close

fitriadi

Berita Terkini

Kacabdis Aceh Selatan, SLB Butuh Bus Sekolah

Tapaktuan – Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Aceh Selatan, perlu adanya bantuan satu unit bus sekolah dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) Wilayah Aceh Selatan, Annadwi SPd MM ketika bersilahturahmi dengan kepala sekolah dan orang tua siswa, Kamis (17/02).

“Kami menerima masukan dari Kepala SLB Negeri Aceh Selatan dan orang tua siswa agar disediakan bus sekolah untuk memudahkan mengantar dan menjemput anak-anak ke sekolah,” kata Annadwi.

Dikatakannya, anak-anak yang bersekolah disini banyak dari keluarga yang kurang mampu, begitu juga jarak rumah merekapun ada yang jauh dari sekolah.

Pengadaan bus sekolah merupakan salah satu kebutuhan yang sangat mendesak guna membantu anak-anak penyandang Disabilitas yang berkebutuhan khusus, ucap Annadwi.

“Mendengar informasi SLB Negeri Aceh Selatan mendapatkan bantuan satu unit bus sekolah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dinas Pendidikan Aceh karena itu memang kebutuhan mendasar,” ucapnya.

Lebih lanjut Annadwi meyampaikan, bukan saja bus sekolah yang dibutuhkan di SLB Negeri Aceh Selatan namun untuk menunjang kegiatan operasional turun ke lapangan Cabang Dinas juga memerlukan mobil dinas.

“Selama ini kami menggunakan mobil pribadi untuk melakukan kunjungan kerja ke sekolah-sekolah dan menghadiri setiap kali kegiatan di Banda Aceh,” ujarnya.

Seperti kita ketahui jelas Annadwi, SMA, SMK dan SLB di Aceh Selatan terbentang mulai dari Labuhanhaji Barat hingga ke Trumon Timur memiliki jarak tempuh yang jauh dengan medan sangat berat melewati pegunungan.

Justru itu pengadaan mobil dinas untuk memudahkan operasional Cabang Dinas Pendidikan di wilayah bukan saja di Aceh Selatan namun semua Cabang Dinas Pendikan di semua wilayah merupakan langkah yang sangat tepat, pungkas Annadwi.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Ini Tanggapan Kepala SLBN Aceh Selatan dan SLBN Al Fansyuri Terkait Pengadaan Bus Sekolah

Banda Aceh – Rencana pengadaan mobil dinas dan bus sekolah sebanyak 27 unit oleh Dinas Pendidikan Aceh ditanggapi sangat positif bagi Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah pesisir Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Singkil.

Kepala SLB Negeri Aceh Selatan, Santi Nita SPd saat dihubungi media, Rabu (16/02) mengatakan, saat membaca berita bahwa satu unit bus sekolah diperuntukkan untuk SLB Negeri Aceh Selatan tentu merasa sangat gembira.

“Syukur Alhamdulillah ini berita sangat menggembirakan, jika benar satu unit bus sekolah untuk kebutuhan siswa tentu kabar yang luar biasa untuk anak-anak yang luar biasa pula,” kata Santi.

Dikatakannya, sekolah yang baru saja dioperasionalkan awal tahun 2022 ini berlokasi di Desa Padang Rasian Kecamatan Pasieraja, bus sekolah sangat dibutuhkan untuk antar jemput siswa penyandang Disabilitas.

Para siswa yang bersekolah di SLB Negeri Aceh Selatan untuk saat ini berasal dari Wilayah Kluet Raya sebagiannya jauh dari rumah menuju sekolah, ucapnya.

“Dengan adanya bus sekolah tentu sangat membantu orang tua siswa yang tidak perlu lagi mereka mengantarkan dan menjemput anaknya ke sekolah,” ujar Santi.

Hal senada disampaikan Kepala SLB Negeri Al Fansyuri Kabupaten Aceh Singkil, Sakinah SPt mengungkapkan, pengadaan bus sekolah sangat dibutuhkan bahkan sangat mendesak.

“SLB Negeri berlokasi di Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil banyak siswa yang rumahnya berjauhan dengan sekolah bahkan ada yang mencapai 25 Km lebih,” sebut Sakinah.

