close

fitriadi

Berita Terkini

Terkait Masa Darurat Penyebaran Covid-19, PLT Gubernur Aceh Instruksi Perpanjang Masa Belajar Dirumah

Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah

BANDA ACEH. Menyikapi, perkembangan pandemi corona yang sudah semakin meluas. Plt Gubernur Aceh, kembali menerbitkan instruksi melalui surat 04/INSTR/2020 tanggal 27 Maret 2020, tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Provinsi Aceh.

 

Dalam instruksi tersebut, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjelaskan pelaksanaan kegiatan belajar dari rumah, yang semula ditetapkan sampai dengan tanggal 30 Maret 2020 diperpanjang sampai dengan 30 Mei 2020.

 

“Instruksi untuk belajar dirumah dengan ketetapan yang baru berlaku untuk semua lembaga pendidikan baik formal maupun tidak formal (Sekolah, Madrasah, Dayah dan Perguruan Tinggi serta lembaga pendidikan lainnya seperti TPQ, Majelis Taklim, Madrasah Diniyah, Takmiliyah, Program Kesetaraan, serta Lembaga Kursus san Pelatihan.” tulis Nova, dalam instruksi tersebut.

 

Selanjutnya, Plt Gubernur Aceh menentukan mekanisme kegiatan belajar di rumah dengan cara online/daring (dalam jaringan), guru dapat mengirimkan bahan pembelajaran yang bersumber dari buku paket atau sumber lainnya kepada siswa dengan menggunakan SMS dan aplikasi lainnya atau  juga guru dapat memberikan bahan pembelajaran secara manual dikirim ke siswa dan dikumpulkan pada waktu yang ditentukan.

 

Selain menambah masa belajar dirumah, Nova Iriansyah juga membatalkan pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2020 bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) dan program kesetaraaan, termasuk Uji Kompetensi Keahlian bagi siswa SMK.

 

Untuk pelaksanaan ujian sekolah atau ujian semester, Plt Gubernur Aceh menginstruksikan agar berpedoman pada surat edaran menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 04 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)  dan surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia nomor B 686.1/DJ.I/DT.I.I/PP.00/03/2020 tentang mekanisme pembelajaran dan penilaian dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai kewenangan masing-masing.

 

Pada akhir instruksi tersebut, Nova Iriansyah menyebutkan larangan pelaksanaan Penerimaan Siswa Didik Baru (PPDB) selama masa belajar dirumah, dan dilarang melakukan semua kegiatan pendidikan yang bersifat mengumpulkan massa seperti acara yudisium, wisuda, perpisahan, acara keagamaan, pramuka, perlombaan, pelatihan, seminar dan sejenisnya sampai dengan tanggal 30 Mei 2020.

 

 

read more
Berita Terkini

GURU DAERAH TERPENCIL SAMBUT BAIK PROGRAM DISTANCE LEARNING IGI ACEH

Kadisdik Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA ketika membuka kegiatan melalui Video Conference di opp room Dinas Pendidikan Aceh

BANDA ACEH. Kasus Covid-19 di Provinsi Aceh terus bertambah, baik dengan status orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalan pengawasan (PDP), negatif maupun yang positif corona, hal ini membuat pemerintah Aceh mengeluarkan surat edaran agar tidak ada kegiatan yang menyebabkan untuk orang berkumpul. Keadan seperti ini, malah diantisipasi oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh dengan menyelenggarakan pelatihan jarak jauh (Distance Learning) untuk guru-guru di Provinsi Aceh.

Pelatihan yang dibuat oleh IGI Aceh ini dinamakan dengan MEUGIWANG (Meurunoe Meubagi Wawasan Lam Jaringan), dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA didampingi Kacabdin Wilayah Sabang, Abdul Hamid M.Pd, Ketua Wilayah IGI Aceh, Drs Imran dan Ketua IGI Kota Lhokseumawe, Jon Darmawan M.Pd Aceh melalui Video Conference di opp room Dinas Pendidikan Aceh, Jum’at (27/03/2020).

Salah seorang guru SMAN 1 Pulo Aceh, Syukri, S.Pd. M.Si yang dihubungi oleh Jaringanpelajaraceh.com mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan jarak jauh seperti ini, apalagi dimasa-masa Social Distance (menjaga jarak dengan orang lain) yang dianjurkan oleh pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Dengan adanya pelatihan seperti ini, kita bisa mengikutinya dari rumah masing-masing dengan cara virtual learning,” kata Syukri.

