sekolah menuturkan, SMP Negeri 3 Langsa bekerja sama dengan Sanggar Seni Sidoum dalam pelatihan FLS2N.

Kerja sama ini tidak sia-sia karena mampu meraih juara satu di tingkat Kota Langsa dan juara satu di Provinsi Aceh sehingga berlanjut di tingkat nasional.

“Selamat untuk anak-anak kami, terima kasih kepada guru pembimbing dan Sanggar Seni Sidoum serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Langsa yang senantiasa memberikan motivasi,” ucapnya.

Sopian menambahkan, FLS2N di tingkat nasional diperkirakan pada bulan Oktober 2023 mendatang dan suratnya akan dikirim oleh BPTI Kemdikbud Ristek nantinya.

“Semoga musik tradisi SMP Negeri 3 Langsa mampu mengukir sejarah seperti tahun 2021 yang mampu meraih medali emas dari cabang Seni Tari sehingga bisa mengharumkan nama Aceh di level nasional,” pungkasnya.(*)

Penulis : Baihaki

read more
1 8 9 10 11 12 57
Page 10 of 57