Kami sangat mengharapkan kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh agar pengadaan mobil dinas yang di dalamnya ada bantuan bus sekolah supaya benar-benar diberikan ke SLB Negeri Al Fansyuri, pungkasnya.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Seratusan Warga SMKN 1 Al Mubarkeya, Ikut Donor Darah yang di Gelar Disdik Aceh

Banda Aceh – Siswa dan dewan guru SMKN 1 Al Mubarkeya mengikuti aksi donor darah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam rangka peduli sosial kemanusiaan memenuhi kebutuhan darah di Kota Banda, Provinsi Aceh, Rabu (26/1/2022).

Mengawali kegiatan, calon pendonor terlebih dahulu diperiksa kelayakannya. Utamanya kesehatan fisik, kesehatan darah, dan golongan darahnya. Sehingga diharapkan darah yang diperoleh dari calon pendonor nantinya benar-benar darah yang sehat dan aman bagi resipien.

Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya, Sukmanil Fuadi, SAg, MPd menyampaikan, melalui kegiatan donor darah diharapkan mampu menumbuhkan kepekaan para siswanya untuk peduli terhadap sesama.

“Kegiatan ini adalah aksi sosial yang menyasar warga sekolah itu untuk melatih kepedulian terhadap sesama, terutama siswa. Saya berharap donor darah menjadi kegiatan rutin di sekolah yang dipimpinnya,” ujar Sukmanil.

Lebih lanjut Sukmanil berharap, siswa yang telah mendonorkan darahnya akan menjadi pendonor darah sukarela yang rutin mendonorkan darahnya, baik di Banda Aceh maupun di luar Banda Aceh.

“Hari ini saya membawa seratusan warga SMKN 1 Al Mubarkeya, baik guru maupun siswa ke lokasi donor darah yang digelar oleh Dinas Pendidikan Aceh di Komplek SMKN 5 Banda Aceh”, ungkap Sukmanil.

“Kegiatan ini sangat baik dan harus terus dilaksanakan, karena selain memupuk jiwa kepedulian kepada siswa, juga sebagai sarana untuk cek kesehatan darah kita yang akan diperiksa di PMI dan lebih bagus lagi saya merasakan jarang sakit setelah rutin donor” kata T Zulfahmi, salah satu guru yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 10 kali.

Para siswa sangat antusias mengikuti acara donor darah yang digelar oleh Dinas Pendidikan Aceh “Sangat senang dan bangga bisa mendonorkan darah, dengan harapan darah saya bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan” kata Mujibullah, siswa jurusan DPIB yang hari ini ikut donor darah bersama puluhan siswa SMKN 1 Al Mubarkeya lainnya.

read more
Berita Terkini

SMKN 1 Al Mubarkeya Selenggarakan Pelatihan Drone Mapping untuk Guru DPIB

Aceh Besar – SMK Negeri 1 Al Mubarkeya sebagai SMK Pusat Keunggulan terus bersinergi dengan berbagai dunia Industri, dunia usaha dan dunia kerja guna meningkatkan kualitas serta mutu yang ada.

Dalam kesempatan kali ini SMK Negeri 1 Al Mubarkeya kembali melakukan kegiatan Update Teknologi bersama Industri untuk guru program keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) bersama dengan PT. Drone Jakarta Inovasi pada 20-21 Januari 2022 bertempat di lingkungan sekolah tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan dua orang pemateri yang datang dari PT. Drone Jakarta Inovasi di Jakarta, materi yang diajarkan adalah terkait dengan link and match yang nantinya akan disesuaikan dengan pembelajaran dan tujuan pembelajaran yang ada pada program keahlian DPIB.

(lebih…)

read more
Berita Terkini

Jabat Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya, ini Harapan Sukmanil

Jaringanpelajaraceh.com, Aceh Besar – Kepala SMKN 1Al Mubarkeya, yang dilantik oleh Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes pada Senin (17/1), Sukmanil Fuadi, SAg, MPd, mengajak seluruh warga sekolah kompak dalam memajukan pendidikan. Ajakan tersebut disampaikan Sukmanil saat kegiatan serah terima jabatan Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya pada Kamis (20/1) di gedung SMKN 1 Al Mubarkeya Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.