Syukri juga menambahkan, program pelatihan jarak jauh ini juga sangat bermanfaat bagi kami guru-guru yang mengajar di daerah terluar dan terpencil seperti Pulo Aceh, karena kita bisa mengikutinya tanpa harus ke suatu tempat.

Salah satu guru dipedalaman Aceh Utara sedang mengikuti pelatihan berbasis Virtual Learning dari IGI

 

Sementara itu, Ita Masyitha, S.P guru yang mengajar didaerah pedalaman Kabupaten Aceh Timur, tepatnya di SMKN 1 Lokop mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada IGI Aceh yang sudah menyelenggarakan pelatihan jarak jauh.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya pelatihan jarak jauh ini, apalagi tanpa dibebankan biaya, sehingga kami yang berada di daerah terpencil tidak tertinggal untuk meningkatkan pengetahuan,” katanya.

Salah satu guru di pedalaman Kabupaten Aceh Utara, Hendra Ervany, S.Pd dari SMAN 2 Langkahan menuturkan, bahwa pelatihan berbasis virtual ini, sangat bermanfaat bagi guru-guru apalagi kondisi Provinsi Aceh yang ditetapkan darurat Covid-19, sehingga pelatihan seperti ini sangat membantu para guru untuk menambah pengetahuan.

read more
Berita Terkini

MGMP KIMIA SMA/SMK BENER MERIAH BANTU PENANGGULANGAN COVID-19

 

Bantuan Penanggulangan Covid-19 diterima langsung oleh Bupati Bener Meriah

JARINGAN PELAJAR ACEH-BENER MERIAH – Para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia SMA/SMK bersama kelompok Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bener Meriah menyerahkan bantuan berupa Hand Sanitizer, masker dan APD (alat pelindung diri) kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Jum’at (27/3/2020).

Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh Bupati Bener Meriah Abuya Tgk. H. Sarkawi yang didampingi Sekda Drs.Haili Yoga, M.Si, Kalak BPBD Abd.Kadir, ST, M.Si yang selanjutnya akan diserahkan ke posko-posko penanganan Covid-19 di wilayah Bener Meriah.

Bupati Bener Meriah sangat berterima kasih atas bantuan ini, dan mengapresiasi usaha yang dilakukan para guru yang tergabung dalam MGMP Kimia SMA/SMK Bener Meriah dalam pembuatan Hand Sanitizer untuk membantu pemerintah dalam pencegahan covid-19.

Halimatus Sakdhiah, SPd, ketua MGMP Kimia SMA/SMK Bener Meriah menjelaskan bahwa para guru yang tergabung dalam MGMP Kimia ikut ambil bagian dalam menciptakan Hand Sanitizer yang bahan bahannya ada di sekitar kita.

“Usaha ini dilakukan karena mengingat semakin langkanya Hand Sanitizer yang beredar di pasaran, sementara kebutuhan dan permintaan sangat tinggi. Mudah mudahan karya ini dapat membantu masyarakat untuk melawan penyebaran Covid-19”, pungkas Halimatus Sakdhiah.

Konstributor : Leni Mardani

read more
Berita Terkini

Disdik Aceh Bayar Insentif Guru PNS dan Gaji GTK Non PNS

Kepala Bidang Pembinaan GTK Disdik Aceh, Dra. Nurhayati, MM

JARINGANPELAJARACEH.COM-Banda Aceh. Sejumlah guru PNS, Kepala sekolah, pengawas sekolah dapat tersenyum lega, pasalnya Dinas Pendidikan Aceh telah membayar insentif untuk mereka dan gaji untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Non PNS  periode Januari dan Februari 2020.

Sebagai mana diketahui setiap GTK PNS SMA/SMK/SLB yang bernaung di bawah Pemerintah Aceh mendapatkan insentif sebesar 500 ribu Rupiah, kepala sekolah mendapatkan insentif 550 ribu Rupiah dan pengawas sekolah sebesar 600 ribu Rupiah setiap bulannya.

Sedangkan untuk guru Non PNS mendapatkan gaji perjam sesuai grade kelulusan uji kompetensi guru (UKG) dan untuk tenaga kependidikan Non PNS sebesar 1,5 juta Rupiah perbulan, semua itu sebelum dipotong pajak.

