close

fitriadi

Berita Terkini

Jelang Tahun Pelajaran Baru, Tim Disdik Aceh Tinjau Kesiapan Sekolah di Bireuen

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM – BIREUEN – Dinas Pendidikan Aceh terus melakukan persiapan dalam memasuki tahun ajaran 2020/2021 dengan meninjau langsung kesiapan sekolah khususnya jenjang SMA, SMK dan SLB di 23 kabupaten/kota.

Staff Ahli Dinas Pendidikan Aceh, Dra Nurhayati MM mengunjungi beberapa sekolah di Kabupaten Bireuen, diantaranya SMA Negeri 1 Bireuen, SMA Negeei 1 Kuala, SMA Negeri 3 Peusangan dan SMK Negeri 1 Peusangan, Kamis (02/07/2020).

Kunjungan Staff Ahli Dinas Pendidikan Aceh, Nurhayati hadir Staff GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan), Dina Dahlia, Aminah dan turut di dampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen, Murthada S.Sos, diawali di SMA Negeri 1 Bireuen.

Kehadirian tim dari Dinas Pendidikan Aceh bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen disambut oleh Kepala SMA Negeri 1 Bireuen, Hamdani MPd bersama dewan guru dan karyawan/karyawati sekolah setempat.

Dalam kunjungan itu, Nurhayati melihat kesiapan sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka memasuki tahun ajaran baru 2020/202.

“Memasuki tahun ajaran baru dengan melakukan pembelajaran tatap muka khususnya bagi daerah zona hijau harus mengikuti peraturan protokol kesehatan melalui surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,” kata Nurhayati.

Dikatakannya, selain meninjau langsung kesiapan sekolah dalam persiapan memasuki tahun ajaran baru, Dinas Pendidikan Aceh megevaluasi kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) melalui daring selama Covid-19.

“Kita akan mengevaluasi kegiatan BDR selama Covid-19, apakah sekolah sudah melaksanakannya dengan melihat laporan dari guru dan tugas-tugas yang telah diberikannya kepada para siswa,” ucapnya.

Nurhayati juga meninjau program BEREH yang telah di programkan oleh Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes, apakah sudah diterapkan di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bireuen khususnya SMA, SMK dan SLB atau hanya tertulis di kertas saja.

Dari empat sekolah yang langsung di kunjungi Nurhayati bersama rombongan, empat sekolah ini sudah siap melakukan pembelajaran tatap muka memasuki tahun ajaran baru yang akan dimulai tanggal 13 Juni 2020 mendatang.

Harapannya, tidak hanya empat sekolah ini saja yang melakukan persiapan, namun semua sekolah harus siap dan diharapkan Kepada Kepala Cabdin Wilayah Bireuen dapat mensosialisasikannya ke sekolah yang lain dengan mengambil contoh empat sekolah tersebut, pungkas Nurhayati.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Difasilitasi IGI, Pemerintah Papua Bantu Keluarga Guru Aceh yang Meninggal di Nabire

Gubernur Papua, Lukas Enambe (foto, ist)

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM- Bireuen – Ikatan Guru Indonesia (IGI) melalui ketua IGI Kota Lhokseumawe memfasilitasi keinginan Gubernur Papua, Lukas Enembe, melalui Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait ST MSi menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada Ibunda Muhammad Zaki, Dahniar, atas telah meninggal dunia Muhammad Zaki di Nabire, Papua.

Ketua IGI Aceh yang disampaikan oleh Ketua IGI Lhokseumawe, Jon Darmawan SPd MPd menjelaskan bahwa Christian meminta bantu IGI untuk dapat menghubungi secara langsung Ibunda Zaki, Dahniar. Setelah bertemu secara langsung dengan Dahniar, kata Darmawan, ia mengirim nomor HP Dahniar kepada Christian melalui IGI Wilayah Papua.

“Selang lima menit kemudian, Christian menghubungi Ibunda Zaki di depan kami. Kami ikut mendengarkan ucapan belasungkawa yang disampaikan Christian,” ujar Darmawan.

Dikatakan Darmawan bahwa Christian diperintahkan oleh Gubernur Papua untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung melalui sambungan telpon kepada Ibunda Zaki. Pemerintah Provinsi Papua, seperti dikatakan Christian, sangat berterima kasih atas dedikasi Muhammad Zaki dalam mencerdaskan anak Papua.

