close

Redaksi

Berita TerkiniTekno

Artificial Intelligence Teknologi Baru yang Telah Merambah ke Berbagai Aspek Pekerjaan Manusia

Artificial Inteligence atau AI di masa sekarang muncul dengan berbagai kemampuan yang dapat membantu pekerjaan pengguna. Beberapa program AI yang populer antara lain, seperti ChatGPT, Bing AI, Perplexity, Midjourney, dan masih banyak lagi.

Semua program AI itu bisa diakses dengan mudah dan memberi manfaat yang cukup signifikan untuk membantu pekerjaan pengguna secara efektif dan efisien.

Apa itu Artificial Intelligence?
AI atau Artificial Intelligence adalah program yang merekayasa kecerdasan manusia untuk dapat diterapkan pada perangkat mesin atau sistem komputer. AI dibuat dengan tujuan supaya komputer memiliki kemampuan berpikir, belajar, dan bertindak seperti manusia.

Untuk memiliki kecerdasan layaknya manusia, AI dibangun dengan beberapa program yang di antaranya seperti Machine Learning, Deep Learning, Natural Language Program, dan Computer Vision.

Untuk diketahui, Machine Learning adalah sistem yang dapat mempelajari pola dan membuat sebuah prediksi. Deep Learning merupakan sistem pembelajaran mesin dengan jaringan berlapis untuk mengatasi tugas-tugas kompleks dan pengolahan data besar.

Kemudian, Natural Language Program adalah sistem yang memungkinkan komputer untuk memahami, memproses, dan menghasilkan bahasa, yang mirip dengan cara kerja manusia dalam berinteraksi atau berkomunikasi.

Sementara itu, Computer Vision merupakan sistem yang dapat menginterpretasikan dan memahami informasi atau data visual. Dengan sistem ini, AI dapat mengenali objek-objek yang terkandung dalam gambar atau video.

AI mencakup berbagai jenis sistem untuk membuat komputer atau perangkat mesin lainnya memiliki kecerdasan layaknya manusia. Dikutip dari laman Tech Target, AI memiliki fokus pada beberapa aspek keterampilan kognitif yang antara lain meliputi:

– Pembelajaran (Learning): Aspek AI ini berfokus pada pengumpulan data dan pembuatan aturan untuk mengubahnya menjadi informasi yang dapat diambil tindakan. Aturan ini disebut algoritma yang dapat memberikan petunjuk pada komputer tentang cara menyelesaikan tugas tertentu.

– Penalaran (Reasoning): Aspek kecerdasan buatan ini berfokus pada pemilihan algoritma yang tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan.

– Koreksi mandiri (Self-correction): Aspek AI ini dirancang untuk terus menyempurnakan algoritma dan memastikan bahwa mereka memberikan hasil yang paling akurat.

– Kreativitas (Creativity): Aspek AI ini ditujukan untuk dapat menghasilkan gambar, teks, musik, dan ide baru.

Dalam menjalankan aspek-aspek kognitif itu, AI memiliki sebuah cara kerja. Secara umum, cara kerja AI adalah dengan mempelajari terlebih dahulu data berjumlah besar yang dimasukkan untuk menjadi sumber pengetahuan dan bahan latihan.

Kemudian, AI bakal menganalisis data untuk mencari korelasi dan pola antar data. Selanjutnya, AI akan menggunakan pola-pola tersebut untuk membuat prediksi atau keputusan tindakan.

Dengan cara kerja ini, misalnya, salah satu program AI seperti chatbot yang telah dilatih dengan sekumpulan data besar dapat belajar untuk menghasilkan percakapan yang mirip seperti jawaban manusia.

AI terus berkembang dan bisa menghasilkan berbagai jenis tindakan, seperti mengolah teks, membuat gambar, mengolah audio, dan masih banyak lagi.

\\Kompas.com

Tekno

Cara Membuat Nomor Halaman Satu pada Halaman Kedua di Microsoft Word

Terdapat beberapa teknik pengolahan dokumen di Microsoft Word yang perlu diketahui pengguna. Salah satunya adalah cara membuat nomor halaman pertama atau satu (1) pada halaman kedua.

Cara membuat penomoran mulai dari 1 pada halaman kedua itu dibutuhkan untuk menyusun berbagai dokumen, seperti laporan, makalah, esai, dan masih banyak lagi.

Untuk diketahui, Microsoft Word memiliki fitur footer yang memungkinkan pengguna dapat menambahkan nomor halaman pada sebuah halaman. Fitur footer ini memiliki efek yang berkesinambungan antar halaman.

Artinya, jika pengguna menambahkan footer di satu halaman maka halaman lainnya bakal ikut ditambahkan footer juga secara otomatis dengan format yang sama. Kemudian, jika pengguna menghapus footer di satu halaman maka lainnya juga ikut terhapus.

Efek seperti itu bisa dibilang dapat menyulitkan pengguna ketika hendak memberikan nomor halaman 1 pada halaman kedua. Pasalnya, dengan efek yang berkesinambungan, nomor halaman 1 bakal dimulai dari halaman pertama.

Kemudian, halaman kedua akan memiliki nomor halaman 2. Ketika nomor halaman 1 dihapus, keseluruhan nomor halaman bakal ikut terhapus. Pengguna jadi cukup kesulitan jika hendak membuat nomor halaman 1 yang dimulai pada halaman kedua.

