close

fitriadi

Berita Terkini

Jelang Tes PPPK, Dinas Pendidikan Aceh Latih 7.364 Guru Non PNS

Jaringanpelajaraceh.com I Banda Aceh – Dinas Pendidikan Aceh terus melakukan berbagai upaya dalam rangka persiapan guru untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan dilaksanakan pada Bulan Agustus 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melalui Plt. Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Muksalmina, S.Pd, M.Si menyebutkan salah satu cara yang telah dilakukan pihaknya yaitu melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) Non PNS yang diikuti oleh sebanyak 7.364 guru se-Aceh yang telah dilaksanakan sejak 8 hingga 11 Juli 2021.

“UKG Non PNS Tahap I ini hanya salah satu dari rangkaian program yang telah kita siapkan untuk para guru guna menghadapi seleksi PPPK. Pada tahap berikutnya kita juga akan melaksanakan pendampingan dan pelatihan bagi seluruh Guru Non PNS yang ada di Aceh,” ujar pria yang akrab disapa Muksal.

Menurut Muksal, pelatihan guru non PNS akan dilaksanakan dalam minggu ini. Pihaknya telah mempersiapkan 300 guru terbaik, baik PNS maupun Non PNS untuk membimbing kawan sejawatnya di daerah.

“Jadi pada pelatihan ini kita akan mengikutkan seluruh guru non PNS secara mandiri. Kita akan menyampaikan informasi dan tips tata cara menjawab soal untuk mengikuti seleksi PPPK nanti,” tuturnya.

Muksal menjelaskan setelah dilakukan pendampingan, para guru tersebut juga akan mengikuti test UKG Non PNS tahap II (Postest) dan guru akan bisa mengukur kemampuannya sebelum mengikuti seleksi PPPK.

“Dapat juga kami sampaikan bahwa dari hasil UKG Non PNS (pretest) nilai yang diperoleh oleh para guru dapat dilihat langsung di kantor cabang dinas kabupaten/kota masing-masing,” ujarnya.

Muksalmina berharap agar para guru yang nilainya masih berada dibawah standar yaitu 70 kebawah untuk dapat belajar lebih giat lagi secara mandiri. Dikarenakan program yang dilaksanakan oleh dinas pendidikan waktunya sangat terbatas.

“Jika guru tersebut tidak meningkatkan kualitas dirinya sendiri, maka akan sangat sulit untuk mengejar ketertinggalannya dengan guru lain,” pungkas Kabid Pembinaan GTK, Muksalmina, S.Pd, M.Si.

read more
Berita Terkini

2.316 Siswa Ikuti Lomba Kuis Kihajar 2021, Berikut Pemenangnya

Jaringanpelajaraceh.com I Banda Aceh – Provinsi Aceh tahun ini tetap bertahan menempati posisi peserta terbanyak keempat secara nasional yaitu 2.316 siswa atau 772 tim yang mengikuti lomba Kuis Kita Harus Belajar (KIHAJAR) jenjang SD, SMP, SMA dan SMK yang digelar Dinas Pendidikan Aceh melalui UPTD Balai Tekkomdik Aceh bekerjasama dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemdikbud, yang berlangsung secara virtual, Minggu (11/7/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM menyampaikan tujuan perlombaan itu untuk meningkatkan motivasi bagi guru dan siswa-siswi di Aceh dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pendidikan secara cerdas untuk pembelajaran.

“Kegiatan ini merupakan bukti, perhatian dan komitmen Pemerintah Aceh dalam melaksanakan dan mengembangkan program pemanfaatan TIK pendidikan secara sehat, kreatif dan produktif,” tuturnya.

Kadisdik mengucapkan terimakasih kepada para Kacabdin Disdik kabupaten/kota, kepala sekolah dan guru pembimbing atas partisipasinya dalam mensosialisasikan program kihajar. Aceh masuk dalam lima besar daerah dengan jumlah peserta terbanyak secara nasional.

“Ini memberikan bukti, Aceh dapat bersaing dengan provinsi lain. Kepada para pemenang di tingkat provinsi mudah-mudahan bisa berprestasi sampai tingkat nasional dan dapat membawa kembali kemenangan seperti tahun lalu,” ujarnya.