“Pada kesempatan tersebut Christian meminta nomor rekening pribadi bu Dahniar untuk disalurkan donasi. Berselang satu jam, Christian mengirimkan bukti donasi yang ditransfer ke rekening bu Dahniar,” pungkas Darmawan.

Lebih lanjut Darmawan menuturkan bahwa berdasarkan bukti transfer yang diterima pihaknya, Christian memberikan donasi sebesar 10 juta langsung ke rekening Ibunda Muhammad Zaki. IGI, tutup Darmawan, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua melalui Kadisdik Papua, Christian atas ucapan belasungkawa dan sumbangan donasi yang diberikan kepada Ibunda Muhammad Zaki. (*)

read more
Renungan

SELAMAT JALAN KAWAN


Kepada Alm. Muhammad Zaki
sang pahlawan Aceh di Papua

Karya : Muklis Puna

Terasa sesak dada ini,
Rongga – rongga gelap dan pengab
Ketika angin timur berbisik tentang kepergianmu
Masih terngiang menghias jiwa
Saat pucuk senja dicumbu rembulan
Kau datang membawa kisah
Papua adalah pilihan pengabdian

Di sana…
Di pucuk gunung nan ranum
Diapit dua musim yang menantang
Kau semai bibit iilmu di atas tanah gembur
Bocah- bocah tak berseragam Kau papah tanpa harap
Dari lereng Intan Jaya nan Cadas
Kau buka tabir kehidupan

Setelah sepuluh purnama engkau melabuh ilmu
Datang padaku dengan cerita pilu
Tentang kaki – kaki mungil dibalut lumpur
tentang murid diambang usia
tentang budaya berbeda masa
tentang pola makan berbeda rasa

Aku mengurut dada
Konsep – konsep diselingkuhi suhu udara
Kulihat ada matahari menyalak di dadamu
Adalah bintang kecil di antara galaksi
Walau kecil tapi nyalimu tak pernah ciut

Dari ujung ke ujung kau menebar rasa
Suaramu kadang dibajak
Jerihmu tak seberapa
Statusmu mengambang
Kaki kecil mu telah membuka mata ibu pertiwi
Mengabdi di gelapan menyalakan lilin keabadian

Kawan…
Kini hanya cerita bercampur lara
Kau pergi untuk selamanya
Menuai asa yang telah kau tanam

Selamat jalan kawan
Tidurlah dengan tenang,
Walau Papua itu di ujung
Lewat doa kau kukunjung
Kubungkus dalam angin

Di puncak Jaya Wijaya yang beku
Akan dihembus malaikat pembawa rahmat.

Lhokseumawe, 30 Juni 2020

read more
Berita Terkini

Gandeng Founder VCT, SMAN 1 Pandrah Gelar Pelatihan Flipped Classroom untuk Guru

Founder VCT Khairuddin, M.Pd Saat Memberikan Materi Pelatihan untuk Guru

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM I BIREUEN – SMA Negeri 1 Pandrah Kabupaten Bireuen mempersiapkan diri lebih awal menyongsong tahun pelajaran baru yang direncanakan dimulai pada 13 Juli 2020.

Mengorbankan masa liburan, sebanyak 35 guru dan tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Pandrah menerima materi pembelajaran flipped classroom dari pemateri yang juga founder Virtual Coordinator Training (VCT) Indonesia sekaligus konseptor Meurunou, Meubagi Wawasan lam Jaringan (Meugiwang) IGI Aceh, Khairuddin MPd.

Materi yang diberikan dua hari, mulai tanggal 23-24 Juni secara tatap muka dengan tetap menjaga protokol kesehatan diikuti secara antusias oleh seluruh peserta pelatihan.

Dalam kesempatan tersebut, pemateri menyampaikan ide mendesain pembelajaran memadukan tatap muka jika siswa harus ke sekolah dalam bentuk shift dan keberlanjutan pembelajaran dari rumah dalam jaringan.

Flipped classroom menurut Khairuddin merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk memadukan pembelajaran offline dan online.

“Dimana guru tetap melayani siswa secara optimal, memanfaatkan kanal youtube pribadinya yang dapat diakses oleh siswa,” kata Khairuddin yang juga merupakan Wakil Ketua Umum PP Ikatan Guru Indonesia (IGI)

Dikatakannya, memilih youtube sebagai sarana pembelajaran daring merupakan hal yang sangat memungkinkan, selain tidak perlu kode akses, hampir semua orang mudah mengakses youtube serta ramah kuota.

