close

fitriadi

Berita Terkini

Tingkatkan Wawasan Cerdas Mengatasi Hoax, Kominfo Selenggarakan Webinar Literasi Digital

Jaringanpelajaraceh.com I Aceh Timur, Kegiatan webinar yang dilaksanakan oleh SiberKreasi Kementerian Informatika dan Komunikasi bekerjasama dengan Pemerntah Provinsi Aceh dengan sasaran Kabupaten Aceh Timur berlangsung sangat antusias. Beberapa sekolah mengajak siswa untuk video conference mengikuti kegiatan tersebut, seperti SMK Negeri 1 Idi, bahkan termasuk SMK Negeri Taman Fajar. Diikuti lebih 90 titik, diskusi tentang literai digital di zaman milenial berlangsung cukup seru hingga tidak semua pertanyaan dibacakan oleh moderator.

Webinar yang mengambil tema Bijak Sebelum Mengunggah di Sosial Media menghadirkan narasumber dengan level nasional meski dua diantaranya adalah putera Aceh yang sudah cukup melanglang di level nasional. Mereka adalah I Gede Putu Krisna Juliharta (Bali) pegiat relawan TIK, Tiwi Dewanti (Bogor) guru pegiat literasi, Nurdin (Aceh) ketua RAPI Aceh Timur dan Khairuddin (Aceh) Ketua Harian Jaringan Sekolah Digital Indonesia.

Diskusi menarik saat beberapa pertanyaan mengarah pada bagaimana menghadapi hoax di zaman digitalisasi dengan informasi yang sulit dipilah. Ketua Harian JSDI, Khairuddin mengungkapkan pentingnya edukasi bagi masyarakat tanpa mengedepankan terlebih dahulu sanksi. UU ITE sebagai regulasi yang perlu dikuatkan keberadaannya, namun yang paling penting adalah ketika masyarakat sudah cerdas menggunakan sosial media, melalui program yang edukatif, sosialisasi serta doktrin di bidang pendidikan, hoax menjadi isu yang mudah dihadapi.

“Pegiat literasi membentuk komunitas untuk memberi warna yang cerdas dan bijak dalam sosial media. Para pendidik, tokoh agama yang moderat sudah saatnya mengisi ruang sosial media dengan informasi dan konten yang mendidik. Sekolah menjadi pilar bagi pemerintah untuk mencerdaskan kaum milenial menggunakan sosial media sebagai hiburan yang mendidik” tutup Khairuddin dalam pemaparan.

Sementara putera Aceh lainnya, Nurdin, mengutarakan sisi sosial media sebagai wajah personality pengguna yang sesungguhnya. Sosial media menjadi penghubung dengan nilai sosial yang tinggi, karena itu, pengguna sosial media harusnya menggunakan identitas asli dan tidak melakukan kebohongan informasi baik berupa hoax serta kejahatan lainnya seperti web pishing, fake info dan sebagainya.

Kegiatan yang berlangsung selama lebih dari 3 jam tersebut diharapkan akan berlanjut ke daerah lain sebagai kampanye positif menggunakan sosmed, begitu tulis seorang netizen di chat zoom.

read more
Berita Terkini

Siswa SMKN 1 Teunom, Juara Bidang Lomba Seni Lukis di FLS2N SMK Tingkat Provinsi Aceh

Jaringanpelajaraceh.com I BANDA ACEH – Pelaksanaan ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMK tingkat Provinsi Aceh tahun 2021 sudah selesai, kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Drs. Alhudri, MM pada Jumat (30/07/2021) di Aula Dinas Pendidikan Aceh.

Sesuai hasil yang disampaikan oleh panitia, salah seorang siswa SMKN 1 Teunom di ajang ini berhasil menjadi juara I pada Bidang Lomba Seni Lukis atas nama Melda Silvia, menurut Satria Pratama, SPdI, MPd yang merupakan wakil Kesiswaan SMK N 1 Teunom menyebutkan baru kali ini bisa mendapatkan Juara 1 di tingkat Provinsi Aceh.