Sementara Kepala UPTD Balai Tekkomdik Aceh, T. Fariyal, MM menyampaikan peserta lomba Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar) Sains Technology Engineering and Math (STEM) tingkat Intermediate (Provinsi) terdiri dari jenjang SD berjumlah 60 orang, SMP berjumlah 60 orang, SMA berjumlah 60 orang dan SMK berjumlah 42 orang.

“Peserta berasal dari sekolah se-Aceh yang telah lolos seleksi pada tingkat basic. Lomba tahun ini dilakukan secara online dari rumah melalui akun website Kihajar Kemdikbud,” jelasnya.

Empat tim terbaik, lanjut Fariyal dari jenjang SD/SMP/SMA/SMK akan lolos mengikuti lomba Kuis Kihajar tingkat nasional yang diselenggarakan pada Bulan Agustus – September tahun 2021.

“Pemenang Kihajar STEM tingkat provinsi Aceh tahun 2021 mendapatkan Trophy, Cenderamata serta uang pembinaan dari Dinas Pendidikan Provinsi Aceh,” jelasnya.

Berikut Pemenang Kuis Kihajar STEM Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2021 :

Jenjang SD/MI
Juara 1 SD Negeri 2 Percontohan Blangkejeren
– Aufa Syakira
– Putri Fuziah Khairani
– Raden Muhammad Istiqlal

Juara 2 SD Negeri 2 Lhoksukon
– Adil Akbar
– Muhammad Farzan Dienka
– Muhammad Lathif Al Ghiffari

Juara 3 SD Negeri 2 Percontohan Blangkejeren
– Alya Azharia
– Izzatullah Zidni Karim
– Keysa Ufaira Zara

Jenjang SMP/MTs
Juara 1 SMP Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School
– Almas Shata Mulia
– Keisya Aurelia Mahira
– Rajwa Azzahra

Juara 2 SMP Negeri 7 Banda Aceh
– Muhammad Nabiel Al Fasya
– Naziha Salsabila
– Raisah Alifa

Juara 3 MTsN 1 Aceh Tengah
– Ana Safira
– M. Hasan
– Nauval Azzuhri

Jenjang SMA/MA
Juara 1 SMA Negeri Modal Bangsa Kabupaten Aceh Besar
– Afif Shadiq Alia
– Jourdan Firdaus
– Muhammad Alfi Hidayatullah

Juara 2 SMA Negeri Modal Bangsa Kabupaten Aceh Besar
– Fauzil Azhiim
– Muhammad Farras Munawwar
– Rahmatillah Nugraha

Juara 3 SMA Negeri Modal Bangsa Kabupaten Aceh Besar
– Hafizul Ichsan
– Hasri Fayadh Muqaffa
– M. Deal Mushaddaq

Jenjang SMK
Juara 1 SMKN 1 Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang
– Auliyah Balqis Ananta
– M.Rafli Al Thoriq Mustafa
– M.Rangga Satria

Juara 2 SMKN 1 Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang
– Farisma Aura
– Nadia Putri Hrp
– Sri Citra Dwi Lestari

Juara 3 SMK Negeri 1 Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara
– Annisa Humaira
– Fuadila
– Zhea Amelia

read more
Berita Terkini

Sambut Tahun Pelajaran Baru, Disdikbud Kota Banda Aceh Pantau Hari Pertama Sekolah

Jaringanpelajaraceh.com I BANDA ACEH – Memasuki hari pertama dimulainya kegiatan belajar mengajar disekolah tahun ajaran baru 2021/2022. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh memantau langsung ke beberapa sekolah, Senin (12/07/2021).

Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Disdikbud Kota Banda Aceh, Jailani Yusti SAg MPd didampingi Kasie Kurikulum dan Penilaian SD, Marwan SAg MPd serta Kasubbag Program, Taufiq SE turun langsung ke beberapa SD di Kota Banda Aceh.

Kata Jailani, tujuan memantau pada hari pertama dimulainya tahun ajaran baru 2021/2022 sesuai surat edaran Wali Kota Banda tanpa melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

“Surat edaran Wali Kota Banda Aceh itu harus dilaksanakan khususnya pada jenjang pendidikan dasar selama masa Pandemi Covid-19 ini tetap belajar melalui daring,” ucap Jailani.

Kepala SD Negeri 17 Kota Banda Aceh, Munawar SPd menjelaskan kepada tim yang turun kesekolahnya mengatakan, pada hari ini hanya sebatas pembagian buku paket kepada orang tua siswa baru.

