close

fitriadi

Berita Terkini

Siswa SMKN 1 Al Mubarkeya, Raih Juara pada FLS Tingkat Provinsi Aceh

ACEH BESAR – Karya Cerita Vokasi Nusantara hasil kreatif siswa SMKN 1 Al Mubarkeya, meraih juara ketiga pada festival literasi sekolah (FLS) jenjang SMK tingkat Provinsi Aceh tahun 2022 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Aceh.

Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya, Sukmanil Fuadi, SAg, MPd mengatakan, karya siswanya pada bidang lomba cerita vokasi nusantara, berhasil mendapat juara ketiga dari 24 karya yang masuk ke panitia, kegiatan ini sendiri sebelumnya diseleksi via daring pada babak penyisihan untuk masuk grand final.

“Siswa kita, di ajang FLS ini mengangkat cerita tentang “Jeungki” pada bidang lomba cerita vokasi nusantara”, ujar Sukmanil.

Jelasnya, setelah masuk Grandfinal para perwakilan dari SMKN 1 Al Mubarkeya selanjutnya mempresentasikan didepan para juri dari tim satgas literasi IGI Aceh, serta juri yang berkompeten dibidang literasi.

Ia menyampaikan rasa terima kasih dan bersyukur atas perolehan juara pada ajang FLS yang diikuti oleh siswanya, terutama buat pembimbing dan tim satgas literasi di sekolah.

“Perolehan prestasi siswa pada ajang ini, harus menjadi motivasi untuk siswa lainnya sehingga dapat membawa harun nama sekolah”, pungkas Sukmanil.

Sebagaimana kita ketahui, pada tahun ini Dinas Pendidikan Aceh menyelenggarakan FLS jenjang SMK dengan bidang lomba cipta buku elektronik tokoh vokasi, sudut baca vokasi dan cerita vokasi nusantara mulai 28 sampai 31 Maret 2022 di Hotel Madinatul Zahra Kabupaten Aceh Besar.

read more
Berita Terkini

SMAN 1 Rantau Gelar Workshop Pemanfaatan Canva untuk Pembelajaran

JARINGAN PELAJAR ACEH. Kuala Simpang – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Rantau Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan workshop pemanfaatan Canva dalam pengembangan media pembelajaran.

Kegiatan workshop yang diikuti guru-guru SMA Negeri 1 Rantau di sekolah setempat berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26-28 Maret 2022 dibuka langsung oleh Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah Aceh Tamiang, Sabtu (26/03).

Kepala SMA Negeri 1 Rantau, Dedi Kurniawan MPd dalam sambutannya menyampaikan, pada era globalisasi digitalisasi diharapkan guru bisa memanfaatkan dan bisa memberikan inovasi dalam menggunakan Informasi dan Tekhnologi (IT) untuk meningkatkan kompetensi dan profesional guru serta memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.

“Pemanfaatan aplikasi Canva ini khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang baru pertama sekali digunakan oleh SMA Negeri 1 Rantau,” kata Dedi.

Dikatakannya, pemanfaatan aplikasi Canva ini antara lain, memperkenalkan Canva for education, dapat membuat akun Canva for education, meperkenalkan menu di Canva, membuat LKPD siswa dan membuat twibbonire PPDB.

Pada kegiatan workshop ini tambah Dedi, menghadirkan pemateri yang kompeten yang ahli dalam bidangnya, yaitu Asrizal Fauzi MPd dan Meyrhsal SPd MM.

“Diharapkan setelah mengikuti workshop selama tiga hari ini, semoga guru-guru SMA Negeri 1 Rantau dapat menerapkan aplikasi Canva untuk digunakan dalam membuat administrasi selain di sekolah ini bisa juga berbagi dengan guru-guru di sekolah lain,” pinta Dedi.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah (Kacabdin) Wilayah Aceh Tamiang, Bakhtiar MPd, dalam bimbingan dan arahan sekaligus membuka acara workshop menyampaikan, pemanfaatan Canva dalam mengembangkan media pembelajaran di SMA Negeri 1 Rantau diharapkan bisa menjadi pelopor untuk mengimbaskan ke forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Mengingat workshop pemanfaatan Canva khususnya di Aceh Tamiang baru SMA Negeri 1 Rantau pertama sekali mengenalkan aplikasi Canva itu dengan harapan, guru bisa membuat media pembelajaran yang memiliki identitas Khusus dimiliki oleh SMA Negeri 1 Rantau,” imbuh Bakhtiar.