Namun, tak usah khawatir. Terdapat cara yang memungkinkan untuk membuat nomor halaman 1 yang dimulai pada halaman kedua. Cara tersebut dapat dilakukan setidaknya dengan memanfaatkan opsi “Different First Page” dan fitur Breaks.

Berikut 2 (dua) cara membuat nomor halaman 1 mulai dari halaman kedua dokumen

1. Menggunakan fitur “Different First Page”
Perlu diketahui, opsi “Different First Page” dapat dijumpai di menu pengaturan footer. Opsi tersebut memiliki fungsi untuk membedakan konten footer di halaman pertama dengan di halaman selanjutnya.

Dengan opsi ini, nomor halaman sebagai konten footer di halaman pertama tidak akan terhubung dengan konten footer di halaman kedua. Alhasil, pengguna bisa menghapus nomor halaman di halaman pertama dan membuat nomor halaman 1 di halaman kedua.

  • Klik dua kali di bagian bawah halaman untuk membuka menu footer.
    Setelah terbuka, tambahkan nomor halaman dengan klik menu “Page Number” pada menu “Header and Footer”.
  • Selanjutnya, nomor halaman bakal ditambahkan ke halaman dengan urutan mulai dari halaman pertama.
  • Setelah ditambahkan, buka footer di halaman kedua, lalu klik opsi “Different First Page” pada menu “Header and Footer”.
  • Setelah opsi itu diklik, nomor halaman di halaman pertama bakal hilang.
  • Selanjutnya, pengguna bisa mengatur agar nomor halaman 1 dimulai pada halaman kedua. Caranya, buka footer di halaman kedua dan pilih menu “Page Number” pada menu “Header and Footer”. Setelah itu, pilih opsi “Format page number”.
  • Pada jendela pengeditan nomor halaman, klik opsi “Start at” dan atur nomor halaman agar dimulai dengan angka 0.
  • Selanjutnya, tekan tombol “OK” dan nomor halaman 1 bakal dimulai pada halaman kedua. Sementara itu, halaman pertama tidak akan memiliki nomor halaman.

2. Menggunakan fitur “Breaks”
Breaks merupakan fitur pemisah halaman. Fitur Breaks memungkinkan pengguna untuk menambahkan halaman baru di dokumen Word dengan format yang berbeda dari halaman sebelumnya.

Ketika Breaks ditambahkan, halaman selanjutnya bisa diatur agar memiliki beberapa format yang berbeda dari sebelumnya, termasuk pada bagian footer nomor halaman. Fitur ini dapat memutus efek berkesinambungan dari footer.

  • Buka dokumen di Word dan arahkan kursos pada bagian paling akhir halaman.
  • Tambahkan halaman baru dengan fitur Breaks. Caranya klik menu “Layout”, lalu pilih opsi “Breaks” dan klik “Next Page”.
  • Selanjutnya, bakal muncul halaman baru dengan terdapat pemisah dari halaman sebelumnya.
  • Setelah Breaks ditambahkan, pengguna bisa menyematkan footer dengan klik dua kali pada bagian paling bawah halaman. Kemudian, pengguna dapat menambahkan nomor halaman dengan klik menu “Page Number” pada menu “Header and Footer”.
  • Saat pertama kali ditambahkan, nomor halaman akan diterapkan di semua halaman dan dimulai dengan nomor halaman 1 pada halaman pertama.
  • Supaya nomor halaman 1 bisa dimulai di halaman kedua, pengguna bisa menuju halaman kedua, lalu klik bagian footer di halaman itu dan buka menu “Header and Footer”. Kemudian, batalkan opsi “Link to Previous”.
  • Perlu diketahui, opsi “Link to Previous” memiliki efek berupa menghubungkan footer antar halaman, sehingga formatnya sama. Opsi “Link to Previous” bisa dibatalkan hanya pada halaman baru yang ditambahkan dengan fitur Breaks.
  • Ketika opsi itu dibatalkan, pengguna bisa membuat footer di satu halaman dengan format yang berbeda dari footer di halaman lain.
  • Setelah opsi “Link to Previous” dibatalkan di halaman kedua, pengguna bisa mengatur agar nomor halaman 1 terletak di halaman kedua. Caranya, buka footer di halaman kedua dan pilih menu “Page Number” pada menu “Header and Footer”. Setelah itu, pilih opsi “Format page number”.
  • Pada jendela pengeditan nomor halaman, klik opsi “Start at” dan atur nomor halaman agar dimulai dengan angka 1.
  • Kemudian, hapus nomor halaman di halaman pertama. Kini, pengguna berhasil membuat nomor halaman 1 pada halaman kedua. Sementara itu, nomor halaman di halaman pertama menjadi kosong.

Cukup mudah bukan cara membuat nomor halaman 1 mulai halaman kedua pada Microsoft Word? Dengan cara di atas, pengguna bisa secara mudah membuat nomor halaman 1 di halaman kedua di Word, tanpa khawatir formatnya berubah.
Semoga bermanfaat.

\\tekno.kompas.com/read/2023/11/22/16150097/2-cara-membuat-nomor-halaman-satu-pada-halaman-kedua-di-microsoft-word.