“Wali kelas I hanya memperkenalkan kepada wali siswa tentang kegiatan belajar mengajar selama masa pandemi dan selanjutnya dilakukan pembagian buku paket kepada masing-masing siswa kepada wali murid,” ujarnya.

Munawar menjelaskan, wali murid baru diundang ke sekolah untuk memperkenalkan anaknya namun siswa tidak diperkenankan hadir. Kehadiran wali siswa ini tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan yang disediakan di sekolah.

Ditanya kapan dimulainya sekolah tatap muka, Kabid SD Disdikbud Kota Banda Aceh menjawab, untuk saat ini hanya dilakukan secara daring menunggu instruksi selanjutnya dari Wali Kota Banda Aceh, pungkas Jailani.

read more
Berita Terkini

Selamat, Faisal Terpilih Sebagai Ketua IGI Kota Lhokseumawe Periode 2021 – 2026

Jaringanpelajaraceh.com I Lhokseumawe – Faisal ST MSc Gr, terpilih sebagai Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe periode 2021 – 2026. Faisal terpilih secara musyawarah mufakat dalam Musyawarah Daerah (Musda) IGI Kota Lhokseumawe pada Kamis (8/7) di aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Lhokseumawe.

Terdapat 3 (tiga) orang yang mencalonkan diri sebagai Ketua IGI Kota Lhokseumawe. Mereka adalah Faisal ST MSc Gr (guru SMKN 4 dan Kepala SMKS Yapeta Lhokseumawe), Darmiaty SAg (guru SMKN 7 Lhokseumawe), dan Syamsiah Ismail MPd (Pengawas SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe). Setelah ketiganya melakukan musyawarah, akhirnya Faisal terpilih sebagai Ketua IGI Kota Lhokseumawe periode 2021 – 2026.
Ketua IGI Kota Lhokseumawe periode 2016 – 2021 dalam sambutan Musda menjelaskan bahwa IGI Kota Lhokseumawe telah banyak melakukan kegiatan baik advokasi maupun peningkatan kompetensi guru. Bidang advokasi, tambah Darmawan, termasuk memperjuangkan dana carry over tunjangan profesi guru sebanyak 3 bulan tahun anggaran 2016 yang diperjuangkan pada awal tahun 2017. Selain itu, lanjut Darmawan, juga mmeperjuangkan agar guru juga memperoleh tambahan penghasilan (tamsil) berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 58 tahun 2020 meskipun belum berhasil.

“Bidang peningkatan kompetensi guru melalui program IGI Visit School, sudah banyak sekolah yang kita latih terutama literasi digital. Demikian juga program Satu Guru Satu Buku (Sagusaku) dimana sudah lebih 60 judul buku berhasil ditulis oleh guru dan siswa,” ujar Darmawan.

Dikatakan Darmawan, IGI Kota Lhokseumawe melalui program Meurunoe Seuraya Asah Narasi Edukasi dan Teknologi (Meusaneut) selama masa pandemi telah melatih ribuan guru tentang pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Wakil Walikota Lhokseumawe, H Yusuf Muhammad SE MSM yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kota Lhokseumawe, Ir Mehrabsyah MM menyebutkan bahwa IGI telah membawa perubahan ke arah yang lebih baik meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Lhokseumawe melalui kegiatan peningkatan kompetensi guru dan gerakan literasi.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan IGI yang selalu menghasilkan produk. Program Sagusaku misalnya, telah menghasilkan banyak buku karya guru dan siswa. Beberapa buku tersebut yang diberikan kepada saya memiliki kualitas yang sangat bagus,” sebut Mehrabsyah.

Wakil Walikota melalui Mehrabsyah menambahkan bahwa IGI di masa pandemi Covid-19 tetap tampil di depan untuk melatih para guru. Program Meusaneut, kata Mehrabsyah, sangat bermanfaat bagi guru untuk melakukan PJJ di masa pandemi.