Salah satu guru Non PNS di SMKN 1 Al Mubarkeya Kabupaten Aceh Besar yang dihubungi oleh Jaringanpelajaraceh.com membenarkan bahwa gaji bulan Januari dan Februari 2020 sudah masuk ke rekeningnya.

“Alhamdulillah sudah dibayar, tadi sudah saya cek melalui ATM bahwa gaji bulan Januari dan Februari 2020 sudah masuk ke rekening saya,” katanya dengan rasa senang dan bahagia.

Sementara itu, seorang guru PNS di SMKN 2 Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang juga mengabarkan kepada media ini melalui pesan Whatapps (WA) bahwa insentif bulan Januari dan Februari 2020 sudah masuk ke rekeningnya.

“Insentifnya sudah masuk pak, tadi malam masuk SMS Banking ke Handphone (HP) bahwa ada penambahan saldo rekening,” tulisnya di pesan WA yang dikirim ke konstributor media ini.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh melalui Kepala Bidang Pembinaan GTK Dra. Nurhayati, MM menjelaskan bahwa pembayaran insentif guru PNS, Kepala Sekolah, pengawas sekolah serta gaji guru dan tenaga kependidikan (Tendik) Non PNS akan diusahakan dibayar tepat waktu setiap bulannya.

“Kita harapkan dengan adanya pembayaran insentif dan gaji ini, kinerja Guru PNS, Kepsek, pengawas sekolah serta guru dan tendik Non PNS akan menjadi lebih baik dalam meningkatkan mutu pendidikan,” pungkas Nurhayati.

read more
Berita Terkini

SISWA SMAN 1 PULO ACEH KEMBANGKAN DAUN KELOR JADI TEH CELUP

Teh Celup Hasil Produksi SMAN 1 Pulo Aceh

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM-ACEH BESAR. Daun Kelor memang telah lama digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Daun tersebut kaya akan antioksidan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat melindungi sel dari kerusakan.

Daun kelor mengandung banyak vitamin dan mineral penting. Contohnya vitamin C yang 7 kali lebih banyak daripada jeruk dan kalium yang 15 kali lebih banyak daripada pisang.

Daun kelor juga memiliki kalsium, kalium, protein, zat besi, dan asam amino yang membantu tubuh menyembuhkan serta membangun otot.

Saat ini banyak yang membudidayakan daun kelor, seperti yang dilakukan oleh siswa dan guru SMA Negeri 1 Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar.

Bismi Aulia salah satu guru di SMAN 1 Pulo Aceh mengatakan, bahwa mereka memanfaatkan lahan kosong sekolah bersama siswa menanam pohon kelor dan membuat teh celup.

“Selama ini banyak orang memanfaatkan untuk dikonsumsi sebagai sayur, tapi kita mencoba mengembangkannya menjadi teh celup”, ungkap Bismi.

Bismi melanjutkan, cara membuat teh daun kelor cukup mudah, pertama daun kelor segar dibersihkan, kemudian dikeringkan dengan tidak langsung kena matahari, setelah itu  baru ditumbuk hingga menjadi serbuk.

Siswa SMAN 1 Pulo Aceh Sedang Mengolah Daun Kelor Menjadi Teh

Kemudian, Rita Wahyuni, guru yang pembimbing siswa membuat teh daun kelor, menyebutkan bahwa untuk menikmati teh daun kelor ini bisa juga diolah jadi teh sanger dengan menggunakan sedikit susu dan gula.

“Secara tradisional, khasiat daun kelor telah dimanfaatkan sebagai obat untuk diabetes, peradangan jangka panjang, infeksi bakteri, virus, dan jamur, nyeri sendi, kesehatan jantung, serta kanker, tapi saat ini kita kembangkan menjadi teh celup”, imbuh Rita guru Bahasa Indonesia yang memprakarsai program ini.

Sementara itu, Anwar, S.Pd Kepala SMAN 1 Pulo Aceh menyambut baik usaha yang dikembangkan oleh siswa dan gurunya dalam mengolah daun kelor menjadi teh.

“Kita mengapresiasi setiap langkah kreatif dan inovasi dari siswa dan guru apalagi pembuatan teh celup kelor ini merupakan bagian dari pelajaran prakarya dan kewirausahaan dimana manfaatnya itu untuk menumbuhkan sifat inovatif serta juga kreatif anak,” sambung Anwar.