Menurut pria kelahiran Aceh Besar ini, warga sekolah harus selalu kompak, bekerja keras, dan bekerja cerdas dalam memajukan kualitas pendidikan di SMKN 1 Al Mubarkeya. Tanpa kekompakan, lanjut dia mustahil visi dan misi sekolah dapat tercapai dan saya sebagai pimpinan akan terus mengayomi semua warga sekolah.

“Saya sangat berharap dukungan penuh dan kerjasama yang baik agar tujuan sekolah kita dapat tercapai. Mari kita bekerja sesuai dengan tugas pokok masing-masing,” ujar Sukmanil

Dikatakan Sukmanil bahwa sebagai kepala sekolah, dirinya akan mengutamakan keputusan bersama dalam mengambil sebuah kebijakan yang menyangkut dengan kepentingan sekolah. Sukmanil juga berjanji untuk melaksanakan tugas dan fungsi kepala sekolah sebagaimana telah diamanatkan kepadanya.

“Sebagai kepala sekolah tentu saya akan menjalankan fungsi managerial, supervisi, dan kewirausahaan menuju arah kemajuan sebagaimana dirumuskan dalam rapat kerja sekolah. Fungsi tersebut tidak akan jalan jika tidak mendapat dukungan penuh dari dewan guru, tenaga kependidikan, siswa, komite serta masyarakat,” kata Sukmanil.

Pria yang paling aktif mengkampanyekan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) ini, saat prosesi serah terima jabatan didampingi oleh Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan Aceh, Drs. M Akbari AR, MA, beserta beberapa kepala SMK lainnya dan puluhan guru-guru dari SMKN 2 Banda Aceh serta dari SMKN 1 Al Mubarkeya.

read more
Berita Terkini

IGI Aceh Selenggarakan Meugiwang, Puluhan Guru Antusias Mengikutinya

Banda Aceh. Puluhan guru dari berbagai jenjang mengikuti Meugiwang (Meurunoe Meubagi Wawasan Lam Jaringan) yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Aceh secara online pada Rabu (19/01/2022).

Kegiatan dengan Tema Tantangan Pendidikan di Era Disrupsi menghadirkan Narasumber Drs. Laisani, M.Si yaitu praktisi pendidikan yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Aceh.

Drs.Imran yang merupakan ketua IGI Provinsi Aceh, kepada media ini menyampaikan bahwa kegiatan yang bertajuk “Meugiwang” merupakan sebuah ajang yang rutin diselenggarakan oleh IGI Aceh untuk berbagi Ilmu kepada para guru-guru seluruh Nusantara.

“Kita akan melaksanakan Meugiwang setiap Malam Kamis, pada pertengahan dan akhir bulan, dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya”, jelas Imran.

Sementara itu Laisani saat menyampaikan materi menyebutkan
Inilah era disrupsi dimana Inovasi teknologi telah mampu mengubah pola-pola lama kehidupan sosial bahkan menciptakan anomali. Kemajuan teknologi kontemporer telah membentuk ulang cara kita berinteraksi dan berkomunikasi yang menjadi penciri kemajuan masyarakat pasca modern.

“Kita telah beranjak menuju fase masyarakat digital. Perubahan dan konvergensi teknologi yang begitu cepat dan merambah ke berbagai hal seperti sosial, ekonomi dan politik membuat lingkungan aktivitas kita berubah amat cepat dan terjadi dalam skala besar”, ungkap Laisani.

 

read more
Berita Terkini

Disdikbud Kota Banda Gelar Malam Apresiasi Meraih Prestasi Gemilang

 

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menggelar acara malam apresiasi dengan tema “Meraih Prestasi Gemilang Pulihkan Pendidikan” di Hotel Grand Syariah, Sabtu (15/01/2022).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada guru dan siswa yang berhasil menjuarai berbagai kompetisi pada tahun 2021 baik tingkat nasional maupun internasional.

Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM dalam arahannya menyampaikan, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Disdikbud Kota Banda Aceh yang telah menjalankankan reward and recognition kepada guru dan siswa berprestasi pada tahun 2021.

“Saat kita semua sedang menghadapi cobaan Allah Swt yaitu serangan wabah Virus Covid-19, namun masih bisa membuktikan guru dan Siswa TK, SD, SMP se-Kota Banda Aceh meraih prestasi,” kata Aminullah.