“Kepada pengurus baru nantinya agar melanjutkan program lama yang bagus. Semoga pengurus baru dapat membawa IGI lebih baik lagi,” pungkas Mehrabsyah saat membacakan sambutan Wakil Walikota Lhokseumawe.
Turut hadir saat pembukaan Musda, Wakil Walikota yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Kacabdin Wilayah Kota Lhokseumawe yang diwakili Kasubbag TU Jamaluddin MM, Kadisdikbud Kota Lhokseumawe yang diwakili Sekretaris Disdikbud, Drs Ikhwansyah MA, anggota DPRK Lhokseumawe Azhari T Ahmadi, Hamzah Ali, dan Abdul Hakim, serta para undangan lainnya. (*)

read more
Berita Terkini

Disdikbud Aceh Tamiang Laksanakan Pembekalan GTK Berprestasi dan Berdedikasi

Jaringanpelajaraceh.com I Kuala Simpang – Setelah sukses kegiatan penilaian Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berprestasi dan berdedikasi tingkat Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2021.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan pembekalan terhadap GTK berprestasi dan berdedikasi yang meraih juara satu guna persiapan untuk penilaian ke tingkat Provinsi Aceh.

Kepala Disdikbud Kabupaten Aceh Tamiang, Drs Abdul Muthalib melalui Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Hadi Firmansyah SPd membuka kegiatan pembekalan itu pada Kamis (08/07/2021).

Kabid Pembinaan GTK Disdikbud Kabupaten Aceh Tamiang, Hadi Firmansyah dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pembekalan bagi GTK berprestasi dan berdedikasi berlangsung mulai tanggal 05 sampai 14 Juli 2021 bertempat di SMP Negeri 4 Percontohan Kecamatan Karang Baru.

“Pelaksanaan pembekalan ini selain menghadirkan pemateri lokal yang pernah menjuarai GTK berprestasi baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional juga menghadirkan pemateri dari Provinsi Aceh,” kata Hadi.

Dikatakannya, adapun pemateri dari provinsi yang sudah berpengalaman ditingkat nasional yaitu, Drs Achmad Ghozin MPd, Koordinator Pengawas SD Kota Banda Aceh. Kemudian Femillia Elsa SKH MPd, Kepala SMP Negeri 14 Kota Banda Aceh dan Ida Elva MPd, Guru SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh.

“Kami hadirkan pemateri dari provinsi selama dua hari dan berikutnya diisi pemateri lokal dengan harapan tiga belas peserta GTK berprestasi dan berdedikasi yang akan mewakili Aceh Tamiang ke tingkat Provinsi Aceh mengikuti pembekalan ini ikuti dengan serius,” pinta Hadi.

Ia menambahkan, walaupun belum ada jadwal kepastian kapan penilaian GTK berprestasi dan berdedikasi yang setiap tahunnya pelaksanaannya di Kota Banda Aceh, namun kita sudah siap kapanpun diminta utusan dari Kabupaten Aceh Tamiang.

read more
Berita Terkini

Disdikbud Aceh Tamiang Sukses Gelar Penilaian GTK Berprestasi, Berikut Juaranya

Jaringanpelajaraceh.com I Kuala Simpang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Tamiang sukses menggelar penilaian Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berprestasi dan berdedikasi daerah terpencil tingkat kabupaten tahun 2021.

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 29 dan 30 Juni sampai 01 Juli 2021 bertempat di SD Negeri 1 Karang Bundar Kecamatan Karang Baru.

Kegiatan penilaian GTK berprestasi dan berdedikasi dibuka langsung oleh Kadisdikbud Kabupaten Aceh Tamiang, Ir Adi Darma MSi, Selasa (29/06/2021).

Kadisdikbud Kabupaten Aceh Tamiang, Adi Darma dalam penyampaiannya mengatakan, saat ini kita semua sama-sama menghadapi Covid-19 namun kita harus mampu bertahan dan terus berinovasi melaksanakan pembelajaran.

“Kami yakin bahwa bapak dan ibu guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan lainnya tetap termotivasi untuk mengikuti penilaian GTK berprestasi dan berdedikasi yang dilaksanakan Disdikbud Kabupaten Aceh Tamiang,” ucap Adi Darma.

Sementara pada penutupan kegiatan yang berlangsung ditempat yang sama pada Kamis (01/07) dihadiri Sekretaris Disdikbud Aceh Tamiang, Rudi Heriansyah MPd dan Kepala Bidang Pembinaan GTK, Hadi Firmansyah SPd.

Kabid Pembinaan GTK Disdikbud Aceh Tamiang, Hadi Firmansyah melaporkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sejumlah 71 peserta namun tersisa sebanyak 36 peserta yang memenuhi syarat mengikuti penilaian GTK berprestasi dan berdedikasi tingkat Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2021.

“Tahun ini Disdikbud Kabupaten Aceh Tamiang memberikan hadiah kepada masing-masing kategori, juara satu sebesar Rp.8.000.000, juara dua Rp.6.000.000 dan juara tiga Rp.4.300.000,” kata Hadi.