Selain yang telah disebutkan tadi ujar Bakhtiar, ini sekaligus dalam upaya meningkatkan kompetensi, kreatifitas dan meningkatkan profesional guru dalam tantangan pada era digitalisasi.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Kacabdin Subulussalam-Singkil Semangati Semua Siswa di Sekolah Pedalaman

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM. Singkil – Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Subulussalam-Singkil mengunjungi semua sekolah yang berada di pedalaman dalam Wilayah Kota Subulussalam dan Kabuoaten Aceh Singkil untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UASBK) tahun 2022.

Kacabdin Sebulussalam-Singkil, Antoni Berampu MPd, bersama pengawas sekolah pada Jum’at (25/03) berkesempatan mengunjungi SMK Negeri Kelautan dan Perikanan Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil.

SMK Negeri Kelautan dan Perikanan Kuala Baru merupakan sekolah pedalaman yang berada di Aceh Singkil berbatasan dengan Buloh Seuma Kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan dilalui dengan mengarungi sungai menggunakan speed bod, namun tidak lama lagi bisa dilalui dengan jalan darat.

Dalam kunjungannya di sekolah pedalaman Subulussalam dan Aceh Singkil, Kacabdin meninjau langsung pelaksanaan dan memastikan UASBK berjalan baik juga mengadakan pertemuan dengan siswa kelas XII di setiap sekolah.

Antoni memberikan motivasi ke semua siswa di sekolah pedalaman bahwa hijrah dari lingkungan saat ini ke lingkungan yang lebih baik untuk merubah diri adalah salah satu langkah efektif untuk memproses diri menuju lebih mapan dan mandiri.

Di SMK Negeri Kelautan dan Perikanan Kuala Baru, Kacabdin membuat dengan mengajak siswa berkomitmen pada diri sendiri lima tahun yang akan datang kembali ke sekolah ini sebagai alumni yang cemerlang.

“Orang-orang hebat di negeri ini berasal dari anak desa di pedalaman karena anak yang berada di daerah pedalaman mempunyai motivasi yang tinggi untuk menuju kesuksesan,” ucap Antoni.

Tidak ada perbedaan anak desa di pedalaman dengan anak yang berada di perkotaan, yang membedakan adalah tergantung motivasi diri dan keinginan untuk lebih maju, pungkasnya.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Kerjasama dengan Pusat Riset PMRI USK, Disdik Kabupaten Aceh Tengah Laksanakan Pelatihan dengan Pola In-On-In

Aceh Tengah _ Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah bekerja sama dengan Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) Universitas Syiah Kuala (USK) melatih guru SD se Kabupaten Aceh Tengah, kegiatan ini terus berlanjut sejak tahun 2021. Seluruh kegiatan dilaksanakan selama 12 hari kerja sejak awal bulan Maret 2022

Muslim Hakim MY, SPd, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan menyebutkan berbeda dengan pelatihan tahun 2021, pada tahun 2022 ini pola pelatihan yang diterapkan adalah Pola In-On-In. Maksudnya, peserta mengikuti pembekalan materi dan diskusi persiapan mengajar selama empat hari (kegiatan IN 1) lalu menerapkan di sekolah masing-masing (kegiatan ON) setelah itu mengkaji hasil penerapan (kegiatan IN 2).

Lanjutnya, kegiatan pelatihan diikuti oleh 37 guru SD dari berbagai sekolah yang tersebar di Kabupaten Aceh Tengah, Kabid GTK juga mengucapkan selamat kepada enam peserta terbaik dan berharap segera berbagi kepada guru-guru yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan Matematika Realistik.

Sementara itu, Prof. DR Rahmah Johar yang merupakan Kepala PRP-PMRI USK mengatakan, mereka menyambut baik kerjasama ini, karena dengan diadakan kegiatan ini guru dapat melakukan praktek langsung karena mempelajari pendidikan matematika realistik tidak tuntas kalau hanya dilakukan dalam bentuk diskusi di ruang pelatihan (kegiatan IN) saja.