Berita Terkini

SMK Negeri 1 Idi Pamerkan Produk Eco Print Tata Busana di PKA-8

Kepala.SMKN 1 Idi, Antoni Samad memperlihatkan produk kerajinan tangan siswanya yang dipamerkan dalam PKA ke-8, Selasa (8/11/2023) | SerambiNews.com

Event Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 tahun 2023, SMK Negeri 1 Idi Kabupaten Aceh Timur telah berhasil memamerkan beragam produk tata busana.

Tata busana dipamerkan mencakup berbagai kreasi seperti busana Aceh, busana casual, busana pesta, casual tunik, kemeja PDL, seragam olahraga, hijab tessel premium, cempal, dan tempat air mineral.

Kepala SMK Negeri 1 Idi Antoni Samad, ST mengatakan, produk-produk ini berfokus pada pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan.

“Semua produk itu menggunakan bahan alami yang tersedia di sekitar sekolah, mencerminkan komitmen sekolah dalam memanfaatkan sumber daya lokal dalam kegiatan pembelajaran,” ujar Antoni.

Selain itu katanya, berbagai produk tata busana yang dihasilkan salah satu produk unggulan yang diminati adalah Eco Print.

Antoni menjelaskan, Eco Print merupakan teknik cetak menggunakan pewarna kain alami yang sederhana namun mampu menciptakan motif yang unik dan otentik.

“Prinsip dasar dari pembuatan Eco Print ini yaitu, melibatkan kontak langsung antara daun, bunga, atau batang yang mengandung pigmen warna dengan media kain tertentu,” sebutnya.

Kepala sekolah menuturkan, harga produk Eco Print ini sangat terjangkau, menjadikannya dapat dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

Rompi Eco Print dijual seharga Rp 120.000, kain dengan panjang 2 Meter dibandrol Rp 100.000, dan hijab dihargai dengan Rp 60.000.

“Harga yang terjangkau ini memungkinkan lebih banyak masyarakat untuk menikmati produk berkualitas,” ungkap mantan Metua MKKS SMK Aceh Timur ini.

Antoni menyampaikan harapannya, bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh siswa SMK Negeri 1 Idi ini tidak hanya akan membantu meningkatkan keterampilan siswa di bidang busana, tetapi juga akan mendukung perkembangan ekonomi lokal.

Ditambahkannya, produk-produk Eco Print ini bukan hanya mencerminkan inovasi dalam tata busana, tetapi juga menunjukkan upaya sekolah untuk menjadi agen perubahan dalam komunitas lokal.(*)

\\aceh.tribunnews.com

Berita Terkini

Kadisdik Aceh Cicipi Jamu Bir Pletok Produk Siswa SMKN Taman Fajar Aceh Timur

Kadisdik Aceh, Alhudri sedang mencicipi jamu bir pletok produksi guru dan siswa SMAN Taman Fajar di stand Cabdisdik Aceh Timur | Thejurnal.id

Kepala Dinas Pendidikan, Drs Alhudri MM mencicipi jamu bir pletok (wedang jahe) yang dipamerkan oleh SMK Negeri Taman Fajar di stand Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Timur pada arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA)-8 tahun 2023.

Alhudri bersama rombongan pejabat dari Disdik Aceh lainnya, terlihat sangat menikmati jamu pletok disela mengunjungi stand Cabdin yang memamerkan produk siswa SMA dan SMK di stand masing-masing wilayah, Selasa (7/11/2023).

“Jamu ini sangat nikmat dan bisa menghangatkan badan. Semoga jamu produksi siswa SMK Negeri Taman Fajar ini bisa diproduksi lebih banyak lagi dan selanjutnya dipasarkan kepada masyarakat sebagai nilai ekonomis,” ujar Alhudri singkat.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri Taman Fajar, Azwar Malik R SPd mengatakan, jamu bir pletok ini lebih dikenal dengan wedang jahe berasal dari daerah Betawi di Pulau Jawa, lalu diproduksi di SMK Negeri Taman Fajar.

“Jamu bir pletok ini sudah di-launching bertepatan dengan peluncuran Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) 68 SMK se-Aceh oleh Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki dan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud RI, Kiki Yuliati pada bulan Maret 2023 lalu,” kata Azwar.

Dikatakannya, jamu bir pletok ini sebenarnya nama itu biasa saja walaupun menggunakan kata bir, tapi bukan minuman yang beralkohol, karena bir pletok ini dibuat dari campuran beberapa rempah seperti jahe, daun pandan wangi, kayu manis, cengkeh, pala, kapulaga, dan serai.

“Jamu bir pletok ini lebih dikenal dengan wedang jahe berasal dari daerah Betawi di Pulau Jawa, lalu diproduksi di SMK Negeri Taman Fajar,” kata Azwar.

“Agar warnanya menarik dapat ditambahkan kayu secang, yang akan memberikan warna merah,” sebutnya.

Lebih lanjut Azwar menyampaikan, bir jamu pletok ini merupakan produk Teaching Factory (TeFa) karya guru dan siswa SMK Negeri Taman Fajar.

“Produk ini akan dipasarkan dan menjadi salah satu minuman yang bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan jamu ini salah satu yang sangat diminati oleh para pengunjung di arena PKA,” ungkap Azwar.(*)

\\aceh.tribunnews.com

Kegiatan

Guru SD, SMP dan SMA se-Aceh Ikut Diseminasi Pemanfaatan Platform Teknologi

Puluhan guru di Provinsi Aceh jenjang SD, SMP dan SMA menghadiri diseminasi pemanfaatan platform teknologi di Aula Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Aceh, pada Rabu (11/10/2023) lalu.