“Selama kepemimpinan bapak Syaribuddin, M.Pd ada beberapa kali mendapat juara di tingkat Provinsi yaitu tahun 2020 salah satunya juara harapan di ajang Festival Literasi Sekolah dan kali ini baru mendapatkan hasil yang maksimal”, ujarnya.

Kepala SMKN 1 Teunom Syaribuddin, MPd., mengaku bangga akan prestasi salah satu peserta didik yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi Bidang Lomba Seni Lukis.

“Kami bangga, ini merupakan prestasi yang harus didukung terus guna meraih juara di tingkat nasional, tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pembimbing yang sudah membimbing dalam berlatih,” ungkap Syaribuddin.

Lanjut Syaribuddin setelah mengikuti lomba tingkat provinsi, anak kita Melda Silvia akan terus dilatih untuk meningkatkan kemampuan, sehingga saat mewakili Aceh pada event tingkat nasional bisa bersaing dan mendapatkan prestasi terbaik.

“Saya selaku pimpinan sekolah merasa bangga, dan ini persiapan tidak lebih dari 10 hari berkat bimbingan para guru yang yang ulet cara mengajarnya, jadi Alhamdulillah hasilnya baik, harapan kami semoga bisa mendapatkan Juara di tingkat nasional dan mendapatkan prestasi terbaik,” pungkas Syaribuddin.

read more
Berita Terkini

Laksanakan Rakerwil, IGI Aceh Susun Sejumlah Program Peningkatan Kompetensi Guru

Jaringanpelajaraceh.com I Aceh Besar – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Aceh melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Minggu (01/08/2021) di Aula SMAN 1 Lhoknga Aceh Besar dan dibuka secara virtual oleh ketua umum PP IGI Danang Hidayatullah, SH, MA.

Ketua pelaksana kegiatan Fitriadi, MPd menyampaikan bahwa rakerwil ini adalah yang pertama dilaksanakan oleh pengurus periode 2021-2026 setelah Musyawarah Wilayah (Muswil) pada medio Maret 2021.

“Rakerwil ini kita laksanakan secara luring (luar jaringan) dan daring (dalam jaringan) dimana para pengurus daerah yang tidak bisa hadir secara langsung juga bisa bergabung melalui room virtual yang disiapkan oleh panitia”, ujar Fitriadi yang juga merupakan sekretaris wilayah IGI Aceh.

Sementara itu, Ketua IGI Provinsi Aceh Drs Imran dalam sambutannya menyebutkan bahwa rakerwil ini merupakan amanah AD/ART organisasi yang wajib dilaksanakan agar dapat disusun program kerja yang bisa membantu meningkatkan kompetensi para guru-guru.

“Dari sejumlah program kerja yang disusun oleh para pengurus, IGI masih menyusun program unggulannya berupa peningkatan kompetensi guru baik yang berbasis literasi atau digitalisasi”, ujar Imran.

Ketua umum PP IGI, Danang Hidayatullah, SH.MA saat membuka acara menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus IGI Aceh yang terus bergerak membantu para guru-guru terutama dalam meningkatkan kompetensi mereka.

“Kita harus bersinergi dengan berbagai lembaga agar visi misi IGI cepat terwujud, saya berharap setiap insan IGI menjadi kekuatan penting bagi kemajuan dan kejayaan IGI, saat ini dan di masa yang akan datang dengan satu hati dan satu jiwa sharing and growing together. Kita akan terus saling berbagi dan tumbuh bersama”, pungkas Danang.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua dewan pakar IGI Aceh Hamdani, SPd, MPd yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendikan Aceh serta Sekretaris Jenderal IGI Pusat.

read more
Berita Terkini

FLS2N PDBK Tingkat Provinsi Aceh Selesai, Ini Para Juara yang Lolos ke Nasional

Jaringanpelajaraceh.com I BANDA ACEH – Sebanyak lima Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) jenjang SDLB, SMPLB dan SMALB lolos pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tingkat Nasional tahun 2021 yang akan berlangsung secara virtual sejak 6 Agustus hingga 5 September 2021 di Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Hamdani, M.Pd saat menutup ajang FLS2N tingkat Provinsi Aceh tahun 2021, Kamis (29/7/2021) menyampaikan ajang FLS2N ini digelar untuk mengasah keterampilan peserta didik, khususnya di bidang seni. Dinas Pendidikan Aceh secara khusus mengapresiasi prestasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang ada di Aceh.