“Pada pelatihan ini materi yang adalah 1) penjelasan tentang Pendidikan Matematika Realistik dan kaitannya dengan kelas yang Demokratis; 2) analisis strategi berfikir siswa dalam menyelesaikan masalah yang real serta menantang; 3) merancang lintasan belajar dalam bentuk gunung es untuk materi luas persegipanjang, volume balok, dan pengolahan data; dan 4) Peer teaching persiapan mengajar”, ujar Rahmah Johar yang juga merupakan salah satu narasumber pada kegiatan ini

Rahmah Johar menambahkan, sebelum kegiatan ON, peserta juga dilatih oleh fasilitator daerah untuk membuat video pembelajaran supaya peserta memiliki pengalaman mendokumentasikan aktivitas pembelajaran yang inovatif untuk dibagikan kepada guru lain di Kecamatan mereka masing-masing.

Diakhir kegiatan dia mengingatkan kembali bahwa tugas guru bukan hanya mengajar, tetapi juga belajar supaya mengikuti tantangan perubahan zaman dan menyesuaikan dengan kebutuhan anak didik. Guru hendaknya juga menjadi guru yang refkelektif, kalau bisa sekaligus menjadi teacher as researcher.

Tuti Zubaidah, MPd salah satu Narasumber menyebutkan setelah praktek mengajar, guru dan narasumber melakukan refleksi tentang kejadian-kejadian penting di kelas yang dikaitkan dengan prinsip Realistic Mathematics Education (RME) serta Pedagogical Content Knowledge (PCK), Selain itu, setiap guru melakukan editing video pembelajarandan sebagian dari mereka meng-upload di Youtube sehingga dapat berbagi dengan guru lain.

Setiap guru menerapkan Pendidikan Matematika Realistik sebanyak dua pertemuan dan direkam oleh guru di sekolah yang bersangkutan dan juga oleh tim PRP-PMRI dari IAIN Takengon. Pengambilan rekaman langsung oleh tim PRP-PMRI bertujuan membantu guru mendapatkan hasil rekaman yang lebih baik dan narasumber dapat menyaksikan langsung kejadian di kelas, tambah Ega Gradini dosen IAIN Takengon yang juga terlibat dalam kegiatan pelatihan.

Pada acara penutupan salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mereka karena mereka belajar cara merancang Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang didahului dengan membuat rancangan aktivitas dalam bentuk gunungg es (Ice Berg) yang memuat level situation, model of, model for, dan formal knowledge. Melalui aktivitas ini siswa belajar secara aktif menyelesaikan masalah yang menantang mereka untuk berfikir. Selama ini guru sering mengandalkan buku paket

read more
Berita Terkini

Pelantikan Tamu Ambalan Warnai Kegiatan Persami di SMAN 1 Rantau

 

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM I Kuala Simpang – Dalam rangka menyiapkan generasi muda yang berkarakteristik disiplin dan mandiri, SMA Negeri 1 Rantau Kabupaten Aceh Tamiang mengadakan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami).

Kegiatan Persami itu sekaligus Pelantikan Tamu Ambalan Sultan Al-Natsir dan Putri Meuga Gema Pangkalan SMA Negeri 1 Rantau Gudep 01.471-472 bertemakan “Begin With Right Way for a Change.”

Persami yang diikuti seluruh anggota Pramuka SMA Negeri 1 Rantau berlangsung dua hari pada Sabtu dan Minggu, tanggal 19-20 Maret 2022 berlokasi di sekolah setempat.

Ka.MABIGUS SMA Negeri 1 Rantau, Dedi Kurniawan MPd dalam arahannya menyampaikan, kegiatan Kepramukaan ini menentukan sikap, mental dan membentuk karakteristik jiwa Pramuka yang mengandung banyak arti.

“Dengan menjalani kegiatan ini, maka kalian akan merasakan sebuah perjalanan bagaimanakah sikap seorang siswa dan bersikap disiplin dari berbagai hal. Mulai waktu, sikap kepada orang tua, teman, kakak, dan seterusnya,” kata Dedi.

Dikatakannya, sebagai anggota Pramuka kalian akan paham mengenai apa yang telah disampaikan tadi. Kami berpesan dalam kegiatan ini melangsungkannya dengan baik dan dijadikan ajang yang sangat berharga, karena akan menjadi sebuah pengalaman bagi kita semua.

“Tujuan kegiatan Persami ini diharapkan agar adik-adik bisa menjadi lebih mandiri, dewasa serta memiliki rasa tanggung jawab untuk menjadi manusia yang bermoral serta beretika yang baik,” ucapnya.