Diseminasi ini dikemas dengan judul Serentak Bersinergi dan Berbagi Praktik Baik dalam Pemanfaatan Platform Teknologi dengan tema “Ngopi Sanger Pagi, Ngobrol Penuh Inspirasi Sambil Mendengar Pemanfaatan Aplikasi Teknologi” yang diselenggarakan Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT) Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdikbudristek bekerjasama dengan BGP Aceh dan Duta Teknologi Provinsi Aceh.

Diseminasi ini dibuka langsung oleh Kepala BGP Provinsi Aceh, Tety Wahyuni. Dalam kata sambutannya Tety Wahyuni mengatakan bahwa guru harus bisa menemukan cara-cara kreatif dan inovatif sesuai perkembangan zaman dengan tetap berpihak pada murid atau mengikuti bakat dan minat murid.

“Saat ini penggunaan Platform Merdeka Mengajar bertujuan untuk membantu para guru mengajar sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat murid, menyediakan latihan untuk meningkatkan kompetensi, serta berkarya dan menginspirasi rekan guru lainnya.”

“Para guru dapat melihat referensi dan menerima inspirasi dari guru-guru lain, serta dapat mengambil aksi nyata dari bebagai modul ajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), hingga asesmen yang tersedia dalam platform merdeka belajar,” kata Tety lagi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/10/2023).

Tety juga menyebutkan, BGP Aceh adalah rumah para guru di seluruh Aceh. “Mari berdayakan fasilitas yang ada dengan saling berbagi praktik baik pemanfaatan TIK dalam pembelajaran demi mendukung implementasi kurikulum merdeka,” sebutnya.

Selain itu, perwakilan Pusdatin Kemdikbudristek, Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Data dan Teknologi Informasi Indra Dewi Riayani, mengatakan diseminasi ini sangat penting karena memperlihatkan berbagai inovasi pembelajaran berbasis TIK oleh guru,pemanfataan Platform Merdeka Mengajar (PMM) menjadi nilai utama.

“Mari kita berpartisipasi dalam tranformasi digital pendidikan. Kemendikbudristek sudah memfasilitasi akun belajar.id dan dibangunnya platform teknologi untuk mempermudah pekerjaan tenaga pendidik dalam implementasi kurikulum merdeka,” tambahnya.

Indra juga mengajak peserta untuk memanfaatkan semua fitur dalam PMM untuk ikut serta berkontribusi dalam Bukti Karta dan Pelatihan Mandiri.

Kegiatan diseminasi ini disambut antusias oleh guru-guru karena ini merupakan kegiatan bermanfaat yang membahas dalam praktik baik pemanfaatan teknologi dalam pembelajaaran.

Peserta juga langsung dapat mengakses PMM dengan akun Google Workspace for Education yang telah dimiliki masing-masing guru.

Pemanfaatan Platform Teknologi ini dilaksanakan selama dua hari mulai dari Rabu, 11 Oktober sampai dengan Kamis, 12 Oktober 2023 dengan narasumber berasal dari Duta Teknologi Kemdikbudristek Provinsi Aceh.

Kegiatan turut dihadiri Dinas Pendidikan Aceh, diwakili oleh UPTD Tekkomdik Aceh, Rizal Fikri menyampaikan amanat dari Kepala Tekkomdik Aceh T Fahriyal, Balai Tekkomdik Aceh beterima kasih kepada BLPT Kemendikbudristek dimana Provinsi Aceh menjadi salah satu sasaran dalam Kegiatan Desiminasi Serentak Bersinergi Dan Berbagi Praktik Baik Dalam Pemanfaatan Platform Teknologi.

//aceh.tribunnews.com/2023/10/14/puluhan-guru-ikut-diseminasi-pemanfaatan-platform-teknologi

Berita Terkini

Mewakili Aceh, MTsN 1 Banda Aceh Raih Juara Dua Lomba Cerdas Cermat Museum Nasional 2023

Wakili Aceh, MTsN 1 Model Banda Aceh berhasil meraih juara 2 pada Kompetisi Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) Nasional Tahun 2023.

Aceh berhasil menorehkan nilai 3000 poin, sementara provinsi DKI Jakarta 3450, disusul DI Yogyakarta dengan poin 1700.

Para juara mendapatkan tropi dan uang pembinaan masing-masing juara 1 Rp.35.000.000,- juara 2 Rp.30.000.000,- dan Juara 3 Rp.25.000.000,-.

Final berlangsung meriah di ruang Plaza Insan Berprestasi Gedung A Kemendikbudristek di Holiday Inn&Suites hotel, Kamis (12/10/2023) malam.

Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim menyatakan, keterlibatan generasi muda dalam LCCM menjadi bagian dari upaya bersama dalam melestarikan museum dan cagar budaya.

“Kita butuh pelajar yang unggul dan mencintai museum. Selamat dan saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi ini dengan berani dan percaya diri. Juara sebenarnya adalah generasi muda yang terus bertekad untuk menjaga dan melestarikan sejarah bangsa,” katanya.

Kepala Unit Museum Nasional Indonesia Ni Luh Putu Candra Dewi, menyampaikan terima kasih atas kerja keras siswa, guru pendamping, Kepala Dinas Pendidikan, kepala museum, dan seluruh pihak yang sudah terlibat dalam upaya mendidik generasi unggul dari masing-masing provinsi.