Dikatakannya, Alhamdulillah kita berikan apresiasi semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi satuan pendidikan untuk terus meraih prestasi luar biasa di tahun-tahun mendatang sehingga menjadikan Banda Aceh semakin gemilang.

Aminullah menjelaskan, untuk saat ini Kota Banda Aceh sudah banyak mendapatkan penghargaan tingkat nasional dan internasional, terakhir tadi siang kita mendapatkan penghargaan dari Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) yang memberi penilaian terhadap kinerja Pemerintahan Kota Banda Aceh.

“Hasilnya Kota Banda Aceh mendapat nilai 87,14 persen. Artinya Kota Gemilang berada diperingkat satu dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh, atas pelaksanaan pencegahan terjadinya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” ucapnya.

Penghargaan ini lanjutnya, semua kita dapatkan atas kerja keras bapak dan ibu sekalian dari berbagai OPD dibawah Komando Amin-Zainal (A-Z) termasuk Disdikbud yang turut menyumbang Nilai Standar Nasional Pendidikan (SNP).

“Berdasarkan hasil Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) yang dirilis oleh Kemdikbud Ristek RI awal Oktober 2020, diperoleh capaian rapor mutu SD dan SMP Kota Banda Aceh 92,39 % (Baik Sekali),” ucap Aminullah.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi IV Bidangnya Pendidikan DPRK Banda Aceh, Tati Mutia Asmara SKH MSi, mengucapkan selamat dan apresiasi kepada guru, siswa serta Disdikbud yang telah bekerja keras memajukan dan membawa nama baik dunia pendidikan Kota Banda Aceh tahun 2021.

Pada malam apresiasi itu turut hadir Ketua MPD Kota Banda Aceh, Salman Ishak, Sekretaris BKPSDM, Sekretaris Dinas Pedidikan Dayah, Kepala Sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP, serta para guru dan siswa berprestasi.

Sementara itu Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri MPd ikut didampingi Sekdis Taufik SE dan seluruh Kepala Bidang menjelaskan apresiasi yang diberikan tahun 2021 ini adalah para guru dan siswa yang mengukir prestasi dari berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional.

Sulaiman menyampaikan, masing-masing juara memperoleh hadiah juara satu Nasional Rp 2 juta, juara dua Nasional Rp 1,5 juta, juara tiga Nasional Rp 1 juta. Sedangkan untuk Juara Internasional juga mendapat penghargaan Rp 2 juta.

“Insya Allah pada tahun 2022 ini prestasi yang diraih pada tingkat provinsi pun juga akan diberiksn apresiasi,” ujar Sulaiman.

Lebih lanjut Kadisdikbud menjelaskan, adapun prestasi siswa pada tahun 2021 yang mendapatkan apresiasi terdiri dari juara 1 nasional sebanyak 9 orang siswa, juara 2 nasional sebanyak 7 orang siswa, juara 3 nasional sebanyak 15 orang siswa, Juara 3 internasional sebanyak 3 orang siswa, juara 2 internasional sebanyak 1 orang siswa.

Sedangkan prestasi guru terdiri dari 2 orang juara 1 nasional, 2 orang juara 2 nasional, 3 orang juara 3 nasional, dan 1 orang guru inspiratif nasional.

“Ucapan terima kasih kepada panitia dan seluruh Keluarga Besar Disdikbud Kota Banda Aceh serta relasi kerja kami, PT. Penerbit Erlangga, Bank Mahirah Muamalah, Bank Aceh Syariah dan Artline atas supportnya,” tutup Sulaiman.

Pada malam apresiasi ikut ditampilkan berbagai pertunjukan seni tari dari siswa-siswi TK, SD dan SMP se-Kota Banda Aceh dengan penampilan kolosal yang spektakuler.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Tingkatkan Kompetensi Siswa, SMKN 1 Tapaktuan Lakukan MoU Bersama Poltas

 

TAPAKTUAN – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan jalin kerjasama melalui penandatanganan Memorandum of Unsderstanding (MoU) di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian dengan Politeknik Aceh Selatan.

MoU itu dilakukan di SMK Negeri 1 Tapaktuan untuk meningkatkan kompetensi siswa menghadapi kompetisi di dunia kerja, Jumat (07/01).