“Pemerintah Aceh akan terus memberi perhatian terhadap pelayanan yang dibutuhkan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Ajang ini untuk menampilkan kreativitas dari peserta didik, agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Hamdani menuturkan pada tahun ini pihaknya menggelar perlombaan secara terbatas yaitu cabang lomba menyanyi SDLB, melukis SMPLB/SMALB, menari SMPLB/SMALB, desain grafis SMALB dan Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) SMPLB/SMALB dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan menginspirasi peserta didik untuk melestarikan kesenian Indonesia, khususnya seni budaya Aceh,” tuturnya.

Namun demikian, sambungnya, dengan berakhirnya perlombaan itu tidak membuat peserta didik berhenti berlatih dan mengembangkan diri. Ajang ini harus menjadi batu loncatan bagi anak-anak untuk terus menekuni bidang seni yang disukainya.

“Kita akan melakukan pembinaan kepada para juara selama tiga hari sebelum bertanding di tingkat Nasional. Mereka nantinya akan dilatih oleh para pelatih yang telah ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Aceh,” terangnya.

Kepada para juara, Dia menambahkan pihaknya memberikan penghargaan berupa sertifikat, piagam dan uang pembinaan senilai Rp 4,5 juta untuk juara I, Rp 3,5 juta untuk juara II, Rp 2,5 juta untuk juara III, Rp 1,5 juta untuk juara harapan I dan Rp 1 juta untuk juara harapan II.

Berikut nama-nama Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB yang berhak mewakili Provinsi Aceh pada ajang FLS2N tingkat Nasional 2021 yaitu:
1. Soniya Chairil (SLB-B YPAC Banda Aceh) bidang lomba menari tingkat SMPLB/SMALB
2. Imam (SLBN Pembina Aceh Tamiang) bidang lomba menyanyi solo tingkat SDLB
3. Salmi Irham Ramadhani (SLB Bukesra Banda Aceh) bidang lomba MTQ tingkat SMPLB/SMALB.
4. Ramli (SLB-B YPAC Banda Aceh) bidang lomba melukis tingkat SMPLB/SMALB
5. Teuku Mirza (SMALB Kota Langsa) bidang lomba desain grafis tingkat SMALB

read more
Berita Terkini

Kadisdik Aceh Buka Festival Lomba Seni untuk Siswa/I Berkebutuhan Khusus

Jaringanpelajaraceh.com I BANDA ACEH – Pendidikan adalah kunci keberhasilan, karena itu tujuan dari pendidikan adalah untuk mengembangkan anak-anak didik menjadi manusia yang tidak hanya pintar secara intelektual, tapi juga ketakwaan kepada Tuhan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM saat membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) untuk Peserta Didik atau siswa/I Berkebutuhan Khusus (PDBK), di Aceh Besar, Selasa (27/7/2021).

Menurut Alhudri, banyak potensi keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik di Aceh, khususnya peserta didik berkebutuhan khusus yang perlu digali. Salah satunya adalah dalam bidang seni dan budaya.

“Pengembangan ide dan kreativitas di bidang seni perlu terus digali untuk meningkatkan potensi dan daya saing siswa. Hall ini juga merupakan wujud dari usaha pelestarian kesenian dan perlindungan terhadap kekayaan budaya bangsa,” katanya.

Karena, kata Alhudri, Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Dinas Pendidikan Aceh telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pengembangan bakat dan minat peserta didik berkebutuhan khusus dalam bidang seni.

“Untuk itu, penyelenggaraan FL2SN PDBK ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menggali potensi peserta didik berkebutuhan khusus di bidang seni dan budaya dengan pelaksanaan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kab/kota/cabang dinas, provinsi hingga tingkat nasional,” tutur Alhudri.