Atas torehan itu, Kepala MTsN 1 Model Banda Aceh Junaidi Ibas SAg MSi didampingi pembimbing Khairiyah Rahma Lubis, M.Pd mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih Muhammad Nawfal Werizky, Farrel Zhafirsyah Arief dan Fathinah Hafizha Amir yang telah mengharumkan Madrasah dan Aceh.

Menurutnya, prestasi tersebut dapat tercapai atas kesabaran dan penantian yang panjang selama 5 tahun untuk menjadi sang juara tingkat nasional, dengan membuahkan hasil yang manis.

Ia menuturkan tahun lalu, madrasah tempatnya juga mewakili Aceh tapi kandas pada babak semifinal.

“Kemenangan ini kami persembahkan kepada rakyat Aceh dan para pihak yang telah mendukung serta mendoakan berupaya untuk meraih juara,” pungkasnya.

//aceh.tribunnews.com/2023/10/13/pelajar-mtsn-1-banda-aceh-raih-juara-dua-lccm-nasional-2023.

Artikel

Catatan Penting dari Ajang GTK Berprestasi Aceh 2023

PEMILIHAN Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi Tingkat Provinsi Aceh 2023 baru saja usai.

Ajang yang berlangsung secara luring sejak tanggal 23-27 September 2023 itu telah ditutup secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Dr Asbaruddin MEng. ‘

‘Closing ceremony’ malam penganugerahan GTK berprestasi diawali dengan penampilan memukau ‘marching band’ Dinas Pendidikan Aceh, Gita Handayani, yang dipuji habis-habisan oleh juri Ivan Gunawan pada ajang Pencarian Bakat Indonesia Got Talent (IGT) 2023.

Lalu, ada tarian etnik oleh awak Sanggar Wareh Budaya, kolaborasi tari dengan alat musik rapa-i dan serune kale yang dipadukan dengan gitar seperti memanjakan GTK dan tamu undangan lainnya pada malam penutupan tersebut.

Tak kalah hebohnya penampilan “SPPD Band” dengan mengcover “Restu Bumi” milik Dewa 19.

Penampilan spesial Band Rialdoni dengan tembang hit-nya “Meurindu” dan artis Minang yang terkenal dengan lagunya ‘Harok di Rantau Urang’ dan ‘Rantau Den Pajauh’, Ipank, turut menghipnotis penonton pada penutupan GTK berprestasi yang berlangsung semarak di Auditorium Prof Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh.

Para penonton, termasuk mahasiswa UIN Ar-Raniry yang milenial, begitu antusias nyanyi bersama mengikuti alunan lagu yang dinyanyikan oleh vokalis Band Rialdoni dan Ipank.

Para mahasiswa dan GTK yang berada di dalam auditorium pun tak malu-malu menunjukkan rasa bahagia dan kegembiraannya mengikuti upacara penutupan GTK Berprestasi Provinsi Aceh, salah satu kegiatan yang digelar setiap tahunnya.

Semua peserta lomba, dewan juri, dan tamu undangan larut dalam suasana kemeriahan diiringi lagu yang dibawakan artis Aceh dan artis tamu Ipank serta dipandu dua MC kocak menyuguhkan penampilan spesial selama acara berlangsung.

Saya sendiri sepanjang acara penutupan begitu menikmati dan sangat terhibur.

Menurut Dr Asbaruddin, saat arahan penutupan GTK berprestasi dengan tema “Mewujudkan Pendidik Tangguh dan Cakap Mengelola Merdeka Belajar”, ajang ini merupakan wadah untuk mengapresiasi para pendidik, khususnya guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah berprestasi.

Asbaruddin juga menekankan penerapan kurikulum Aceh sebagai penajaman fokus pendidikan bagi para pelajar di Aceh untuk lebih berkarakter, tetapi dikemas dalam balutan yang islami.

“Dengan melihat posisi dari profesi GTK yang sangat strategis, kami ingin memberi apresiasi atas prestasi dan pencapaian positif yang ditorehkan para GTK di Aceh sehingga dapat ditularkan kepada GTK lainnya,” ujar Asbaruddin.

Sekali lagi, selamat bagi pemenang dan jangan patah semangat bagi yang belum memperoleh juara. Jadikanlah pengalaman hari ini sebagai guru dan persiapkan diri Anda untuk berkompetisi lagi pada tahun depan.

Tahun ini, saya sendiri kebagian menjadi juri pada jenjang guru SMK.

Penilaian GTK jenjang SMA, SMK, serta pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK) mengacu kepada petunjuk teknis (juknis) yang fokus kepada nilai dokumen portofolio, tes tertulis digital, video inovasi praktik baik, naskah inovasi praktik baik, dan presentasi inovasi praktik baik (best practice).

Setelah semua sesi penilaian selesai, Selasa (26/9/2023) pagi, selama dua jam mulai pukul 10.00 sampai 12.00 WIB, kami dewan juri silih berganti memberikan motivasi, penguatan, dan pengalaman kami menjadi juara pada lomba serupa sebelumnya.

Tentu saja setiap dewan juri memiliki pengalaman yang berbeda dalam mencapai kesuksesan meraih juara.

Ada kepuasan batin menilai teman-teman guru, khususnya jenjang guru SMK. Banyak ilmu yang saya dapatkan dari hasil penjurian ini.