Dedi menambahkan, kegiatan ini semoga bisa menjalankan nilai- nilai agama juga menjunjung tinggi cinta tanah air dan tentunya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

TIM DUKUNGAN IT GTK DISDIK LATIH GURU BUAT APLIKASI ALA MEUTUWAH NANGGROE

Jaringanpelajaraceh.com-Sinabang. Sebanyak 35 orang guru Matematika di Kabupaten Simeulue memperoleh pembekalan tentang Asesmen Kompetensi Minimum bidang Numerasi. Hari kedua pelatihan, narasumber yang tampil, Khairuddin memaparkan pemanfataan platform media pembelajaran berbasis numerasi menggunakan iSpring. Narasumber merupakan Ketua Tim Dukungan IT GTK Disdik Provinsi Aceh.

Khairuddin menjelaskan bahwa iSpring merupakan platform yang powerful bukan hanya menyusun soal, namun juga dapat dibuat menjadi media pembelajaran. Melalui powerpoint, iSpring dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan dapat dijadikan aplikasi serta buku digital. Output iSpring ke html5 membuat aplikasi yang dihasilkan dapat dibuka melalui browser dan sangat ringan.

“Media pembelajaran literasi numerasi sangat memungkinkan dibuat melalui iSpring. Selain komposisi jenis soal yang sangat AKM, pola penilaian pun dapat dibuat beragam. Selain itu, hasil pelatihan ini dapat dimanfaatkan di sekolahnya untuk media pembelajaran, ujian semester, ulangan ala aplikasi Meutuwah Nanggroe yang dapat dilaksanakan dengan atau tanpa jaringan internet” pungkasnya.

Pelatihan AKM yang sedang berlangsung di Kabupaten Simeulue juga menghadirkan narasumber Direktorat SMA Kemendikbud, Jhon Abdi dari SMAN 11 Banda Aceh.

read more
Artikel

Mahalnya Sebuah Nilai Apresiasi

Oleh : Fitriadi, S.Pd.I., M.Pd

Apresiasi merupakan bentuk penghargaan dan penilaian terhadap sesuatu kepada diri sendiri maupun orang lain. Apresiasi dapat dilakukan dilakukan dengan mengamati, menghayati, memahami, menanggapi, menilai, dan melakukan implementasi atau penerapan.

Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), apresiasi bisa diartikan sebagai sebuah kesadaran akan nilai seni serta budaya. Kata ini juga bisa diartikan sebagai sebuah bentuk penghargaan atas sesuatu.
Pasca melakukan suatu pekerjaan akan ada dua hal yang dilakukan, yaitu evaluasi apabila ada kekurangan dan juga apresiasi bila ada kelebihan yang patut dipuji.

Apresiasi itu sendiri jika dilihat dari fungsi merupakan bagian dari sarana penilaian, penikmatan, empati, hiburan, edukasi, serta mengembangkan kemampuan manusia dalam beberapa hal.

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita mendapatkan berbagai pengalaman yang berhubungan dengan bentuk apresiasi. Sebagian orang melakukan pekerjaan dengan ikhlas tanpa harus disuruh, walaupun itu merupakan tanggung jawab dia maupun bukan tanggung jawabnya.

Tentu saja sebagai manusia kita merasa senang jika orang lain secara positif memberikan apresiasi kepada apa yang kita lakukan, pasti rasanya akan sangat senang ketika orang lain menghargai dan juga memberikan apresiasi mereka kepada kita. Bahkan mungkin ketika anda peduli dengan seseorang, akan terasa sedikit sulit untuk menunjukkan perasaan seperti itu.

Kadang mungkin kita sibuk dengan kehidupan sehingga lupa untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang yang kita kenal sebagai tanda untuk mengapresiasi mereka. Anda bahkan bisa mencoba untuk mulai mengucapkan terima kasih kepada orang dengan hal-hal yang sederhana dan juga simpel.

Tentu saja ketika orang lain berhasil melakukan sesuatu, mungkin rekan kerja di kantor anda atau mungkin bahkan teman anda, atau bisa jadi keluarga anda sendiri maka pasti anda akan ingin memberi mereka apresiasi. Untuk membuat mereka jadi lebih bersemangat lagi dan membuat mereka jadi lebih termotivasi maka anda bisa mengatakan kepada mereka bahwa kalian luar biasa.

Ada banyak sekali cara yang bisa anda gunakan untuk menjangkau orang yang mungkin anda sayangi atau orang lain dan menunjukkan apresiasi anda kepada mereka. Cara memberikan apresiasi kepada orang lain adalah mungkin dengan bicara ramah kepada mereka dan memberikan perhatian.