“Guru dapat menampilkan materi pembelajarannya dalam bentuk share screen serta dapat mengundang guru lain sebagai kolaborator memberikan pembelajaran bagi siswa,” ucapnya.

Selain itu, menurut Khairuddin yang merupakan salah Coach IGI ini, bahwa materi yang disampaikan juga memanfaatkan microsoft teams sebagai sarana bersama guru dan siswa. Sehingga selain memperoleh materi, seluruh guru dan tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Pandrah memperoleh akun guru inovatif yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran digital berbasis office 365.

Kepala SMA Negeri 1 Pandrah, Rahmawati SPd mengatakan, bahwa sekolah yang dipimpinnya memiliki prospek yang bagus untuk tetap melayani siswa secara optimal di masa pandemi dengan aturan kesehatan.

“Selain memiliki guru dan tenaga kependidikan yang memiliki komitmen melayani, juga daerah yang memungkinkan pembelajaran daring karena faktor internet yang cukup bagus,” ujarnya.

Kemudian sekolah yang dulunya memiliki website sekolah dan siap untuk diaktifkan kembali sehingga dapat dijadikan sebagai supporting learning management system, pungkas Rahmawati.

Editor : Baihaki

read more
Kupi Pancung

Temu Kangen Ala Alumni 98 SMPN 1 Bandar Baru Pidie Jaya

Pidie – Dalam rangka memperkuat silaturahmi dan persahabatan, alumni SMPN 1 Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya Angkatan 1998 menggelar pertemuan yang dilaksanakan di Krueng Geunie Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie pada Minggu (21/6/2020).

Ketua pelaksana kegiatan Zulfitri, S,Pd menjelaskan, bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat silahturahmi teman-teman yang selama ini mungkin hanya berkomunikasi lewat group whatshap.

“Ada sekitar 50 orang yang hadir pada acara ini, termasuk para keluarga masing-masing alumni, mudah-mudahan dengan ada silaturahmi begini akan terjalin rasa persaudaraan antar alumni,” jelas, Zulfitri, yang akrab di sapa Nyak Uli di kalangan mereka.

Lebih lanjut Zulfitri menjelaskan, kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama yang kuat, dimana para alumni saling membantu dengan mengirimkan sumbangan walaupun mereka tidak hadir, karena bertugas di pulau di luar Sumatra atau di Provinsi lainnya.

“Alhamdulillah berkat bantuan kawan-kawan kita hari ini bisa memotong seekor kambing untuk makan bersama, dan ini adalah silaturahmi yang kedua dilaksanakan oleh alumni angkatan 98, setelah setahun yang lalu juga digelar kegiatan yang sama di Kareung Gla, Jiem Jiem Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie,” sebut Nyak Uli yang merupakan salah satu alumni berprofesi sebagai seorang guru di Kabupaten Pidie.

Sementara itu, seorang alumni lainnya Faisal dengan perasaan bangga menyebutkan, bahwa kegiatan seperti ini sangat berarti baginya, karena sudah lama tidak bertemu dengan kawan-kawan seperjuangan di masa-masa SMP.

“Saya hari ini, khusus pulang dari Banda Aceh hanya untuk mengikuti kegiatan ini, karena saya betul-betul kangen dengan mereka,” timpanya.

Lain lagi dengan Malik Ridwan alumni yang tinggal di Jakarta, beprofesi sebagai TNI AU bertugas di Lanud Halim Perdana Kusuma, walaupun tidak bisa bergabung pada acara tersebut tapi terus melakukan video call dengan kawan-kawannya. Terpancar rasa rindu yang mendalam pada diri Malik saat menelpon teman-temannya yang sedang menggelar acara.

read more
Berita Terkini

Warga SMKN 1 Al Mubarkeya Bantu Bocah Bocor Ginjal Montasik

Kondisi Muhammad Fatir Fabrizi, saat di kunjungi warga SMKN 1 Al Mubarkeya

JARINGANPELAJARACEH.COM-Aceh Besar – Para guru dan siswa SMKN 1 Al Mubarkeya mengunjungi dan memberikan bantuan untuk Muhammad Fatir Fabrizi (8) Bocah penderita penyakit kronis “bocor ginjal” asal Gampong Lampaseh Lhok, Kecamatan Montasik Aceh Besar pada Rabu (17/6/2020) di kediamannya.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya di media, kondisi Muhammad Fatir Fabrizi saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Perawatan dikabarkan harus dilakukan secara rutin dan berkala, bahkan perawatan sudah pada tahap cuci darah dan cemotraphy, namun sekarang sudah pulang serta dilakukan rawat jalan.

Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya Dra. Dahliati, M.Pd yang langsung hadir bersama guru-guru mengunjungi Muhammad Fatir Fabrizi di kediamannya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam terkait kondisinya sekarang.

“Mudah-mudahan ananda kita cepat sembuh sehingga dapat kembali beraktifitas seperti anak-anak lainnya,” harap Dahliati.

Lebih lanjut Dahliati menyampaikan, kehadiran keluarga besar SMKN 1 Al Mubarkeya mengunjungi Muhammad Fatir, adalah sebagai bentuk partisipasi sosial guru-guru dan siswa.

“Hari ini kita datang bersama guru dan siswa, memberikan semangat, doa dan sedikit bantuan untuk ananda kita, yang sedang menderita sakit, mudah-mudah bantuan yang kita berikan bisa membantu meringankan beban keluarga,” pungkas, Dahliati dengan perasaan haru bercampur sedih.

Seperti yang diberitakan media ini beberapa hari yang lalu, Ketua Imperlmont Ikhwan Zuhdi juga sudah mengajak para dermawan untuk membantu Muhammad Fatir Fabrizi dengan cara mentransfer bantuan ke nomor rekening Bank BNI (0570548547) a.n Dira Sasqia (Bendahara Imperlmont dan konfirmasi ke nomor 081330139337 ) atau bisa juga menyalurkan langsung kepada keluarga yang bersangkutan.

 

read more
Berita Terkini

Bocor Ginjal, Bocah Montasik Ini Butuh Bantuan

Aceh Besar – Muhammad Fatir Fabrizi (8) Bocah penderita penyakit kronis “bocor ginjal” asal Gampong Lampaseh Lhok, Kecamatan Montasik Aceh Besar, mengharapkan uluran tangan penderma untuk meringankan beban yang dideritanya dan keluarganya saat ini.

Dikutip dipesan aplikasi Whats APP yang disebarkan oleh Ketua Impelmont, Ikhwan Zuhdi melalui WA Group Suara Rakyat Aceh Besar, Sabtu 13 Juni 2020. Menyebutkan Bocah yang merupakan anak ke 4 dari Intan Mutia ini, sudah menjalani perawatan penyakitnya lebih kurang selama setahun.

Memang, perawatan medis difasilitasi oleh BPJS sebagaimana masyarakat Aceh umumnya saat ini. Tetapi, M.Fatir yang berasal dari keluarga miskin dengan status ibunya seorang janda, pekerja serabutan menambah masalah baru terkait dengan sejumlah biaya yang dibutuhkan dalam proses perjalanan perawatan sang bocah itu.

Ikatan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Montasik (Impelmont) berinesiatif untuk menggalang dana kepada para dermawan melalui penyebaran informasi tersebut dan nantinya dana tersebut akan diserahkan kepada keluarga Muhammad Fatir, untuk dapat digunakan sesuai kebutuhannya dalam proses perjalanan perawatan sang bocah itu.

Ketua Imperlmont Ikhwan Zuhdi yang dikonfirmasi ulang oleh media ini melalui saluran telponnya, mengatakan informasi keberadaan bocah bocor ginjal itu telah disebarkannya melalui berbagai media sosial dan untuk menyumbang, para dermawan, dapat mentransfer ke nomor rekening Bank BNI (0570548547) a.n Dira Sasqia atau bisa juga menyalurkan langsung kepada keluarga yang bersangkutan.

“Kami telah menyebarkan informasi tersebut, kami harap akan segera ada suadara kita yang mau membantu mengingat kebutuhan biaya oleh keluarga pasien dalam menjalani perawatan Fatir sangat besar dan mendesak, karena keluarga tersebut merupakan keluarga miskin,” kata Ikhwan Zuhdi.