Misalnya, Rudi Hartono SPi, Guru SMK Negeri 1 Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang, menerapkan metode Jakabaring (Jago Komunikasi Berbahasa Asing) pada program ekstrakurikuler yang bertujuan melatih keterampilan dan meningkatkan pengetahuan siswa dalam komunikasi berbahasa asing.

Kemudian, ada pemaparan asesmen pembelajaran menggunakan “Quizizz Mode Kertas” di SMK Negeri 1 Darul Hikmah oleh Mustika Maya SPd.

Ada pembelajaran berdiferensiasi produk fotografi dan iklan promosi produk dengan inovasi ministudio dan meja putar ‘display’ oleh Fakhrul Rozi SST dari SMK Negeri 1 Langsa.

Ada juga yang menggunakan pendekatan IKRAR (Improvisasi, Koneksi, Reaksi, Aksi, Refleksi) oleh Islamiah SPd, Guru SMK Negeri 2 Sigli.

Tak kalah menariknya adalah penyajian model LIST FLOURI (Listening, Collaboration, Reflection, Tour, Letter, Real Action) oleh Yulita Halim SS, MHum, Guru SMK Negeri 1 Tapaktuan.

Keduanya menggunakan metode di atas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.

Kemudian, banyak lagi inovasi dan pendekatan pembelajaran yang dikupas saat sesi presentasi praktik baik.

Mengapa GTK diapresiasi?
Guru, kepala sekolah, dan pengawas sudah sepantasnya mendapat penghargaan atas prestasi dan dedikasinya.

Hal ini sesuai dengan amanat Pasal 36 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen bahwa ”Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan” dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Pasal 30 ayat (1) bahwa “Guru memiliki hak untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan prestasi kerja, dedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus.”

Tentunya pemilihan guru, kepala sekolah, dan pengawas berprestasi jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus tahun ini merupakan salah satu upaya memberikan penghargaan kepada insan pendidikan menengah dan pendidikan khusus yang mempunyai prestasi luar biasa atau melebihi yang dicapai pendidik lainnya.

Harapannya pemilihan guru, kepala sekolah, dan pengawas berprestasi berdampak positif terhadap perkembangan pendidikan dan peningkatan mutu serta proses hasil pembelajaran.

Diharapkan, semua pemangku kepentingan dapat meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu.

Oleh karena itu, patut kita berikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Aceh melalui Bidang Pembinaan GTK yang telah menyelenggarakan pemilihan GTK berprestasi jenjang SMA, SMK dan PKLK tingkat provinsi guna memberikan penghargaan bagi pendidik berprestasi.

Pemilihan pendidik berprestasi ini diharapkan dapat lebih memotivasi dan meningkatkan profesionalisme guru, yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu pendidikan di Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Sekadar informasi bahwa pendidik berprestasi adalah pendidik yang memiliki kinerja di atas standar nasional.

Pendidik mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, menghasilkan karya kreatif atau inovatif, dapat berupa teknologi tepat guna, karya seni, karya sastra, inovasi dalam pembelajaran, penulisan buku/esai di bidang pendidikan, dan prestasi olahraga yang diakui baik pada tingkat daerah, nasional dan/atau internasional, dan berdampak terhadap peningkatan prestasi peserta didik, serta dapat menjadi teladan bagi guru lainnya.

Penutupan acara ini diakhiri dengan pengumuman pemenang juara 1, 2, dan 3 masing-masing guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.

Selamat kepada sang juara. Terima kasih Dinas Pendidikan Aceh dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang sudah berkolaborasi dalam memanjakan peserta dan dewan juri Pemilihan GTK Berprestasi Tahun 2023.

Sinergisitas ini harus terus dipertahankan dalam meningkatkan proses dan layanan pendidikan kepada masyarakat Aceh.

FERI IRAWAN, S.Si, M.Pd., Juri Pemilihan Guru SMK Berprestasi Tingkat Provinsi Aceh 2023, melaporkan dari Kota Banda Aceh

//aceh.tribunnews.com/2023/10/06/catatan-penting-dari-ajang-gtk-berprestasi-aceh-2023.

Berita Terkini

Siswa Aceh Raih Medali Emas dan Perak di Event Indonesia Inventors Day di Bali

Siswa Aceh kembali menorehkan hasil gemilang di event internasional. Pasalnya, siswa dari SMA Negeri 7 Kota Banda Aceh dan SMA Negeri 1 Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar mampu meraih medali emas dan perak pada ajang Indonesia Inventors Day (IID).

Indonesia Investor Day berlangsung di Aston Hotel Kota Denpasar, Provinsi Bali, tanggal 16-19 September 2023 yang diselenggarakan oleh INNOPA (Indonesia Invention and Innovation Promotion Associatian) dengan President of Innopa Erricha insan praktisi.

Kegiatan itu diikuti oleh 33 negara diantaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Rusia, India, UEA, Taiwan, Korea Selatan dengan memamerkan 350 project dan di bagi dalam tiga kategori lomba masing-masing, STEM, IYIA dan WINTEX.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM diwaklili Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, Syarwan Joni MPd saat menyambut kepulangan mereka di Bandara Sultan Iskandar Muda, Kamis (21/9/2023) mengatakan, sangat bangga dan terharu atas prestasi luar biasa yang ditorehkan oleh siswa Aceh.