Jangan sampai orang mengungkapkan, betapa mahalnya sebuah nilai yang namanya apresiasi dan tidak semua orang memiliki itu. Seandainya semua orang bisa mengapresiasi sekecil apapun yang dilakukan oleh orang lain, apakah dia tahu dia telah memberikan dampak yang besar bagi orang tersebut.

*Penulis Merupakan Sekretaris IGI Provinsi Aceh

read more
Berita Terkini

Harapkan Lulusan Lebih Kompeten, SMKN 1 Al Mubarkeya Jalin Kerjasama dengan Fakultas Vokasi

Jaringanpelajaraceh.com I Aceh Besar— Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Al Mubarkeya melaksanakan penandatanganan MoU kerjasama dengan Fakultas Vokasi Universitas Muhamadiyah Aceh, pada Jumat, 18 Maret 2022 di ruang kepala sekolah.

Kedua belah pihak telah sepakat menjalin kerjasama terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan magang siswa/Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan beberapa kegiatan vokasi lainnya.

Kerjasama ini ditandatangani oleh Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya Sukmanil Fuadi, SAg., MPd disaksikan oleh wakil kepala sekolah bidang Humas Rismarita, SPd dan para ketua program keahlian.

Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya kepada media ini mengatakan melalui kerja sama yang terjalin dengan Fakultas Vokasi Universitas Muhamadiyah Aceh ini, harapanya dapat saling bersinergi dalam meningkatkan kompetensi lulusan pendidikan vokasional dan membantu para siswa meneruskan Pendidikan yang lebih tinggi dan mengembangkan bakat melalui program sarjana terapan yang disediakan di Fakultas Vokasi Unmuha.

“Penandatanganan MOU atau kemitraan sebagai bentuk ikatan kerjasama atas dasar kesepakatan, saling membutuhkan dan menguntungkan kedua belah pihak”, ujar Sukmanil.

Lanjutnya lagi ini dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih baik atau lebih dikenal.

“Simbiosis yang saling menguntungkan ini semoga dapat terjalin dengan banyak sekolah tinggi vokasi atau industri dan selalu terjalin dengan baik, sehingga dapat memajukan SMK Negeri 1 Al Mubarkeya serta sekolah-sekolah tinggi Vokasi atau industri-industri yang sudah bekerjasama,” pungkas Sukmanil.

read more
Berita Terkini

SMKN 1 Lokop Ciptakan Pupuk Cair Organik, Ini Bahan yang Digunakan

 

JARINGAN PELAJAR ACEH I Aceh Timur – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lokop Kecamatan Serbajadi berlokasi di pedalaman Kabupaten Aceh Timur, namun mampu menciptakan karya siswa.

Salah satu karya para siswa di SMK Negeri 1 Lokop mampu menciptakan Pupuk Organik Cair (POC) dari bahan-bahan yang alami dan mudah didapati dengan bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Leuser.

Ketika Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM dan pejabat di Disdik Aceh serta ikut beberapa orang Kepala Cabang Dinas Wilayah berkunjung pada Rabu (16/03/2022) beberapa hari yang lalu.

Produk hasil karya siswa berupa pupuk cair organik ikut dipamerkan dan menjadi pusat perhatian para pejabat teras dari Provinsi Aceh yang berkunjung ke SMK Negeri 1 Lokop.

Salah seorang guru SMK Negeri 1 Lokop, Ita Masyitha SP, ketika dihubungi media, Sabtu (19/03) menjelaskan, pupuk cair organik ini merupakan salah satu produk dari karya siswa yang tentunya dibantu oleh guru pendamping.

Adapun bahan-bahan untuk menghasilkan pupuk cair organik ini. Masyitha menjelaskan, persiapkan batang pisang seukuran 2 meter, kulit buah 1 karung seberat 30 Kg, daun-daunan 1 karung seberat 30 Kg.

Selanjutnya, dedak sebanyak 5 Kg, gula merah 1 Kg, rebung bambu sebanyak 5 Kg, akar bambu sebanyak 1 Kg, akar tuba sebanyak 1 Kg, sambiroto sebanyak 3 Kg, daun sirsak 1 goni seberat 10 Kg, jahe sebanyak 2 Kg, cabe rawit sebanyak 2 Kg, labu tanah yang matang sebanyak 5 buah dan bakteri lokal.