Anwar menambahkan hal yang paling utama dari setiap inovatif di sekolah adalah melatih kecerdasan dan motorik siswa.

“Kita mengharapkan dengan adanya kreativitas dan inovasi seperti ini, sehingga terbuka peluang usaha yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat”, tutup Anwar

read more
Berita Terkini

Mau Update Data Corona Virus, Ini Infonya

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Gejala Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius) Batuk Sesak napas

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Berikut ini link untuk melihat perkembangan Covid-19 diseluruh dunia.
Masukkan ke website. Update corrona
https://www.worldometers.info/coronavirus/

read more
Berita Terkini

KEMDIKBUD REKOMENDASI DELAPAN SISTEM BELAJAR DARING

Untuk menekan penyebaran virus corona, sejumlah kepala daerah memutuskan untuk meliburkan sekolah selama dua minggu ke depan. Kebijakan tersebut juga didukung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Kemdikbud Ajak Siswa Gunakan Portal Rumah Belajar dan Layanan Edtech Startup untuk Belajar Online

Untuk mendorong aktivitas belajar di rumah, sejumlah penyedia layanan atau aplikasi belajar online menyediakan fasilitas khusus, dan bahkan ada yang memberikan layanan gratis.

Mendikbud menjelaskan, saat ini kerja sama penyelenggaraan pembelajaran secara daring dilakukan dengan berbagai pihak. Beberapa pihak yang fokus mengembangkan sistem pendidikan secara daring antara lain Google Indonesia, Kelas Pintar, Microsoft, Quipper, Ruangguru, Sekolahmu, dan Zenius.

Nah, berikut ini adalah delapan layanan belajar online yang disarankan Kemdikbud, sebagaimana dikutip dari blog resmi Kemdikbud, Senin (16/3/2020).

Silahkan dipilih mana yang paling cocok dan mudah digunakan, atau bisa juga belajar dari banyak platform sekaligus. Nomor dua dan nomor empat adalah media yang biasa dipakai guru untuk menyelenggarakan kelas daring.

1. Rumah Belajar: https://belajar.kemdikbud.go.id
2. Google G Suite for Education: https://blog.google/outreach-initiatives/education/offline-access-covid19/
3. Kelas Pintar: https://kelaspintar.id
4. Microsoft Office 365: https://microsoft.com/id-id/education/products/office
5. Quipper School: https://quipper.com/id/school/teachers/
6. Sekolah Online Ruangguru Gratis: https://ruangguru.onelink.me/blPk/efe72b2e
7. Gratis belajar online Sekolahmu: https://www.sekolah.mu/tanpabatas
8. Zenius: https://zenius.net/belajar-mandiri

read more
Berita Terkini

Terkait Corona, Plt Gubernur Aceh Keluarkan Surat Edaran Kegiatan Belajar di Rumah

JARINGAN PELAJAR ACEH.COM, Banda Aceh – Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar dan Mengajar di Rumah bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Pendidikan Dasar (SD dan SMP), serta SMA/SMK. Kebijakan tersebut diambil guna mengantisipasi meluasnya penyebaran Virus Corona (Covid-19) di seluruh dunia.

Surat Edaran bernomor 440/4989 yang ditanda tangani oleh Plt Gubernur Aceh itu dengan cepat beredar luas di media sosial.

Plt Gubernur Aceh memberitahukan kepada para Bupati/Walikota agar dapat mengeluarkan Intruksi belajar di rumah bagi siswa PAUD, TK, SD, dan SMP sesuai dengan kewenangannya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Aceh diminta untuk mengkoordinir pelaksanaan belajar di rumah bagi siswa SMA/SMK.

“Kadis Pendidikan Dayah Aceh kita minta untuk mengkoordinir pelaksanaan belajar di rumah bagi Dayah Terpencil, Dayah Perbatasan, dan Dayah Madrasah Ulumul Qur’an yang menjadi kewenangan Pemerintah Aceh,” ujar Nova dalam Surat Edaran tersebut.

Lebih lanjut Nova menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar di rumah dilaksanakan selama 14 hari pada tanggal 16-30 Maret 2020. Sementara terkait Ujian Nasional, Nova minta tetap dilaksanakan sesuai jadwal berdasarkan kebijakan pemerintah.