Atas nama Dinas Pendidikan Aceh, Syarwan mengucapkan selamat kepada siswa yang meraih medali di event internasional. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah serta guru pembimbing dari SMA Negeri 7 Banda Aceh dan SMA Negeri 1 Ingin Jaya Aceh Besar,” katanya.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 7 Banda Aceh, Dr Erlawana MPd yang ikut mendampingi siswa menjelaskan, sekolahnya menurunkan 2 tim.

Tim 1 ini meraih medali perak, judul “Formulation for Making Hand Soap From Durian (Durio Ziberthinus) Skin Waste, beranggotakan, Muhammad Sulthan Al Ghifari Davied, Muhammad Fathin Al Fawwaz, Teuku Ghalib Al Pasha,Nabilah Zahirah Putri Syr, Syifa Salsabila, Dzikra Isnaini, Abdi Reda Wira Pratama.

Sedangkan tim 2 ini berhasil meraih medali emas, dengan judul “Hand Body Lation 3 in 1 from Herb Pegagan (Ceutella Asiatica “L” Urban) Extract, anggotanya, Gibran Muhammad Ghizda, Muhammad Aizhiel, Muhammad Rafa Khairul, Fathin Ulfia Yumma, Airin Syarifah, Annisa Dhafira dan Zahratul Dwi Safrina.

“Terima kasih atas dukungan dan motibasi dari Kacabdisdik Banda Aceh Besar dan Aceh Besar, Syarwan Joni dan ucapan terima kasih juga kepada guru pembimbing, Fauzannur SPd dan Novris Suriani SPd,” ucap Erlawana.

Kata Erlawana, pemberian reward bagi para juara berlangsung tanggal 19 November 2023 di Werdhi Art central Building Ksirarnawa Hall, Denpasar.

Sedangkan Kepala SMA Negeri 1 Ingin Jaya Aceh Besar, Nizariah SSos MPd yang juga ikut mendampingi siswanya ke Bali menuturkan, siswanya yang mengikuti lomba ini mengangkat judul “U-J Flakes (Eco- Friendly Sereal from Coconut Dregs flour and Corn flour).

Judul ini adalah pemanfaatan ampas kelapa menjadi sereal sebagai sarapan atau cemilan juga berguna untuk orang diet serta kaya protein rendah lemak, juga dapat mengatasi stunting.

“Alhamdulillah judul yang diangkat dalam event Indonesia Investor Day di Bali ini, siswanya meraih medali perak. Sebuah capaian yang membanggakan” ujar Nizariah.

Dia menambahkan, lomba inovasi tingkat Internasional ini sangat bagus, karena siswa dapat mengembangkan pengetahuan, bakat dan membangkitkan motivasi serta kreatifitas siswa, karena ha ini berguna dalam menumbuhkan jiwa enterprenuer pada diri siswa.(*)

//aceh.tribunnews.com/2023/09/22/siswa-aceh-raih-medali-emas-dan-perak-di-event-internasional.

Berita Terkini

Para Kepala Sekolah di Aceh Barat Ikuti Coaching Clinic Evaluasi Kinerja Pegawai

Para Kepala Sekolah SD dan SMP di lingkup Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengikuti asistensi dan Coaching Clinic penginputan dokumen evaluasi kinerja pegawai bagi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, Rabu (20/9/2023) di Aula Dinas Kelautan di Meulaboh.

Kegiatan asistensi dan coaching clinic ini dilaksanakan oleh BPKD Aceh Barat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta PGRI Aceh Barat.

Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Daerah (BPKD) Aceh Barat Zulyadi SEAk mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya dari pemerintah setempat memberikan perhatian kepada pendidik dan tenaga kependidikan dalam rangka mempercepat terealisasinya tambahan penghasilan pegawai ASN pendidik dan tenaga kependidikan.

“Sambil menunggu izin dari Kementerian Dalam Negeri terkait Peraturan Bupati, tentang penghasilan ASN pendidik dan tenaga kependidikan, kita juga harus mempersiapkan dokumen administrasi untuk pencairan TPP,” kata Zulyadi.

Ia berharap, dengan terealisasi TPP kepada pendidik dan tenaga kependidikan, kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan semakin meningkat, sembari juga mutu pendidikan di Aceh Barat semakin membaik.

Sementara Ketua PGRI Aceh Barat, Darmi mengapresiasi atas kegiatan Coaching Clinic tersebut dan dukungan penuh dari pemerintah selama ini dalam upaya mensejahterakan pendidik dan tenaga kependidikan, serta juga mengharapkan kepada pendidik dan tenaga kependidikan agar mutu pendidikan semakin membaik di Aceh Barat.

“Kita tinggal selangkah lagi menunggu izin dari Kementerian Dalam Negeri untuk proses lahirnya Perbup, tentang TPP ASN pendidik dan tenaga kependidikan,” ujar Darmi.(*)

//aceh.tribunnews.com/2023/09/20/para-kepala-sekolah-di-aceh-barat-ikuti-coaching-clinic-evaluasi-kinerja-pegawai.

Olahraga

Atlet Karate Disdik Aceh Raih 12 Medali Emas dan 5 Perak di Kejuaraan Karate Open Championship Piala Pangdam Iskandar Muda 2023

Kepala Dinas Pendidik Aceh, Drs Alhudri MM menyatakan dirinya sangat berharap atlet karate binaan Dinas Pendidikan Aceh, yang ikut dalam Kejuaraan Karate Open Championship Piala Pangdam Iskandar Muda 2023 yang diselenggarakan 15 – 17 September 2023 lalu, di Gedung Balee Meuseuraya Aceh, di Lampineung Kota Banda Aceh, hendaknya bisa menjadi atlet karate Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2024 dari Aceh.