“Untuk pengolahannya dicampurkan semua bahan dan tambahkan dengan air kelapa sebanyak 35 liter dan air cucian beras sebanyak 35 liter,” jelas Ita Masyitha.

Dijelaskannya, sebelum dimasukkan ke dalam drum, semua bahan tersebut dicincang lalu dimasukkan ke goni dan selanjutnya difermentasi selama 1 bulan sehingga menghasilkan pupuk cair organik.

“Pupuk organik cair ini bermanfaat untuk meningkatkan unsur hara yang ada di dalam tanah dan memperbaiki bakteri dalam tanah,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pupuk cair organik ini selain digunakan sebagai pupuk dapat dijadikan sebagai peptisida alami dengan menggunakan bahan tambahan.

“Selain bahan-bahan mudah didapati dan mudah dalam proses pembuatannya, mudah-mudahan pupuk organik cair ini menjadi produk unggulan dari SMK Negeri 1 Lokop,” ucap guru berdedikasi juara 3 tingkat nasional tahun 2017 ini.

Untuk saat ini pupuk cair organik baru dipasarkan sekitaran Wilayah Lokop Kecamatan Serbajadi semoga kedepannya bisa merambah ke daerah lainnya sehingga bisa menjadi income bagi SMK Negeri 1 Lokop.

Ita Masyitha mengharapkan, dengan kehadiran Sekda Aceh, Kadisdik dan kepala-kepala bidang di Disdik Aceh melihat langsung produk karya siswa kami agar dibantu mempromosikannya supaya sekolah yang berada di pedalaman mampu bersanding dengan sekolah lainnya yang berada di perkotaan.(AR)

read more
Berita Terkini

Cabdin Simeulue Gelar Pelatihan AKM Jenjang Dikmen

 

JARINGAN PELAJAR ACEH I Sinabang – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Wilayah Simeulue menggelar pelatihan guru mata pelajaran di Aula Cabdin setempat, Jumat (18/03).

Pelatihan bertemakan peningkatan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi numerasi bidang studi Matematika diadakan untuk mengembangkan model-modell soal literasi numerasi sebagai pendukung asesmen nasional.

Kegiatan itu diikuti guru bidang studi Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB (PKLK) di Kabupaten Simeulue.

Ketua panitia, Rustim SPd dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini sebagai usaha untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang literasi numerasi pada semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah.

“Guru yang terlibat dalam kegiatan pelatihan ini adalah, 26 orang guru SMA bidang study Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, 8 orang guru SMK dan 1 org guru SLB,” kata Rustim.

Dikatakannya, mengawali kegiatan ini adalah mata pelajaran Matematika, sedangsm sedangkan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris menyusul pada pertemuan selanjutnya.

Rustim menambahkan, kegiatan literasi numerasi ini Cabdin Wilayah Simeulue menghadirkan dua orang nara sumber nasional, yaitu Khairuddin MPd dan Jhon Abdi MPd.

Sementara itu, Kacabdin Wilayah Simeulue, Al Amin SPd, dalam sambutannya menyampaikan, harapannya keoada semua guru yang mengikuti peserta pelatihan literasi numerasi dengan serius dan sungguh-sungguh.

“Peserta yang mengikuti pelatihan agar memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pengetahuan baru tentang literasi numerasi, nantinya diterapkan disekolah masing-masing dalam menyusun butir-butir test yang baik dan hots nantinya diteruskan dalam pelatihan ini untuk guru- guru di sekolah masing-masing,” harap Al Amin.

Ia menyampaikan, kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua gelombang. Pertama diikuti guru mapel Matematika dan pada gelombang kedua mapel Bahasa dan Sastra Indonesia serta Bahasa Inggris.

“Sayangnya sudah menjadi takdir untuk peserta gelombang pertama kali ini pihaknya tidak menyediakan akomodasi dan penginapan untuk peserta dari luar Kota Sinabang” canda Al Amin disambut riuh para peserta.

Acara pembukaan kegiatan itu turut dihadiri Kasubbag TU, Sri Mulyana SPd, Kasie PGTK Syahril Sahruna SPd, Koordinator Pengawas, Alex Arao SPd dan Pengawas Sekolah Cabdin Wilayah Simeulue.

Editor : Baihaki

read more
1 20 21 22 23 24 57
Page 22 of 57