Secara terpisah, Keuchik Gampong Lampaseh Lhok, Kecamatan Montasik Aceh Besar, Yusmadi yang dikonfirmasi melalui sekretarianya Jufriadi, via telpon selulernya Sabtu pagi tadi, membenarkan informasi tersebut dan mengakui jika keluarga Intan Mutia adalah warganya dengan status kehidupannya adalah miskin dan saat ini sedang ditimpa musibah, anaknya harus dirawat medis karena mengalami penyakit kronis.

“Benar beliau adalah warga kami, dari pemerintah gampong sudah memprioritas kan perhatian kepada kekuarga tersebut dan beliau juga salah seorang penerima bantuan dari Baitulmal Aceh Besar,” kata Jufriadi.

Dikesempatan tersebut, Jufriadi juga berharap kepada para dermawan yang ada dimana saja hendaknya dapat mengulurkan tanganya dalam membantu keluarga tersebut, mengingat keluarga yang bertulang punggung seorang ibu itu sangat membutuhkan sejumlah dana untuk biaya dalam perjalanan proses perawatan anak bungsunya itu.

Dan kepada Impelmont, Jufriadi mengucapkan apresiasi karena sudah peduli dengan masyarakatnya dengan cara menyebarkan informasi kepada publik sekaligus membantu penggalangan dana untuk keluarga Muhammad Fatir.

“Kepada adek adek Impelmont, kami sangat mengapresiasi dan bangga, bahwa anak anak kami sangat perhatian dengan derita sesama dan hal tersebut sangat dibutuhkan pemerintah dalam rangka mendorong upaya pelayanan kepada masyarakat secara merata,” demikian pungkas Jufriadi.

Berdasarkan data dari sejumlah sumber yang diperoleh media ini, kondisi Muhammad Fatir Fabrizi saat ini sedang menajalani perawatan intensif di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Perawatan dikabarkan harus dilakukan secara rutin dan berkala, bahkan perawatan yang sudah harus dijalankan Muhammad Fatir Fabrizi sudah pada tahap cuci darah dan cemotraphy.

Namun, terkait dengan proses perawatan bocah tersebut, hingga berita ini dipublis, media ini belum berhasil mengkonfirmasi pihak RSUZA Banda Aceh.

Sumber : Atjehlife.net

read more
Berita Terkini

Plt. Kadisdik Nagan Raya Monitoring Kegiatan BDR SMPN 1 Seunagan ke Rumah Siswa

JARINGAN PELAJAR ACEH. COM I SUKA MAKMUE – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, H.Irwan MSi melakukan monitoring terhadap kegiatan siswa Belajar Dari Rumah (BDR) yang dilaksanakan oleh SMP Negeri 1 Seunagan Kabupaten Nagan Raya, Selasa (09/06/2020).

Kegiatan monitoring yang langsung datang ke rumah-rumah siswa di dampingi Kepala SMP Negeri 1 Seunagan, Misnan SPd dan beberapa orang dewan guru untuk menemui siswa dan orangtuanya dilakukan dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan covid-19.

Dalam kesempatan itu, Plt Kadisdik Nagan Raya, Irwan mengatakan, merasa puas dan bahagia dengan komitmen sekolah dalam melaksanakan program belajar dari rumah selama masa pandemi COVID-19.

Ia berharap kepada siswa untuk tetap semangat melaksanakan proses belajar dari rumah. Teruslah belajar dimanapun, dengan siapapun, sehingga cita-cita yang di inginkan dapat tercapai.

Irwan mengapresiasi cara SMP Negeri 1 Seunagan dalam melaksanakan proses pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemi Covid-19, yaitu dengan mengkombinasikan kegiatan belajar secara daring dan luring.

“Kegiatan daring dengan memanfaatkan media Whatsapp Groups yang dibuat berdasarkan kelas siswa masing-masing dan kegiatan luring dengan cara berkunjung kerumah-rumah siswa seperti ini diharapkan dapat mengurangi kejenuhan siswa dalam melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR),” ucap Irwan.

Kepala SMP Negeri 1 Seunagan, Misnan, merasa senang dan bahagia karena mendapat monitoring langsung oleh Plt.Kepala Dinas Pendidikan Nagan Raya dalam pelaksanaan kegiatan belajar dari rumah yang dilakukan oleh siswa.