“Saya sangat berharap, atlet binaan Disdik Aceh, yang sudah berulang kali meraih medali emas di berbagai kejuaraan di Aceh maupun luar Aceh, bisa menjadi atlet PON 2024 dari Aceh,” kata Alhudri, saat menerima 17 orang atlet karate binaan Disdik Aceh, peraih 12 medali emas dan 5 perak di Kejuaraan Karate Open Championship Piala Pangdam Iskandar Muda 2023, di Hotel Jeumpa, SMK 3, Lhong Raya, Kota Banda Aceh.

Alhudri mengatakan, untuk bisa menjadi atlet PON 2024 yang akan dilaksanakan di Aceh dan Sumut pada tahun depan tersebut, memang banyak persyaratannya dan harus melalui tahapan pelatihan dan pertandingan di berbagi kejuaraan. Perjuangannya untuk sampai ke situ sangat berat, karena di PON nanti harus berhadapan dengan lawan dari 38 provinsi lainnya untuk bisa mendapatkan medali emas dari cabang olah raga karate pada acara PON 2024.

Alhudri mengatakan, Disdik Aceh membuat Team Karate, karena ada pelatih profesional karate di Aceh bernama Sihan Muhammad Ari Marzuki, yang kini ia menjabat sebagai Pelatih Kepala Karate PON Aceh, mau menyatukan dan melatih para atlet karate dari berbagai perguruan karate dan klub karate di Aceh, yang masih berstatus siswa sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK, bertempat tinggal di Banda Aceh.

Team Karate binaan Disdik Aceh, ditangani seorang manajer bernama Syabaniar, Kabid Prasarana dan Sarana pada Dinas Pendidikan Aceh. Pada acara kejuaraan Karate Open Championsip Piala Pangdam Iskandar Muda 2023, kita menurunkan 17 atlet, dari jumlah tersebut, 14 atlet meraih medali sebanyak 17, di antaranya 12 medali emas dan 5 medali perak,” sebutnya.

Pada Kejuaraan Karate Open Championship Piala Pangdam Iskandar Muda 2023 itu, jumlah peserta yang ikut mendaftar menjadi peserta tanding sekitar 800 – 1000 orang, dari 23 kabupaten/kota, yang berasal dari berbagai perguruan karate, klub karate dan instansi, lembaga seperti Kodim, Yonif dan lainnya.

Atlet karate binaan Disdik Aceh, kata Alhudri, bukan hanya pada Kejuaraan Karate Open Championship Piala Pangdam Iskandar Muda, mereka meraih medali emas, di beberapa kejuaraan karate yang diikuti di luar Aceh, baik tingkat nasional maupun Internasional, juga sering meraih medali emas.

Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Aceh, kata Alhudri, pihaknya bangga, memiliki team dan atlet karate yang miliki banyak prestasi, untuk tingkat lokal, nasional dan luar negeri. Oleh karena itu, ia meminta kepada pelatih atlet karate Disdik Aceh, Sihan Muhammad Ari Marzuki, bersama asisten pelatih Hendra, terus melatih atlet karate Disdik Aceh, untuk persiapan berbagai kejuaraan karate baik lokal, nasional maupun Internasional, termasuk PON 2024.

Pelatih Atlet Disdik Aceh, Sihan Muhamad Ari Marzuki didampingi Manajer Team Karate Disdik Aceh, Syahbaniar mengatakan, dirinya siap membantu Disdik Aceh untuk melatih para atlet karate dari Disdik Aceh. Untuk bisa menjadi atlet karate PON 2024, banyak pertandingan dan kejuaraan yang perlu diikuti atlet karate Disdik Aceh.

Manajer Team Karate Disdik Aceh, Syahbaniar mengatakan, dirinya selaku manajer Team Karate Disdik Aceh, siap mendukung dan mensuport serta mendampingi pelatih dan atlet karate Disdik Aceh. Pendampingan dan support yang kami berikan, diharapkan bisa meningkatkan motivasi para atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan prestasinya dalam mengikuti berbagai kejuaraan yang ada menjelang pelaksanaan PON 2024.

Sebagai manajer, kata Syahbaniar, dirinya juga puas dan bangga, miliki pelatih karate profesional yang berdedikasi tinggi untuk membina dan melatih atlet karateka Disdik Aceh mencapai prestasi. Antara pelatih dan asisten pelatih karate Disdik Aceh dengan atletnya, sudah miliki chemestri yang bagus, sehingga hubungan solid yang sudah terjadi itu, perlu terus kita bina dan jaga, serta tingkatkan lagi.

“Tujuannya, untuk menghasilkan berbagai prestasi yang bisa membanggakan pelatih, atlet, dan mengharumkan nama baik Dinas Pendidikan Aceh, di tingkat nasional dan Internasional,” ujar Syahbaniar.(*)

//aceh.tribunnews.com/2023/09/21/atlet-karate-disdik-aceh-peraih-emas-di-kejuaraan-piala-pangdam-im-diharap-bisa-ikut-pon-2024.

1 2 3 4 15
Page 2 of 15