“Pimpinan Satuan Pendidikan agar meminta pendidik untuk memberikan tugas pekerjaan rumah bagi siswanya melalui media daring (online) atau media lainnya. Pendidik dan Tenaga Kependidikan tetap wajib melayani dan memantau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah,” tegas Nova.

Pada bagian akhir Surat Edaran tersebut, Nova meminta agar pimpinan satuan pendidikan melaporkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah kepada Gubernur, Bupati/Walikota, dan Kepala Kemenag Aceh sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

read more
Berita Terkini

Seleksi GTK Berprestasi dan Berdedikasi Pijay Berakhir, Ini Daftar Juaranya

 

JARINGAN PELAJAR ACEH I Meureudu – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Pendidikan setempat sukses menggelar seleksi penilaian guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi tahun 2020.

Seleksi GTK berprestasi dan berdedikasi tingkat kabupaten yang dilaksanakan dari tanggal 13-14 Maret 2020 ditutup oleh Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Drs Jailani, pada Sabtu malam (14/03) di Aula Kantor Bupati Pidie Jaya.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam sambutannya, Jailani memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini sehingga telah melahirkan guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi yang akan mewakili daerah ke tingkat provinsi.

“Selamat dan sukses bagi yang telah meraih juara satu, dua dan tiga, namun yang belum meraih juara tahun ini semoga tahun depan masih ada kesempatan untuk kembali berpartiaipasi hingga meraih prestasi,” kata Jailani.

Dikatakannya, khusus kepada juara satu yang akan mewakili Kabupaten Pidie Jaya untuk berkompetisi di tingkat provinsi. Persiapkan diri secara matang hingga meraih juara dan akan mewakili Aceh ke tingkat nasional.

“Seperti yang telah dijanjikan, apabila GTK Pidie Jaya yang mewakili daerah mampu meraih juara satu di tingkat provinsi, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akan memberikan hadiah paket umrah,” pungkas Jailani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pidie Jaya, Saiful MPd, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan tahunan ini sebagai ajang untuk mengasah kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam meraih prestasi.

“Untuk menjaga netralitas dan akuntabilitas, Dinas Pendidikan Pidie Jaya sebagai pelaksana telah menghadirkan dewan juri dari Provinsi Aceh dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP),” ucap Saiful.

Ia menambahkan, prestasi yang telah diraih GTK jenjang TK, SD dan SMP tahun 2018 dan 2019 di tingkat provinsi yang telah menorehkan hasil yang membanggakan harus mampu dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan, pungkasnya.

Bersamaan dengan acara penutupan, ketua dewan juri, Drs Achmad Ghozim MPd, mengumumkan para juara seleksi guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi tingkat Kabupaten Podie Jaya tahun 2020.

Hasil keputusan dewan juri menetapkan, guru Sekolah Dasar berprestasi, Evi Zahara SPd (SDN Kuta Batee) meraih juara satu, sementara Sri Wahyuningsih SPd (SDN Teupin Pukat) keluar sebagai juara dua dan Cut Hamidah SPd SD (SDN Ulim) sebagai juara tiga.

Untuk jenjang guru SMP berprestasi, juara satu, Nana Puspita SPd (SMPN 1 Bandar Dua), juara dua, Taufik SPd (SMP Ummul Qur’an) dan juara tiga, Marsyidah (SMPN 7 Bandar Baru).

Selanjutnya, guru TK berprestasi, juara satu diraih oleh Damayanti SPd (TKN Bungong Seulanga), juara dua, Sugiarni (TKN Bandar Baru) dan juara tiga, Nurjannah SPd (TKN Paya Pisang Klat).

Sementara itu, Kepala TK berprestasi, Yusrawati SPd dari TK Tanjong Ulim, satu-satunya peserta yang mendaftarkan diri otomatis meraih juara satu.

Sedangkan kategori Kepala SD berprestasi, juara satu, Laila Fajri SPd (SDN Teupin Pukat), juara dua, Fatimah Syam SPd (SDN Neulop Mate) dan juara tiga, Syamsiarni SPd (SDN Rungkom).

Selanjutnya, Kepala SD terpencil atau berdedikasi, atas nama Riddami (SDN Satu Atap Sarah Mane) satu-satunya peserta otomatis meraih juara satu Kepala SD berdedikasi.

Sama halnya dengan Muhammad Jafar SPd (SMPN Bamdar Baru) satu-satunya peserta Kepala SMP berprestasi juga meraih juara pertama.