Kepala SMK Negeri 1 Tapaktuan, Dra Nelisma mengatakan, dengan kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan siswa, karena beberapa jurusan di sekolah yang dipimpinnya terkait erat dengan program studi di Politeknik Aceh Selatan.

“Nanti setelah penandatanganan kerjasama ini, kita akan mengirim siswa magang ke Politeknik Aceh Selatan”, ujar Nelisma

Pada kerjasama tersebut, Nelisma menyampaikan, sekolah ini telah meraih berbagai prestasi, berupa juara LKS baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Sementara itu Direktur Politas, Dr Muhammad Yasar STP MSc dalam arahannya mengatakan, pihaknya sangat mendukung kerjasama ini, karena Poltas lahir dari keinginan masyarakat sebagai institusi mencetak sumber daya manusia yang handal di daerah.

“Karena pendidikan vokasi merupakan solusi dalam menuntaskan angka pengangguran yang kiat meningkatkan, kerjasama ini diharapkan kepada siswa mampu menyerap pengetahuan dari lapangan secara langsung”, pungkas Yasar.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Sejumlah Warga SMKN Penerbangan Aceh Lakukan Perbaikan Jalan Umum yang Rusak Parah

Diduga kerap sering menimbulkan kecelakaan, sejumlah Guru dan Security bersama Kepala Sekolah di SMKN Penerbangan Aceh spontanitas memperbaiki jalan raya yang rusak parah di sekitar sekolah mereka. Aksi perbaikan jalan dilakukan pada jalur tepatnya di depan SMKN Penerbangan Aceh Gampong Data Makmur Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar pada Selasa (04/01/2022).

Aksi ini juga menyikapi sering terjadi kecelakaan lalulintas bagi sejumlah pengendara yang melewati jalan tersebut menuju lokasi wisata Barbate. Perbaikan jalan dengan menggunakan campuran semen menggantikan aspal yang telah mengelupas Mereka bahu membahu mengumpulkan pasir, mulai mengaduk untuk mencapurkanya dengan semen lalu dberi air agar bisa dipadatkan pada permukaan jalan yang berlubang hingga tuntas.

Baihaqi, SPd, MPd, yang merupakan Kepala SMKN Penerbangan Aceh mengatakan aksi perbaikan jalan ini murni spontanitas warga sekolahnya yang peduli terhadap kondisi jalan yang rusak parah.  “Hampir setiap hari ada yang tergelincir atau kecelakaan.Termasuk saya sendiri beberapa waktu lalu mengalami hampir kecelakaan karena kondisi jalan yang rusak.

Ia menambahkan, warga sekolahnya melakukan perbaikan jalan secara gotong royong karena kondisi jalan sangat mengkhawatirkan.

“Ia kami khawatir terhadap para pengendara yang melintasi jalan tersebut karena dinilai kondisinya sangat memprihatinkan dan bisa saja menimbulkan kecelakaan,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya untuk melakukan perbaikan jalan yang berlubang tersebut, pihak sekolah secara sukarela menggunakan dana swadaya dari warga sekolah.

“Kita rela mengumpulkan uang untuk membeli semen, pasir hingga kerikil untuk menutup lubang yang menganga di lintasan tersebut,” pungkasnya.

read more
Berita Terkini

Tuan Guru Bajang: Kalau Mau Tahu Aceh Datanglah ke Aceh

 

*Banda Aceh* – Wakil Komisaris Utama PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi, Lc., MA menjadi penceramah pada Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peringatan 17 Tahun Tsunami Aceh yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Aceh di Aula SMKN 2 Kota Banda Aceh, Senin 27 Desember 2021.

TGB yang juga Gubernur Nusa Tenggara Barat Periode 2013 – 2018 tersebut hadir bersama Komisaris Independen PT. BSI, M. Arief Rosyid Hasan, Anggota Dewan Pengawas Syariah PT. BSI, Dr. Mohammad Hidayat dan Regional CEO PT. BSI Aceh, Wisnu Sunandar memenuhi undangan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri MM.

Tiba di acara maulid, TGB bersama rombongan disambut dengan Seumapa oleh Medya Hus serta pengalungan syal khas Aceh oleh Kadisdik Alhudri. Seumapa merupakan seni tutur bahasa tradisi Aceh yang lazim digelar saat menyambut orang-orang istimewa dengan kiasan syair dan pantun yang disampaikan secara kocak dan jenaka.