Dikatakannya pemberian hadiah yang meningkat dari tahun-tahun sebelumnya agar memotivasi GTK berprestasi dan berdedikasi untuk berprestasi yang pantas kita berikan apresiasi.

“Walaupun penilaian GTK berprestasi dan berdedikasi tingkat Provinsi Aceh tahun 2021 belum ada informasi kapan dilaksanakan, namun kita sudah menyiapkan diri dari sekarang sehingga diharapkan bagi juara satu yang mewakili Kabupaten Aceh Tamiang bisa meraih prestasi di tingkat provinsi,” ucap Hadi.

Adapun juara satu GTK berprestasi dan berdedikasi yang akan mewakili Kabupaten Aceh Tamiang ke Provinsi Aceh sebagai berikut :

– Guru TK Berprestasi, Eva Kristina SPd (TK Negeri Pembina Kejuruan Muda)

– Kepala TK Berprestasi, Fauziah SPd (TK Negeri Pembina Rantau)

– Pengawas TK Berprestasi, Siti Nuriyah SPd (Disdikbud Aceh Tamiang)

– Guru SD Berprestasi, Susila SPd (SD Negeri 2 Sungai Liput)

– Guru SD Berdedikasi, Bukhari SPd (SD Negeri Sekumur)

– Kepala SD Berprestasi, Drs H Satiman (SD Negeri Suka Mulia)

– Pengawas SD Berprestasi, Nurhayati MPd (Disdikbud Kabupaten Aceh Tamiang)

– Guru SMP Berprestasi, Eva Deliana Beru Bangun SPd (SMP Negeri 2 Seruway)

– Guru SMP Berdedikasi, Dian Andrianto SPd (SMP Negeri 6 Bendahara)

– Kepala SMP Berprestasi, Rudi Prawira SPd (SMP Negeri 4 Percontohan)

– Pengawas SMP berprestasi, Santi Novrida SAg MM (Disdikbud Kabupaten Aceh Tamiang)

– Kepala Tenaga Administrasi SMP Berprestasi, Eliariani SPd (SMP Negeri 2 Manyak Payed)

– Tenaga Pustaka SMP Berprestasi, Fahrun Nisa Al Husna SIP (SMP Negeri 1 Karang Baru)

read more
Berita Terkini

Pemerintah Buka 5218 Formasi PPPK untuk Guru dan 74 CPNS Tendik

Jaringanpelajaraceh.com I Banda Aceh – Pemerintah membuka penerimaan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk sektor pendidikan sebanyak 5.218 dan CPNS Tenaga Kependidikan (Tenaga Perpustakaan) sebanyak 74 orang, sebagaimana tertuang dalam Pengumuman oleh Gubernur Aceh Nomor :810/001/2021 tanggal 30 Juni 2021 tentang seleksi calon aparatur sipil negara dilingkungan Pemerintah Aceh Tahun 2021 . Para tenaga ini akan mengisi kekosongan Tenaga Pendidik dan kependidikan pada 579 sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB di 23 Kabupaten/Kota.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh melalui Plt Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menyampaikan bahwa Jumlah tenaga pendidik yang paling banyak diterima adalah guru Bimbingan Konseling (BK)sebanyak 881 orang (17%) dan Guru Bimbingan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) sebanyak 831 orang (16%) hal ini sejalan dengan target pengembangan pendidikan pada era milenial dimana Guru Bimbingan Konseling akan menjadi tempat bagi anak untuk berkonsultasi tentang bakat dan minatnya dan juga sebagai tempat bertanya saat memilih jurusan hendak kuliah nanti, selain itu guru BK akan menjadi konselor bagi para anak didik di sekolahnya.

Lanjutnya lagi, sedangkan Guru TIK adalah guru yang memiliki tugas dan fungsinya sebagai jembatan bagi para anak didik dan guru lainnya di sekolah untuk membuka akses yang sehat ke dunia maya dan menjadi agen pendukung untuk pembelajaran digital. Dengan kehadiran Guru TIK di sekolah maka laboratorium komputer akan menjadi center of knowladge untuk para anak didik untuk mendapatkan informasi yang luas dan berharga.