Pada kategori Pengawas TK berprestasi, juara satu atas nama Nurhayati SPd keluar sebagai juara satu dan Murbani SPd sebagai juara dua. Masing-masing mereka Pengawas TK dari Disdik Pidie Jaya.

Sedangkan Pengawas SD berprestasi Muhammad SPd dan Pengawas SMP berprestasi, Fadhilah SPd, keduanya dari Dinas Pendidikan Pidie Jaya, masing-masing memperoleh juara satu.

Untuk kategori Kepala Tenaga Administrasi Sekolah berprestasi jenjang SMP, juara satu, Abdullah (SMP 7 Satu Atap Bandar Baru), juara dua, Hamdan SSos (SMPN 1 Bandar Baru) dan juara tiga, Khalida Munarsi AMd (SMPN 1 Bandar Baru).

Berikutnya, Tenaga Perpustakaan berprestasi jenjang SMP, juara satu, Husnawati SPd (SMP Ummul Qur’an), juara dua, Ibrahim SPd (SMPN 2 Bandar Dua) dan juara tiga, Rosidawati SPd (SMPN 1 Bandar Baru).

Terakhir untuk kategori guru SD terpencil atau berdedikasi diikuti dua orang peserta, untuk juara satu, Fakhrurrazi SPd (SDN Satu Atap Sarah Mane) dan juara dua, Jafaruddin SPd (SDN Jalan Rata).

Editor : Baihaki

read more
Berita Terkini

IGI SABANG TUNJUKAN JATI DIRI SEBAGAI ORGANISASI PENGGERAK

Pengurus IGI Sabang Bersama Kacabdindik ketika mengelar pelatihan untuk siswa 

JARINGANPELAJARACEH.COM, Sabang- Pagi kamis 13/3/2020 dalam guyuran hujan para pengurus dan IGIers Kota Sabang tetap menjalankan aktivitas GELIS (gerakan literasi sekolah) yang sudah ditetapkan sebagai program organisasi. SD Negeri 11 Sabang menjadi sasaran.

Para IGIers langsung memotivasi siswa dengan slogan-slogan khas literasi.

Dalam tempo satu jam semua siswa telah melahirkan satu karya. Tiga siswa diberi kesempatan untuk membacakan hasil karyanya didepan seratusan lebih siswa sekolah tersebut.

Sri Menanti dan Selfriani Dahliana yang menuntun Syifa Khairunnisa kelas VI, ia menulis tentang fakta dan fakta sebuah coklat, disusul M. Farhan Al Khalid kelas IV mengutip COKLAT. Persahabatan karena coklat oleh Abzul Fansuri, Fazarifa Zatalini kelas IV cerita pohon Apel ku.

Abdul Hamid selaku Kancab disdik Kota Sabang ikut hadir dalam kegiatan ini.

“Saya hadir untuk memberi dukungan kepada teman teman yang sangat gigih untuk sabang hebat. Gelora terus semangat mu. Kawan jangan biarkan generasi sabang lemah IPTEK. Mereka punya banyak harapan untuk sabang. Mereka kelak yang membuat sabang hebat, mereka jua yang membuat sabang bermartabat. Mereka harapan kita. Dipundak mereka kita taruh harapan pahala kita menuju Surga, pinta hamid kepada IGIers dan guru yang hadir,” ujar Hamid.

Ketua IGI Kota Sabang, Agus Syahril menjelaskan bahwa pengurus IGI Kota Sabang menyampaikan terimakasih kepada bapak kancab. Kehadiran Bapak memberi makna dan semangat bagi kami, pejabat yang selalu berbaur dengan semua peserta tanpa memandang tahta dan kasta. Tanpa bantuan dan dukungan dari bapak, tidak akan kami dapat datang dan pergi bersama seperti hari ini untuk tujuan mulia yang membuat generasi bangsa bahagia melihat masa depan.

“Kancab disdik sabang tidak hanya mengurus SMA SMK dan SLB tapi juga datang ke sekolah SD memberi motivasi untuk siswa dan guru guru Sabang, ” pinta Agus Syahril, S.Pd Ketua IGI.

Kami siap Membangun sinergitas antara cabdin dan disdikpora untuk mewujudkan pendidikan sabang yang berkualitas lanjut Hamid yang tampil kayak bukan pejabat benaran. (*)

Editor : Jon Darmawan

read more
1 51 52 53 54 55 57
Page 53 of 57