Ada beberapa bidang potensi yang diperlombakan dalam kegiatan ini, yaitu bidang menyanyi SDLB, Melukis SMPLB/SMALB, Desain Grafis SMALB, Menari SMPLB/SMALB, dan MTQ SMPLB/SMALB.

Alhudri berharap, FL2SN PDBK dapat memberi dorongan kuat kepada peserta didik untuk berkompetisi secara sehat dalam mencapai prestasi serta memunculkan rasa percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Hamdani, S.Pd, M.Pd mengatakan, bahwa FLS2N PDBK ini mengundang peserta didik terbaik dari masing-masing wilayah MKKS SLB. Oleh karena itu akan ada persaingan yang cukup ketat dalam ajang ini.

“Kami berharap kepada anak-anakku sekalian, untuk selalu menumbuhkan rasa toleransi antar sesama, tetap kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas dan utamakan kejujuran. Karena kejujuran merupakan salah satu kunci kesuksesan dan mari sama-sama kita wujudkan pendidikan karakter bangsa,” ujar Alhudri.

Begitu juga, siapapun yang mendapatkan juara nantinya, dari wilayah mana pun, tetap harus kita dukung untuk dapat berjuang dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional yang akan dilaksanakan secara daring pada tanggal 6 Agustus s/d 5 September 2021.

“Oleh karenanya, lakukan semaksimal mungkin, berikan yang terbaik saat kegiatan festival dan lomba seni siswa nasional FLS2N PDBK berlangsung serta iringi dengan doa,” harapnya.[]

read more
Berita Terkini

Kadisdik Aceh Launching Gerakan Zikir dan Mengaji Sebelum Belajar

Jaringanpelajaraceh.com I SABANG – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melaunching gerakan zikir dan pengajian/literasi Alquran sebelum pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di lingkungan SMA, SMK, dan PKLK se-Kota Sabang yang berlangsung di SMA Negeri 1 Kota Sabang, Senin (26/7/2021).

Kegiatan ini turut dihadiri para kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan para siswa dari beberapa sekolah di Sabang, serta sejumlah Pejabat Eselon III dan IV Dinas Pendidikan Aceh.

Dalam sambutannya, Alhudri menjelaskan gerakan zikir dan mengaji ini merupakan bentuk penghambaan diri kepada Allah seraya memohon agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

“Sebagai manusia kita sudah melakukan berbagai upaya, menerapkan protokol kesehatan hingga vaksinasi massal. Namun, semua itu tentu belum cukup. Kita harus terus bermunajat kepada Allah memohon agar dijauhkan dari wabah Covid-19 ini,” ujar Alhudri.

Sebab menurutnya, setiap muslim meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi tidak terlepas dari kehendak Allah SWT, oleh karena itu gerakan ini diharapkan dapat berjalan secara maksimal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kita percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi tidak terlepas dari kehendak Allah, dan gerakan ini adalah salah satu ikhtiar kita untuk mengetuk pintu langit dengan 10 menit berzikir dan 10 menit membaca Alquran karena selain Iptek, Iptaq kita juga harus ada,” kata Alhudri.

Kegiatan ini dilaunching usai mengikuti kegiatan zikir dan do’a bersama di SMAN 2 Kota Sabang yang dihadiri Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT dan Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Aceh.

Usai kegiatan zikir dan doa bersama, Gubernur Aceh berpesan kepada masyarakat dalam upaya menghadapi wabah Covid-19 penanganan dan pencegahan harus dilakukan pada dua arah atau dua level, yaitu level kemanusiaan dan level ketuhanan.