“Selain guru TIK dan Guru BK pada penerimaan P3K tahun ini kita juga berfokus untuk pemenuhan Guru Produktif pada jenjang Pendidikan SMK. Formasi yang tersedia untuk guru Produktif adalah sebanyak 767 orang atau sekitar 15% dari total P3K yang di terima. Kita mengharapkan dengan adalah formasi P3K ini akan mampu memenuhi kekurangan guru mata pelajaran Produktif pada 213 SMK yang tersebar di 23 Kabupaten/kota”, ungkap Muksalmina.

Selain formasi guru P3K, Muksalmina menjelaskan kali ini Pemerintah juga menerima formasi CPNS untuk tenaga Perpustakaan Sebanyak 74 Orang. Selama ini tenaga perpustakaan disekolah tidak tangani langsung oleh Tenaga ahli yang memiliki ijazah perpustakaan, umumnya tenaga perpustakaan di sekolah adalah guru PNS ataupun Non PNS yang mengambil jam tambahan saja sehingga tugas dan fungsinya tidak optimal. Sehingga dengan hadirnya tenaga perpustakaan yang profesial akan mampu menambah manfaat dan fungsi perpustakaan untuk mendukung proses Belajar mengajar di sekolah.

Dapat kami informasikan juga untuk peserta yang bisa mengikuti seleksi P3K kali ini adalah guru-guru kita yang sudah terdata di dapodik dan memiliki ijazah yang linier dengan mata pelajaran yang dipilihnya, jelasnya.

Tambahnya lagi, selain itu sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2021 disebutkan bahwa guru Jenjang SD dan SMP hanya bisa mendaftar untuk mengisi formasi pada Kabupaten tempat sekolahnya berada saja, mereka tidak dibenarkan untuk mengisi formasi di kabupaten lain, namun untuk jenjang SMA, SMK dan SLB para guru dapat memilih formasi pada semua sekolah yang ada di dalam Provinsi Aceh dan tidak dibenarkan untuk memilih formasi di Provinsi lain begitu juga dengan provinsi lain di Indonesia, mereka hanya dibenarkan mengisi formasi di wilayah administratifnya masing-masing. Sehingga guru Aceh hanya bersaing dengan kawan sejawatnya untuk mencapai passing grade agar diterima sebagai guru P3K.

“Kita berharap semoga guru-guru kita yang akan mengikuti seleksi P3K dapat meningkatkan kapasitas dirinya dengan mengikuti bimbingan dan pelatihan baik yang diadakan oleh dinas pendidikan melalui program pendampingan P3K melalui test UKG bagi Guru Non PNS atau Bimbingan Belajar mandiri secara online, Sehingga kita bisa terus dapat mendorong dan mengantarkan anak didik kita ke PTN favorit dan Dunia kerja. Tetap semangat untuk para guru dan selamat berjuang”, pungkas Mulsalmina.

read more
Berita Terkini

SMK-PP Negeri Saree Wakili Provinsi Aceh dalam Lomba Penghargaan Abdibaktitani Nasional 2021

Jaringanpelajaraceh.com I Aceh Besar – Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Negeri Saree menjadi salah satu peserta Ekspose Kualitas Pelayanan Publik UKPP Berprestasi Bidang Pertanian Tahun 2021 yang diadakan oleh Kementerian Pertanian RI.

Ekspose Penghargaan Abdibaktitani tahun 2021 ini dilaksanakan secara Daring (online) via zoom meeting pada 5 – 6 Juli 2021 yang dibuka oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian, Drs. Zulkifli,MM diikuti oleh 40 UKPP Pertanian se-Indonesia yang telah lulus penilaian awal berupa Dokumen Penilaian yang telah dikirim pada April 2021.

Menurut Khatmi, S.Pd Wakil Kepala Bidang Humas SMK PPN Saree, kegiatan ini merupakan kesempatan yang ke 4 kali secara berurut diikuti oleh SMK-PP Negeri Saree yaitu 2013, 2017, 2019 dan 2021 ini. Lanjutnya Dimana pada tahun 2013 SMK-PP Negeri Saree memperoleh Penghargaan dalam bentuk Plakat, tahun 2017 memperoleh Piala, sedangkan pada 2019 memperoleh Piagam mempertahankan Piala Abdibaktitani. Tahun 2021 ini, jika hasil penilaian dari tim penilai ada peningkatan pelayanan publik di SMK-PP Negeri Saree, akan memperoleh Penghargaan Piala Kencana Abdibaktitani