Dalam ceramahnya, TGB mengaku tersanjung dengan penyambutan yang dilakukan terhadap dirinya bersama rombongan BSI. Menurut TGB, Seumapa adalah tradisi yang cukup indah dan mencirikan identitas orang Aceh yang ramah, rendah hati, dan selalu bersyukur kepada Allah.

Hal itu lah yang dilihat saat pertama sekali menginjakkan kaki ke Bumo Serambi Mekkah. TGK menuturkan, saat hendak ke Aceh dirinya sempat berfikir bahwa ia bersama rombongan akan bertemu dengan masyarakat Aceh yang bermuram durja, wajah-wajah yang penuh dengan kesedihan dan kebingungan, hal itu mengingat agendanya ke Aceh dalam rangka memperingati 17 tahun tsunami Aceh.

“Tapi masyaAllah, tabarakallah. Saat begitu saya turun dari pesawat, yang saya saksikan adalah wajah-wajah ceria penuh dengan kesyukuran kepada Allah,” kata TGB.

Oleh karena itu, menurut TGB untuk mengetahui orang Aceh, kondisi Aceh dan sebagainya tentang Acehm maka datanglah ke Aceh.

“Kalau mau mencintai Aceh datanglah ke Aceh. Kalau mau tahu orang Aceh seperti apa datanglah ke Aceh, ajaklah bicara bersama,” kata TGB.

Aceh memiliki keunikan, kata TGB. Jumlah tempat ngopi paling banyak mungkin hanya di Aceh dan itu tidak pernah sepi, akan tetapi bukan bererti orang Aceh tidak bekerja karena selalu di warung kopi, karena ternyata di tempat kopi juga bagian dari membangun kebersamaan. “Masya Allah, mau tahu Aceh datanglah ke Aceh,” katanya lagi.

Alumni doktor tafsir dan ilmu Alquran Universitas Al-Azhar Kairo ini mengungkapkan, banyak orang di luar terkadang sering menilai sesuatu hanya dari berita, seperti halnya terhadap Aceh. Selain berita keindahan alam, budaya dan adat istiadat Aceh, mungkin juga ada kesan di luar bahwa karena lama dilanda konflik bersenjata suasana masyarakat Aceh menjadi tegang, orang-orangnya sulit senyum, suasana sosialnya juga berubah tidak seperti tempat lain.

“Padahal begitu datang ke Aceh, Alhamdulillah ternyata berita tidak sama dengan pandangan mata,” kata TGB.

Oleh karena itu, kepada para siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut TGB berpesan, jika punya media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lain sebagainya satu hal yang perlu diingat, jika ada informasi yang dapat mengundang rasa benci dan berkurang cinta kepada Aceh, berkurang cinta kepada Indonesia dan suudzon kepada orang lain, maka tabayyunlah, sebagaimana prinsip islam.

“Nggak usah gampang-gampang dipercaya, boleh saja ada 1001 berita sampai kepada kita tapi jangan begitu mudah kita percaya, kecuali sudah kita lihat dengan kasat mata, kecuali sudah kita tabayun kan. Kenapa? Karena kehancuran dan konflik datang dari kabar bohong. Kita patut bersyukur terhadap kondisi Aceh yang damai seperti saat ini,” ujar TGB.

TGB berpesan, “bangunlah hubungan sosial antar sesama secara baik, selalulah berfikiran positif, dan optimis, karena untuk Aceh kedepan tidak ada jalan lain selain membangun optimisme di dalam hati kita, Insya Allah,” tutup TGB.

Sementara itu Kadisdik Alhudri mengatakan, bahwa Aceh dan Lombok NTB memiliki hubungan emosional yang erat, bahkan saat gempa dan tsunami menimpa lombok beberapa tahun lalu, Aceh hadir sebagai salah satu provinsi yang ikut merasakan kepiluan masyarakat Lombok saat itu.

“Masyarakat Aceh saat itu ikut membantu masyarakat lombok dengan membangun masjid bernama An-Nur Aceh yang dibuat dari material bambu, dan saat ini sudah dipakai untuk beribadah,” kata Alhudri.[]

read more
1 22 23 24 25 26 57
Page 24 of 57