“Dengan kerja keras Insya Allah kita akan mampu menghadapi pandemi ini. Kerja kita harus lebih keras, do’a kita harus lebih banyak lagi. Selain itu, kesadaran bersama juga harus ditingkatkan. Mari secara bersama kita hilangkan sakwasangka. Ayo kita bangkit dan bekerja secara bersama dan jangan lupa untuk terus memanjatkan doa,” ujar Nova berpesan.

read more
Berita Terkini

Bersama KPK, Disdik Aceh Evaluasi Implementasi Pendidikan Antikorupsi

Jaringanpelajaraceh.com I Banda Aceh – Dinas Pendidikan Aceh bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tindaklanjut implementasi pendidikan antikorupsi pada seluruh satuan pendidikan yang ada di Aceh.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut diisi pemateri tunggal dari KPK Bidang Pendidikan dan Peran Masyarakat, Ramah Handoko serta diikuti hampir 200 peserta yang merupakan para Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten/Kota dan para Ketua MKKS SMA, SMK, SLB, SMP dan SD se-Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melalui Plt. Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Muksalmina, S.Pd, M.Si menyampaikan kegiatan ini merupakan tindaklanjut pelaksanaan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 50 Tahun 2020 tentang implementasi pendidikan antikorupsi dan surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditujukan kepada Gubernur Aceh tentang evaluasi tindaklanjut pelaksanaan implementasi pendidikan antikorupsi di tingkat provinsi nomor B/3877/DKM.00.04/80-82/07/2021 Tanggal 2 Juli 2021.

“Pendidikan antikorupsi diimplementasikan dalam bentuk insersi pada mata pelajaran yang sudah ada atau sebagai muatan lokal di pendidikan dasar atau menengah dan dimasukkan dalam kurikulum diklat ASN,” ujarnya, Kamis (22/7/2021).

Selain sosialiasi kegiatan antikorupsi pada sekolah, lanjutnya, para kepala dinas kabupaten/kota juga mendapatkan akun untuk menyampaikan laporan implementasi kegiatan anti korupsi disekolah melalui website https://jaga.id.

“Dalam kegiatan tersebut disampaikan juga bahwa dari 23 kabupaten baru hanya 12 kabupaten yang sudah mengeluarkan peraturan daerah tentang penyelenggaraan antikorupsi pada satuan pendidikan,” ungkapnya.

Sedangkan 11 kabupaten lainnya belum memiliki peraturan antikorupsi, yaitu Kabupaten Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Pidie, Simeulu, Subulussalam, Aceh Barat Daya, Aceh Singkil, Aceh Tengah dan Bireuen.

“Kita mengharapkan agar pemerintah kabupaten/kota tersebut dapat segera mengeluarkan peraturan daerah tentang implementasi pendidikan antikorupsi di satuan pendidikan sebagai salah satu upaya dini pencegahan korupsi,” pintanya.

Muksalmina mengungkapkan pihaknya menaruh perhatian serius dalam pelaksanaan program pemberantasan korupsi dan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi implementasi pendidikan antikorupsi pada satuan pendidikan terutama untuk jenjang SMA, SMK dan SLB.

“Ada 9 nilai antikorupsi yang penting diajarkan kepada peserta didik untuk membantu membentengi dari sikap korupsi. Sikap-sikap tersebut diantaranya kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, kepedulian, kemandirian, disiplin, keadilan, kerja keras, dan keberanian,” pungkas Plt.Kabid Pembinaan GTK, Muksalmina, S.Pd, M.Si.

read more
Pengumuman

SMAS Raudhatul Fuqara Lhoksukon, Rekrut Tenaga Pengajar

Jaringanpelajaraceh.com I Lhoksukon.  Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Raudhatul Fuqara merekrut tenaga pengajar untuk menjadi guru di sekolah tersebut. Rekruitmen dibuka mulai tanggal 19 s/d 23 Juli 2021 dengan syarat sebagaimana terlampir pada flyer yang disebarkan pihak sekolah. Bagi anda yang berminat silahkan daftar secara online di sini https://s.id/rf-rekrut

read more
Berita Terkini

KOSN dan FL2SN Jenjang SD Se-Kota Banda Aceh Selesai, Ini Juaranya

Jaringanpelajaraceh.com I Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh telah menuntaskan gelaran Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang Sekolah Dasar, Sabtu (17/07/2021).

KOSN mengambil lokasi di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya memperlombakan Karate Kata dan FLS2N bertempat di Aula Tekkomdik Kota Banda Aceh memperlombakan cabang menyanyi tunggal, gambar bercerita dan seni tari diikuti perwakilan dari Sekolah Dasar di Kota Banda Aceh.