“Penilaian Kualitas Pelayanan Publik UKPP Berprestasi Bidang Pertanian atau sering disebut Abdibhaktitani, pada tahun 2021 ini lebih difokuskan pada Pelaksanaan Visi misi dan maklumat, pelaksanaan Standar Pelayanan yang telah ditetapkan”, ungkapnya

Khatmi menambahkan, Pengakuan Manfaat UKPP oleh para pihak dan Inovasi Pelayanan dalam mendukung program Upaya Khusus (upsus) Pajale, Siwab, dan Babe yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian RI serta program pencegahan penyebaran covid-19

Sementara itu Kepala SMK-PP Negeri Saree, Muhammad Amin, SP.,MP dalam presentasinya didepan Tim Penilai secara online menyampaikan sejumlah Pengakuan Manfaat dari berbagai pihak dibuktikan dengan Jumlah lembaga/instansi/masyarakat yang berkunjung terus meningkat dengan kepentingan yang beragam seperti ; Field Trip dan belajar lapangan siswa dari TK hingga SMA serta Mahasiswa, Pelatihan Pertanian, Pertandingan Persahabatan antar SMK, PKB Guru, pemanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran online seperti Microsoft 365, google suite for Education.

Sebutnya lagi, pengakuan juga terlihat dari Jumlah MoU yang telah dijalin dengan berbagai DU/DI/lembaga, dalam 3 tahun terakhir kita telah membuat 30 buah MoU disertai implementasi dilapangan. Seperti menghasilkan produk turunan dari lemon seperti minyak wangi, lilin, pure lemon, sari lemon segar. Produk lemon ini merupakan kerjasama dengan Seameo Biotrop. Kita juga menghasilkan Decomposer MA-11 kerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Aceh

Dalam hal Inovasi Pelayanan, Kepala SMK-PP Negeri Saree menyampaikan bahwa ada banyak Inovasi yang dilakukan fokus pada bidang kewirausahaan bagi siswa diantaranya Smart-Be, Seulawah Agro Technopark, PWMP, SPW, dan Pengembangan Unit Produksi. Menyahuti Revolusi Industri 4.0 pihak sekolah menggunakan Finger Print, Face Print dan absen online via android sebagai alat Absensi Guru/pegawai serta siswa, Penggunaan Drone Deploy untuk pemetaan tanaman,

Jelasnya lagi, Aplikasi PPDB online sehingga calon siswa tidak perlu ke sekolah untuk mendaftar. Kemudian penggunaan CCTV di 50 titik dikelas dan lingkungan sekolah dalam rangka pengawasan sehingga dapat tercipta suasana yang aman dan nyaman.

“Bagi provinsi Aceh, Ekspose Abdi Bhakti Tani tahun 2021 ini diikuti oleh 4 UKPP yaitu SMK-PP Negeri Saree, SMK-PP Negeri Kutacane, SMK-PP Negeri Bireuen, dan UPTD BPSBTPHP yang mana semua nya merupakan Unit Kerja dibawah Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Oleh itu, Pemerintah Aceh melalui Biro Organisasi Setda Aceh serta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh mendukung secara penuh kegiatan Abdibhaktitani ini, termasuk ikut langsung mendampingi, membina dan menyaksikan secara online saat ekspose”, jelas Muhammad Amin.

Atas dukungan ini, Kepala SMK-PP Negeri Saree mengapresiasi dan berterima kasih. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini seperti Tim Panitia Abdibhaktitani Sekolah, Komite, siswa dan seluruh pegawai SMK-PP Negeri Saree. Semoga usaha ini akan memberi hasil terbaik, pungkasnya.

read more
Berita Terkini

KISI-KISI LKS ACEH 2021

Panitia Penyelenggara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Provinsi Aceh Merilis Kisi-kisi LKS SMK Tahun 2021 :

Contak Person Panitia

Fitriadi, S.Pd.I., M.Pd (081269696907)

Cut Mitra (081360651147)

Daftar Nama Penanggung Jawab Lomba dan Lokasi LKS Download Disini

Surat Pemberitahuan LKS SMK Aceh 2021 Download Disini

Silahkan Download Kisi-Kisi di bawah Ini :