Misnan juga menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran di SMP Negeri 1 Seunagan ini sudah dilakukan sejak masa pandemi Covid-19 di tetapkan.

Minggu ini menjadi waktu pengumpulan portofolio dan penugasan yang diberikan oleh guru selama masa darurat Covid-19 sebagai dasar penilaian kenaikan kelas, mengingat ujian dengan mengumpulkan siswa di sekolah tidak dilakukan, pungkas Misnan.

read more
Berita Terkini

Ketua ISORI Pijay Berharap Sekolah Kembali Belajar Tatap Muka di Daerah Hijau

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM I Meureudu – Merespon situasi dan kondisi terakhir terkait pandemi Covid-19 di Aceh, Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI) Kabupaten Pidie Jaya, Teuku Mukhlish, MPd, mengharapkan agar siswa bisa kembali belajar tatap muka di sekolah. Demikian pernyataan Ketua ISORI melalui relis yang diterima media, Senin (01/06/2020).

Kata Mukhlish, hal ini tidak bertentangan karena pemerintah pusat sendiri melalui gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 memberikan kewenangan kepada 102 kabupaten/kota di Indonesia dan 14 diantaranya adalah kabupayen/kota di Provinsi Aceh pada saat ini berada atau dinyatakan dalam zona hijau untuk melaksanakan kegiatan masyarakat produktif dan aman Covid-19.

“Justru 14 kabupaten/kota di Aceh sudah ada surat edaran dari bupati tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran saat satuan pendidikan beroperasi. Surat edaran ini menjadi kekuatan hukum bagi sekolah untuk melaksanakan kembali proses belajar tatap muka di sekolah apalagi sudah diperkuat oleh kewenangan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada 102 pemerintah kabupaten/kota yang saat ini berada dalam zona hijau,” kata Mukhlish.

Dikatakannya, untuk melaksanakan kegiatan masyarakat produktif dan aman Covid-19. Kami mengharapkan kepada satuan pendidikan untuk dapat mengeksekusi surat edaran bupati seperti yang dilakukan oleh satuan satuan pendidikan di Kota Subulussalam.

“Tinggal saja satuan satuan pendidikan menerapkan protokol penanganan dan pencegahan covid-19 di skolah, seperti menyediakan dan melengkapi alat-alat pencegahan sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.

Mukhlish menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor. 21 Tahun 2020 satuan pendidikn bisa mengaggarkan dana BOS untuk pencegahan Covid-19 di sekolah, sehingga tidak ada alasan bagi satuan pendidikan untuk tidak membeli atau sewa sarana/perlengkapan/peralatan atau pelaksanaan kegiatan yang diperlukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Satuan-satuan pendidikan juga bisa menerapkan banyak skenario dalam penerapan New Normal di sekolah, diantaranya seperti penerapan shift sesuai dengan jumlah kelas. Ini ikhtiar yang sangat maksimal yang bisa dilakukan dimasa darurat Covid-19 ini. Kebijkan ini akan mngembalikan kualitas belajar siswa,” ucapnya.

Disamping sistem shift tadi satuan satuan pendidikan mensiasati dengan diberi jeda masuk, jadi masuk dan pulang siswa tidak bersamaan sehingga siswa tidak tertumpu atau terkonsentrasi dalam jumlah banyak di sekolah dalam waktu yang bersamaan.

Dalam proses belajar mengajar diatur tempat duduk dengan menjaga jarak. Minimal berjarak 1 meter, siswa memakai kursi dan meja yang tetap dan dikasih merek atau nomor untuk menghindari pertukaran. Siswa tidak dibenarkan saling pinjam alat pembelajaran secara bergantian. Mereka tidak boleh saling pinjam dan harus menggunakan peralatannya sendiri.

“Karena waktu belajar yang terbatas, tidak ada waktu keluar main, kegiatan ekstrakurikuler juga tidak ada untuk sementara waktu. Fungsi UKS nantinya harus lebih ditingkatkan terutama dalam pencegahan Covid 19,” sambung Mukhlish.

Begitu juga dengan skenario lain, satuan- satuan pendidikan bisa bekerja sama dengan perangkat gampong untuk membentuk kelompok-kelompok belajar di gampong gampong dengan memanfaatkan fasilitas- fasilitas umum seperti mesjid atau meunasah- meunasah, kepala satuan pendidikan tinggal menugaskan guru guru.