Plt Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri MPd diwakili Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Jailani Yusti SAg MPd menutup lomba KOSN dan FLS2N jenjang SD se-Kota Banda Aceh tahun 2021.

Jailani Yusti dalam sambutannya mengatakan, apresiasi kepada panitia yang mensukseskan lomba KOSN dan FLS2N dan kepala sekolah serta guru pendamping yang telah berpartisipasi mengikut sertakan siswanya pada kegiatan ini walaupun sedang menghadapi masa Pandemi Covid-19.

Harapannya sama seperti apa yang telah disampaikan Plt Kadisdikbud Kota Banda Aceh, siswa yang meraih juara tingkat Kota Banda Aceh dapat meraih juara baik ditingkat provinsi maupun di nasional dengan berlatih melalui kepala sekolahnya dan guru pembimbing agar meraih prestasi, ucap Jailani.

Berikut para juara KOSN dan FLS2N jenjang Sekolah Dasar se-Kota Banda Aceh tahun 2021.

Untuk kategori KOSN cabang karate, juara satu diraih Purnama Dwi Kusuma dari SD Negeri 3, juara dua Naufal Muzakki dari SD Negeri 27 dan juara tiga Ahmad Enzo Razani dari SD Negeri Bunga Matahari.

Sementara untuk kategori FLS2N, cabang seni tari, juara satu diraih SD Negeri 3, juara dua SD Negeri 67 Percontohan dan juara tiga SD Negeri 24.

Cabang menyanyi tunggal, juara satu Jesslyn Laorencia dari SD Methodis, juara dua Maria Amore Nathalia dari SD Bunga Matahari dan juara tiga Kayla Ramadhani dari SD Negeri 67 Percontohan.

Pada cabang gambar bercerita, juara satu diraih Nur Arviyanti Fadhilla dari SD Negeri 12, juara dua atas nama Zia Putri Aqila dari SD Negeri 71 selanjutnya juara tiga Farah Jihan.

read more
Berita Terkini

Plt Kadisdikbud Kota Banda Aceh Buka Kegiatan KOSN dan FLS2N Jenjang SD

Jaringanpelajaraceh.com I Banda Aceh – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri MPd membuka kegiatan Kompetesi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang Sekolah Dasar, Sabtu (17/07/2021).

Dalam sambutannya, Plt Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada panitia dan kepala sekolah serta guru pendamping yang telah berpartisipasi pada kegiatan FLS2N tahun 2021 ini.

“Walaupun kita masih dalam suasana Pandemi Covid-19 namun semangat siswa untuk mengikuti kegiatan KOSN dan FLS2N tetap mengikutinya dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata Sulaiman.

Dikatakannya, melalui lomba KOSN dan FLS2N, bakat-bakat siswa SD di Kota Banda Aceh akan muncul bibit-bibit unggul yang dipersiapkan oleh sekolah yang nantinya mampu bersaing ditingkat Provinsi Aceh maupun ke Nasional.

“Saat Pandemi Covid-19 ini diharapkan semua sekolah dapat berpartisipasi namun mengingat situasi Kota Banda Aceh masih zona merah, hanya diwakili beberapa sekolah saja untuk mengikuti lomba KOSN dan FL2SN ini,” ucapnya.

Sementara ketua panitia, Marwan SAg MPd melaporkan, kegiatan KOSN dan FL2SN jenjang Sekolah Dasar melaporkan, kegiatan ini dipusatkan di Stadion Lhoong Raya dan Aula Tekkomdik Kota Banda Aceh.

“Adapun cabang yang diperlombakan untuk KOSN yaitu cabang karate kata dan silat individu. Untuk FLS2N yang dilombakan adalah, menyanyi tunggal, tari dan cerita gambar yang dituntaskan hari ini juga,” ujar Marwan.

Ditambahkannya, Disdikbud Kota Banda Aceh bagi peraih juara satu, dua dan tiga akan diberikan hadiah dan akan mewakili lomba KOSN dan FLS2N ke tingkat Provinsi Aceh.

read more
1 32 33 34 35 36 57
Page 34 of 57