Bricklaying (Revisi) : Download Disini
Wall and Floor Tilling (Revisi) : Download Disini
Electrical Installations : Download Disini
Cabinet Making : Download Disini
Refrigeration and Air Conditioning (Revisi) : Download Disini
Plumbing dan Heating : Download Disini
Landscape and Gardening : Download Disini
Livestock Technology : Download Disini
Fashion Technology : Download Disini
Graphic Design Technology : Download Disini
IT Software Solution for Business : Download Disini
Cloud Computing (Revisi) : Download Disini
Web Technology : Download Disini
IT Network System Administration : Download Disini
Pemasaran Daring (Online Marketing) : Download Disini
Electronics : Download Disini
Industrial Control : Download Disini
Welding : Download Disini
Farmacy : Download Disini
Restaurant Service : Download Disini
Hotel Reception : Download Disini
Cooking : Download Disini
Beauty Therapy : Download Disini
Hairdressing : Download Disini
Teknologi Pengolahan Pangan : Download Disini
Industri Pariwisata : Download Disini
Automobile Technology : Download Disini
Auto Body Repair : Download Disini
Motorcycle Repair and Maintenance : Download Disini
Nautica : Download Disini

 

read more
Berita Terkini

Trainer IGI Aceh Latih Mahasiswa FKIP USK untuk Penggunaan Aplikasi Pembelajaran Daring

Jaringanpelajaraceh.com I Banda Aceh – Guna mempersiapkan diri agar mampu menggunakan beragam aplikasi pembelajaran dalam jaringan (daring), mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah, Banda Aceh ikut pelatihan penggunaan Microsoft Teams sebagai media pembelajaran.
Pelatihan yang berlangsung Kamis (1/7) ini, tampil pemateri tunggal, yaitu salah seorang Trainer Microsoft IGI Aceh, Jon Darmawan M.Pd. Pelatihan yang berlangsung secara webinar ini dibuka oleh Ketua Jurusan Geografi FKIP, A. Wahab Abdi.

Dalam pelatihan tersebut, Jon Darmawan, Guru SMA Negeri 7 Lhokseumawe, yang juga Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe tersebut, memberikan materi pelatihan penggunaan aplikasi Microsoft Teams dari awal hingga berakhir dengan pembuatan akun. Selain itu, Darmawan juga mengemukakan berbagai kelebihan aplikasi ini dibandingkan dengan aplikasi lainnya yang selama pandemi covid-19 ini sudah banyak digunakan.

Sementara itu, Ketua Jurusan Geografi FKIP Unsyiah, Wahab Abdi mengatakan bahwa sebagai calon guru, mahasiswa perlu membekali diri dengan berbagai keterampilan sehingga mampu berinovasi dan kreatif kelak ketika selesai pendidikan. Terlebih lagi era revolusi industri 4.0 ke depan yang serba digital membutuhkan guru-guru yang kreatif dan inovatif.

“Kegiatan semacam ini semakin penting dilaksanakan mengingat bahwa salah satu tujuan pendidikan adalah bagaimana menumbuh-kembangkan semangat berpikir kreatif para peserta didik. Karena itu, ke depan keberadaan guru-guru yang kreatif amatlah penting,” ujar Wahab.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan agenda tahunan Himageo FKIP Unsyiah, yaitu berbagi (sharing) pengamalan antara alumi dengan Mahasiswa Geografi FKIP Unsyiah yang berlangsung pada siang hingga sore hari.

Agenda tahunan yang ke-2 dengan nama Sharing Session With Alumni ini mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Sarjana Pendidikan Geografi di Era 4.0 Merdeka Belajar”. Dalam kegiatan ini menghadirkan para mahasiswa dan alumni yang telah sukses dalam berbagai aktifitas kehidupan di lingkungan masyarakat.

Melalui agenda tahunan saling berbagi ini diharapkan mahasiswa termotivasi untuk menggeluti berbagai peluang aktifitas kehidupan yang memiliki makna bagi diri sendiri dan lingkungan.

Acara yang pembukaannya juga dilakukan oleh Ketua Jurusan Geografi FKIP Unsyiah ini, juga dimaksudkan sebagai salah satu upaya untuk menmbuhkan semangat wirausaha di kalangan mahasiswa. “Kuliah boleh di jurusan pendidikan keguruan, tapi pekerjaan tak mesti menjadi guru. Silakah menggeluti berbagai bidang aktifitas sesuai dengan potensi dan peluang yang ada dalam dunia kehidupan,” tegas Wahab. (*)

Editor: Poetra Joeang

read more
1 33 34 35 36 37 57
Page 35 of 57