Ia menambahkan, kondisi sekarang ini melahirkan kejenuhan bagi siswa dan persoalan besar bagi orang tua dan permasalahan ini dapat dikategorikan tragedi bagi dunia pendidikan. Jadi kami fikir tidak bijak rasa nya ketika persoalan ini kita abaikan.

“Mari kita lihat permasalahan ini secara holistik atau menyeluruh apalagi berkaitan dengan psikologis siswa, kita dianggap tidak peka dengan kondisi dan kebutuhan mereka,” sahut guru berprestasi dari Pijay ini.

Proses pembelajaran dimasa Pandemi Covid- 19 ini Kita juga tidak bisa menjeneralisasi kondisi kondisi dikota besar dengan kabupaten kabupaten yang ada di Aceh, selama pembelajaran Daring siswa justru banyak ditemukan berkeluyuran diluar seperti di warkop yang memiliki fasilitas wifi, kendala yang paling banyak ditemukan ada pada siswa dan orang tua siswa, tidak semua wali siswa mampu memenuhi kuota internet. Sehingga pembelajaran daring tidak efektif, pungkas Mukhlish.

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

Dosen Unsyiah dan Unsam motivasi Mahasiswa Aceh Study ke Australia Via Online

 

JARINGAN PELAJAR ACEH I Banda Aceh – Dua dosen muda Univeraitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Universitas Samudera (Unsam) Langsa, memotivasi para mahasiswa via online yang dilaksanakan di Banda Aceh, Jum’at (22/05/2020).

Sharing session yang mengangkat topik “Adelaide, A Beautiful & Convenient Place For International Students To Pursue Further Studies,” menarik perhatian para mahasiswa S2 dari berbagai kampus di Aceh.

Dr Iskandar Abdul Samad MA, dosen Unsyiah yang menjadi host pada acara ini mengisahkan tentang kesan yang diperoleh tujuh belas tahun lalu saat mengikuti program short course di kampus University of South Australia, Adelaide.

“Berbicara tentang kota Adelaide, mengingatkan saya terhadap masa dimana saya mengikuti program short course Bahasa Inggris Akademik di kampus University of South Australia. Kampus yang letaknya persis di sebelah kampus University of Adelaide, tempat keynote speaker kita kuliah saat ini,” kata Iskandar.

Dikisahkannya, daerah-daerah wisata yang indah pernah dia kunjungi saat berada di Adelaide tujuh belas tahun yang lalu.

“Saya sempat mengunjungi beberapa daerah yang indah seputaran kota Adelaide ini seperti Glenelg Beach, Barossa Valley, Kangaroo Island, dan beberapa daerah di pusat kota. Semua daerah ini sangat indah dan layak untuk dikunjungi” ucap Iskandar.

Sementara dosen Unsam Langsa, Teuku Muhammad Ridha Al Auwal, kepada para peserta membagi setidaknya empat tips sukses dalam menjalankan program PhD di Australia.

“Ada empat hal yang harus diperhatikan dalam masa persiapan dan masa menjalankan study PhD. Pertama, pilihlah topik riset yang disukai, kedua, pilihlah calon supervisor yang ahli dibidang topik kita, ketiga, lamarlah beasiswa dan keempat adalah manajemen waktu,” sebut Ridha.

Lebih lanjut, Ridha menyampaikan bahwa keempat hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena kita akan bergelut dengan keempat hal itu selama masa penyelesaian riset PhD.

Di akhir sesi sharing ini, Ridha memberi motivasi kepada para peserta bahwa program PhD ini memang sulit, namun tidak sesulit yang kita bayangkan.

“Menjalani program PhD ini memang sulit, namun percayalah bahwa kesulitan yang kita hadapi ini tidak sesulit yang kita bayangkan saat sebelum menjalaninya. Yang penting, kita konsisten dalam menjalankan seluruh langkah-langkah sesuai arahan supervisor,” pungkasnya.

Peserta yang turut ikut pada seminar online ini perwakilan dari berbagai lembaga dan komunitas seperti himpunan mahasiswa S2 Bahasa Inggris Unsyiah, Komunitas NASi, Bimbingan Ceria, Rumoh Bahasa, Scholarship Hunters Langsa.

Editor : Baihaki

read more
1 48 49 50 51 52 57
Page 50 of 57